<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491</id><updated>2011-10-12T05:47:59.279-07:00</updated><category term='Puisi'/><category term='Catatan Sejarah'/><category term='Haiku'/><category term='Informasi'/><category term='Refleksi Spiritual'/><category term='Pengumuman'/><category term='Artikel Tamu'/><category term='Lirik Lagu Jazz'/><category term='Puisi Tamu'/><category term='Prosa Lirik'/><category term='Lirik Lagu Rock'/><category term='Syair Lagu Rock'/><category term='Lirik Lagu Pop'/><category term='Dowsing'/><category term='Esai'/><category term='Sports'/><category term='Foto'/><title type='text'>The Urheka Project : Mimpi Dalam Mimpi</title><subtitle type='html'>"All that we see, or seem, is but a dream within a dream."
- Edgar Allan Poe, A Dream Within A Dream, 1846.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>436</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-699452346963854677</id><published>2011-10-12T05:46:00.000-07:00</published><updated>2011-10-12T05:47:59.322-07:00</updated><title type='text'>DITELAN BUMI</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DITELAN BUMI &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kurindukan jejakmu&lt;br /&gt;dalam gelap, di sini&lt;br /&gt;tanpa bayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 12 Oktober 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-699452346963854677?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/699452346963854677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=699452346963854677' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/699452346963854677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/699452346963854677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/10/ditelan-bumi.html' title='DITELAN BUMI'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7311296272520141097</id><published>2011-08-21T22:02:00.000-07:00</published><updated>2011-08-21T22:04:02.326-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>TERSESAT DALAM LUPA</title><content type='html'>Urip Herdiman Kambali &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TERSESAT DALAM  LUPA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belajar. Aku sedang belajar. Aku selalu belajar. Aku belajar untuk lupa. Aku ingin bisa melupakan apa yang aku baca, apa yang aku lihat, apa yang aku dengar. Aku belajar untuk melupakan apa yang kubaca di suratkabar dan majalah. Aku belajar untuk melupakan apa yang aku lihat di televisi. Aku belajar untuk melupakan apa yang aku dengar dari radio, apa yang aku dengar dari mulut ke mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin belajar melupakan banyak skandal, kasus, kejadian, isu, rumor dan entah apapun namanya, yang tidak pernah jelas akhir dari penyelesaiannya. Semua persoalan tidak pernah ada yang selesai. Semua adalah konspirasi, semua adalah pengalihan isu, semua adalah alibi. Semua tidak pernah lepas dari uang dan kursi. Aku pun belajar untuk melupakan  nama-nama tikus, kecoa, bangsat, lintah,  kutu busuk, benalu dan parasit  yang menghiasi ruang publik negeri ini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua selalu diawali dengan sumpah demi Tuhan atau atas nama Tuhan, tetapi akhirnya berakhir sebagai  sampah. Di negara ini, Tuhan pun sudah menjadi sampah yang bisa diinjak setiap saat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih belajar. Aku sedang belajar. Aku senang belajar. Aku belajar untuk lupa. Aku lupa. Aku lupa apa yang kubaca, aku lupa apa yang kulihat, aku lupa apa yang kudengar. Aku lupa pernah belajar. Aku lupa bahwa aku pernah belajar untuk lupa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 17 Juni  2011 - 22 Agustus 2011 &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7311296272520141097?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7311296272520141097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7311296272520141097' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7311296272520141097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7311296272520141097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/08/tersesat-dalam-lupa.html' title='TERSESAT DALAM LUPA'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7410821286145981088</id><published>2011-08-21T22:01:00.000-07:00</published><updated>2011-08-21T22:02:16.269-07:00</updated><title type='text'>CESC</title><content type='html'>Urip Herdiman Kambali &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CESC&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim panas ini begitu gerah di lapangan hijau. Suhu sedemikian tinggi. Sementara bursa berjalan mendekati akhir. Banyak rumor yang berkembang panas, banyak isu yang bertiup mengikuti arah angin. Banyak agen berkeliaran bebas, berbicara untuk meraih untung besar.  Jutaan dollar, pounds dan euro berkibar-kibar dari  stadion-stadion besar nan megah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah seorang bintang harus setia pada klub dan pelatih yang membesarkannya? Apakah seorang bintang sebaiknya bermain di klub terbaik yang bisa membayarnya? Apakah seorang bintang seharusnya bermain untuk klub yang dicintainya?&lt;br /&gt;Apakah seorang bintang  harus selalu identik dengan berapa jumlah trofi yang diraihnya?&lt;br /&gt;Apakah seorang bintang bebas melangkah kemanapun ia mau bermain? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang manajer pernah mengatakan bahwa tidak ada seorang pemain pun yang boleh lebih besar dari klubnya. Klub harus lebih besar dari sang pemain. Tetapi ada banyak manajer dan pelatih yang tersandera kebintangan pemainnya. Banyak yang mengatakan kalau seorang bintang sudah tidak ingin lagi bertahan di suatu klub, biarkan ia pergi, daripada ia menjadi duri di dalam daging. Membuat  suasana kamar ganti menjadi panas dan kikuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari itu, awal pekan ini,  ia kehilangan kata-kata untuk mengucapkan terima kasih pada sang manajer.  Ia berpamitan dan terbang ke Barcelona untuk mengenakan kostum nomor 4. Dan meraih trofi pada pertandingan debutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 18 Agustus 2011 &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7410821286145981088?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7410821286145981088/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7410821286145981088' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7410821286145981088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7410821286145981088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/08/cesc.html' title='CESC'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6781400780885212146</id><published>2011-08-21T21:59:00.000-07:00</published><updated>2011-08-21T22:01:14.171-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>BENDERA PUSAKA</title><content type='html'>Urip Herdiman Kambali &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BENDERA PUSAKA&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Agustus tiba-tiba berdiri di depan pintu. Seperti biasa, bendera Merah Putih ada dimana-mana.  Di pinggir jalan. Di gerobak dorong. Semua dijajakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tiba-tiba aku pun selalu diingatkan, seperti juga  pada tahun-tahun yang lalu. Aku ingin membeli bendera baru. Bendera Merah Putih yang cemerlang dan berkibar gagah di tiang bambu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumahku, bendera yang ada  adalah bendera tua warisan ibu. Merahnya sudah luntur  menjadi oranye, putihnya pun sudah menguning. Lebih antik dari bendera pusaka jahitan Ibu Fatmawati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ketika akhirnya Agustus pergi, aku  belum lagi membeli bendera baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 2 Agustus 2011 &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6781400780885212146?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6781400780885212146/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6781400780885212146' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6781400780885212146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6781400780885212146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/08/bendera-pusaka.html' title='BENDERA PUSAKA'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2961375306785211599</id><published>2011-08-09T02:12:00.000-07:00</published><updated>2011-08-09T02:14:19.550-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Setangkai Bunga Seribu Tahun Kemudian</title><content type='html'>Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SETANGKAI BUNGA SERIBU TAHUN KEMUDIAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;I will bring you flowers,  in the morning&lt;br /&gt;Wild roses, as the sun begins to shine&lt;/em&gt;..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi yang cerah. Hujan semalaman baru  saja berhenti. Matahari hangat bersinar. Burung-burung bernyanyi di antara ranting pepohonan. Di depan pintu rumah yang mungil, kuletakkan setangkai  bunga mawar merah. Segar dan merona. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah itu angin  menderu-deru. Daun-daun berguguran. Tahun-tahun berlalu menjadi debu. Candi-candi megah dibangun. Candi-candi terkubur dibawah tanah. Raja-raja datang dan pergi, bersama dengan musim yang selalu berganti. Aku tidak lagi menghitung berapa kali aku turun ke bumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah  suatu pagi yang cerah. Hujan semalaman baru  saja berhenti.  Matahari hangat bersinar. Burung-burung bernyanyi  di antara ranting pepohonan. Aku berhenti di depan sebuah rumah yang mungil. Di depan pintunya, kutemukan setangkai  bunga mawar merah. Masih sama seperti saat kuletakkan dahulu. Segar dan merona. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memungutnya dan menatap bunga mawar itu. Dan kuletakkan setangkai bunga  mawar merah yang baru. Di depan pintu hatimu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 9 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : &lt;br /&gt;Petikan dari lirik lagu &lt;em&gt;Flowers in The Morning&lt;/em&gt; milik Doris, &lt;br /&gt;yang kemudian dinyanyikan juga oleh Blond &lt;br /&gt;dengan judul &lt;em&gt;I Will Bring You Flowers in The Morning&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2961375306785211599?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2961375306785211599/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2961375306785211599' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2961375306785211599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2961375306785211599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/08/setangkai-bunga-seribu-tahun-kemudian.html' title='Setangkai Bunga Seribu Tahun Kemudian'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-506999626164199676</id><published>2011-06-11T00:24:00.000-07:00</published><updated>2011-06-11T00:26:33.615-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Malioboro yang Telanjang</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MALIOBORO YANG TELANJANG&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggigil sepi &lt;br /&gt;di pagi buta &lt;br /&gt;- becak berlalu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prawirotaman, Rabu, 25 Mei 2011 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-506999626164199676?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/506999626164199676/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=506999626164199676' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/506999626164199676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/506999626164199676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/06/malioboro-yang-telanjang.html' title='Malioboro yang Telanjang'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8433715580749144555</id><published>2011-04-01T02:34:00.000-07:00</published><updated>2011-04-01T02:35:55.821-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Petikan III dari "Rembulan, Matahari dan Bayangan"</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Petikan III dari “Rembulan, Matahari dan Bayangan”&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lima Kecup untuk Masa Silam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bilik-bilik kasih kasip merenggang&lt;br /&gt;asap-asap tak sedap menyusup riang&lt;br /&gt;di celah-celah yang belalak,&lt;br /&gt;sementara pintu-pintu yang celangak&lt;br /&gt;menyambut girang ciprat-ciprat air parit&lt;br /&gt;gelegar guntur gemuruh meruntuh genting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kujemput pigura anak mata,&lt;br /&gt;yang sebelum badai datang&lt;br /&gt;berhias asmara,&lt;br /&gt;bertabur renjana,&lt;br /&gt;satu kecup di lengan&lt;br /&gt;satu kecup di dahi&lt;br /&gt;satu kecup di punggung tangan&lt;br /&gt;satu kecup di bibir&lt;br /&gt;dan satu kecup yang melambai...&lt;br /&gt;perlahan,&lt;br /&gt;lalu menjauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singapura, Oktober 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Maureen Sumolang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Anak-anak Matahari Penjaga Pintu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama-sama anak matahari yang menjaga pintu,&lt;br /&gt;pagi dan senja tak pernah saling bertemu muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi selalu berdiri di timur dan bertugas membuka pintu,&lt;br /&gt;membiarkan sinar mentari bertamu dengan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja selalu berdiri di barat dan bertugas menutup pintu,&lt;br /&gt;membiarkan mentari pergi ke balik cakrawala mengejar mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi dan senja saling mengetahui bahwa mereka ada dan saling&lt;br /&gt;merindukan.&lt;br /&gt;Mereka berkirim kabar melalui angin yang membawa berita,&lt;br /&gt;melintasi piringan jam dinding.&lt;br /&gt;Tetapi itu tidaklah cukup.&lt;br /&gt;Dan mereka pun memutuskan untuk saling berkirim kartu pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja menerima kartu pos dari pagi, dan membaca kata-katanya,&lt;br /&gt;”Inilah aku, pagi.&lt;br /&gt;Ayah datang dari timur membawa kehangatan.&lt;br /&gt;Lihat senyumnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi menerima kartu pos dari senja, dan membaca kata-katanya,&lt;br /&gt;”Inilah aku, senja.&lt;br /&gt;Ayah pergi ke barat mengejar mimpi.&lt;br /&gt;Lihat punggung dan pantatnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, Oktober 2007 – Jakarta, Desember 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8433715580749144555?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8433715580749144555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8433715580749144555' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8433715580749144555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8433715580749144555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/04/petikan-iii-dari-rembulan-matahari-dan.html' title='Petikan III dari &quot;Rembulan, Matahari dan Bayangan&quot;'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-5720365053028068072</id><published>2011-03-23T21:46:00.000-07:00</published><updated>2011-03-23T21:48:17.302-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Petikan II dari "Rembulan, Matahari dan Bayangan"</title><content type='html'>Petikan II dari “Rembulan, Matahari dan Bayangan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memento Homo, Quia Pulvis Es,&lt;br /&gt;Et in Pulverem Reverteris&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”&lt;br /&gt;Kejadian 3:19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menjelang Rabu Abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah niat&lt;br /&gt;dalam hening&lt;br /&gt;dalam sujud&lt;br /&gt;bukan beban&lt;br /&gt;bukan uji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hasrat tanggalkan&lt;br /&gt;megah dan ratna&lt;br /&gt;sudi kekang&lt;br /&gt;perangai dan nafsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah tekad&lt;br /&gt;dalam batin&lt;br /&gt;sebuah janji&lt;br /&gt;pada Ilahi,&lt;br /&gt;terpatri di dahi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hong Kong, Februari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Maureen Sumolang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;***  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kebersatuan, Bukan Keterpisahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: Ric A.Weinman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ada dalam Bapa dan Bapa ada dalam Aku,”&lt;br /&gt;sabda Yesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanyalah sehelai daun, seperti juga kau&lt;br /&gt;tetapi kita berada pada sebatang pohon yang sama,&lt;br /&gt;pohon kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ketika aku menggeser kesadaranku&lt;br /&gt;dari sehelai daun menjadi sebatang pohon&lt;br /&gt;maka tak ada lagi keterpisahan diantara kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah kau&lt;br /&gt;kau adalah aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasakan apa yang kau rasakan&lt;br /&gt;aku berfikir seperti apa yang kau pikirkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, Juni 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Urip Herdiman Kambali &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Diinspirasikan dari buku (terjemahan) Tangan Anda Dapat Menyembuhkan,&lt;br /&gt;karya Ric A. Weinman (seorang healer), 1990.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-5720365053028068072?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/5720365053028068072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=5720365053028068072' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5720365053028068072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5720365053028068072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/03/petikan-ii-dari-rembulan-matahari-dan.html' title='Petikan II dari &quot;Rembulan, Matahari dan Bayangan&quot;'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-5682560853432053116</id><published>2011-03-23T21:44:00.000-07:00</published><updated>2011-03-23T21:46:20.212-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Petikan dari "Rembulan, Matahari dan Bayangan"</title><content type='html'>Petikan dari “Rembulan, Matahari dan Bayangan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lipur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lima kuntum mawar merah&lt;br /&gt;teduh dalam pasu bunga&lt;br /&gt;tabur seribu aroma&lt;br /&gt;ronakan yang hambar&lt;br /&gt;serbak sinar dalam gulita&lt;br /&gt;lima kuntum untuk asmara&lt;br /&gt;yang tlah lampaui sejuta lara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hong Kong, Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Maureen Sumolang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(Selangkah Menuju) Selingkuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Bayangan dan sepi&lt;br /&gt;yang bercumbu&lt;br /&gt;di balik punggung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Bayangan dan sepi&lt;br /&gt;yang bercinta&lt;br /&gt;di depan hidung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, September 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-5682560853432053116?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/5682560853432053116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=5682560853432053116' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5682560853432053116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5682560853432053116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/03/petikan-dari-rembulan-matahari-dan.html' title='Petikan dari &quot;Rembulan, Matahari dan Bayangan&quot;'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-881862149434566968</id><published>2011-03-03T01:08:00.000-08:00</published><updated>2011-03-03T01:12:03.006-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengumuman'/><title type='text'>Rembulan, Matahari dan Bayangan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xCiqfKJrBLs/TW9bCLAl5oI/AAAAAAAAAUc/YZuNvuefpcA/s1600/cover_depan_untuk_FB.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 215px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-xCiqfKJrBLs/TW9bCLAl5oI/AAAAAAAAAUc/YZuNvuefpcA/s320/cover_depan_untuk_FB.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5579778556208473730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera terbit,&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;“Rembulan, Matahari dan Bayangan”&lt;/strong&gt;, kumpulan puisi  bersama Maureen Sumolang dan Urip Herdiman Kambali. Kata  pengantar oleh DR. Bambang Wibawarta SS, MA,  (Dekan Fakultas Ilmu Budaya UI). Dihiasi lukisan-lukisan dari Bambang Wibawarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara launching akan dilaksanakan sbb.:&lt;br /&gt;- Tempat : &lt;strong&gt;Comic Cafe, Epicentrum Walk,  Ground Floor Unit 142B – 146B&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Waktu   : &lt;strong&gt;Jumat, 8 April 2011 pukul 18.30 WIB – 21.30 WIB.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Maureen Sumolang&lt;/strong&gt;, kelahiran Manado,  4 November 1965. Lulus dari SMA Santa Ursula, Jakarta,  tahun 1983. Masuk Jurusan  Sastra Jepang FS – UI tahun 1983, dan selesai tahun 1990. Saat ini  menetap di Singapura bersama Stephane Michaud, suaminya,  dan Naomi, putri tunggalnya. Di kumpulan puisi  pertamanya  ini, Maureen menampilkan sajak-sajak tentang cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;/strong&gt;, kelahiran Jakarta, 15 Juli 1965. Lulus dari SMA Negeri 34 Jakarta, tahun 1984. Masuk Jurusan  Sejarah FS – UI tahun 1984, dan selesai tahun 1990. Tinggal di Sawangan, Depok dan bekerja di Jakarta. Di kumpulan puisi ketiganya ini, Urip menampilkan sajak-sajak tentang cinta dan perempuan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Maureen Sumolang&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-881862149434566968?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/881862149434566968/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=881862149434566968' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/881862149434566968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/881862149434566968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/03/rembulan-matahari-dan-bayangan.html' title='Rembulan, Matahari dan Bayangan'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-xCiqfKJrBLs/TW9bCLAl5oI/AAAAAAAAAUc/YZuNvuefpcA/s72-c/cover_depan_untuk_FB.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2445576699557384105</id><published>2011-01-27T20:06:00.000-08:00</published><updated>2011-01-27T20:08:09.260-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pengumuman'/><title type='text'>Rembulan, Matahari dan Bayangan</title><content type='html'>Segera terbit,&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;“Rembulan, Matahari dan Bayangan”&lt;/strong&gt;, kumpulan sajak bersama Maureen Sumolang dan Urip Herdiman Kambali. Kata  pengantar oleh DR. Bambang Wibawarta SS, MA,  (Dekan Fakultas Ilmu Budaya UI). Dihiasi lukisan-lukisan dari Bambang Wibawarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Maureen Sumolang&lt;/strong&gt;, kelahiran Manado,  4 November 1965. Lulus dari SMA Santa Ursula, Jakarta,  tahun 1983. Masuk Jurusan  Sastra Jepang FS – UI tahun 1983, dan selesai tahun 1990. Saat ini  menetap di Singapura bersama Stephane Michaud, suaminya,  dan Naomi, putri tunggalnya. Di kumpulan sajak pertamanya  ini, Maureen menampilkan sajak-sajak tentang cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;/strong&gt;, kelahiran Jakarta, 15 Juli 1965. Lulus dari SMA Negeri 34 Jakarta, tahun 1984. Masuk Jurusan  Sejarah FS – UI tahun 1984, dan selesai tahun 1990. Tinggal di Sawangan, Depok dan bekerja di Jakarta. Di kumpulan sajak ketiganya ini, Urip menampilkan sajak-sajak tentang cinta dan perempuan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberitahuan tentang  waktu dan tempat launching, segera menyusul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Maureen Sumolang&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2445576699557384105?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2445576699557384105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2445576699557384105' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2445576699557384105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2445576699557384105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2011/01/rembulan-matahari-dan-bayangan.html' title='Rembulan, Matahari dan Bayangan'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6920832727057067622</id><published>2010-12-14T22:16:00.000-08:00</published><updated>2010-12-14T22:33:26.485-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TQhe96ftbzI/AAAAAAAAAUM/wOpQz0aUs48/s1600/DC-6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TQhe96ftbzI/AAAAAAAAAUM/wOpQz0aUs48/s320/DC-6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550790958501424946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BAYANGAN YANG MENARI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: the DanCer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti di negeri yang jauh&lt;br /&gt;Jauh di dalam ingatan&lt;br /&gt;Jauh di masa silam&lt;br /&gt;Jauh di dalam gelap warna hitam&lt;br /&gt;Sebelum kelahiran yang sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melintasi malam-malam bulan purnama&lt;br /&gt;Yang tak pernah berakhir &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu ada yang tertinggal di sudut mata&lt;br /&gt;Sebuah bayangan&lt;br /&gt;Menari di batas cakrawala&lt;br /&gt;Menyambut pagi&lt;br /&gt;Di musim hujan yang panjang&lt;br /&gt;Di  tahun tanpa musim kemarau &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi kabur&lt;br /&gt;Di dalam  cermin yang kusam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bogor – Jakarta, 14 -15 Desember 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6920832727057067622?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6920832727057067622/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6920832727057067622' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6920832727057067622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6920832727057067622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/12/bayangan-yang-menari-dancer-seperti-di.html' title=''/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TQhe96ftbzI/AAAAAAAAAUM/wOpQz0aUs48/s72-c/DC-6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-1871408384349332088</id><published>2010-11-25T16:44:00.000-08:00</published><updated>2010-11-25T16:47:46.283-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TO8DQhS6uKI/AAAAAAAAAT8/4-takAtfZSA/s1600/4ZCAF8HREBCA3GL138CAGZFJLMCA4KIGDVCAOVC3UYCANH5UY0CA8ICDELCAADVSRSCAZEYY1DCAW2N3UMCASLLFONCA0JIBCOCAYMHZT8CAH88J15CAOC1J1RCA2ZYSK4CAM87OWFCA5FPM75CA9B6QMZ.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 183px; height: 275px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TO8DQhS6uKI/AAAAAAAAAT8/4-takAtfZSA/s320/4ZCAF8HREBCA3GL138CAGZFJLMCA4KIGDVCAOVC3UYCANH5UY0CA8ICDELCAADVSRSCAZEYY1DCAW2N3UMCASLLFONCA0JIBCOCAYMHZT8CAH88J15CAOC1J1RCA2ZYSK4CAM87OWFCA5FPM75CA9B6QMZ.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5543653248666876066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;UNFINISHED BUDDHA IN BOROBUDUR&lt;br /&gt;(Rev.)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah mengapa &lt;br /&gt;tiba-tiba mereka pergi&lt;br /&gt;meninggalkanku &lt;br /&gt;dalam  tekateki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jogja, 17 Maret 2007 - Jakarta, 25 November 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-1871408384349332088?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/1871408384349332088/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=1871408384349332088' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1871408384349332088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1871408384349332088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/11/urip-herdiman-kambali-unfinished-buddha.html' title=''/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TO8DQhS6uKI/AAAAAAAAAT8/4-takAtfZSA/s72-c/4ZCAF8HREBCA3GL138CAGZFJLMCA4KIGDVCAOVC3UYCANH5UY0CA8ICDELCAADVSRSCAZEYY1DCAW2N3UMCASLLFONCA0JIBCOCAYMHZT8CAH88J15CAOC1J1RCA2ZYSK4CAM87OWFCA5FPM75CA9B6QMZ.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8218374928341836379</id><published>2010-11-23T22:04:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T22:11:05.241-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TOyrs1RACqI/AAAAAAAAAT0/xJjLhD4vLNY/s1600/borobudur-temple-292612-lw.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TOyrs1RACqI/AAAAAAAAAT0/xJjLhD4vLNY/s320/borobudur-temple-292612-lw.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5542994028087216802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ZIARAH KE  BOROBUDUR, STAIRWAY TO HEAVEN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  : maria ingrid dan danielle woro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari kejauhan sudah dilihatnya tangga itu&lt;br /&gt;jalan menanjak menuju puncak candi&lt;br /&gt;tetapi biarlah jalan itu untuk mereka&lt;br /&gt;yang ingin cepat sampai ke atas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka datang untuk bergembira dan berfoto&lt;br /&gt;sementara ia datang dengan tujuan yang berbeda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“mau ke candi?”&lt;br /&gt;kusir andong bertanya padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ya!” jawabnya pendek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sebelumnya sudah pernah ke sana?”&lt;br /&gt;tanyanya lebih lanjut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sudah, beberapa puluh tahun yang lalu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“mau apa ke sana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“karena selama ini saya hanya memikirkannya,”&lt;br /&gt;jawabnya.&lt;br /&gt;“saya ingin mengalaminya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya, mengalaminya&lt;br /&gt;dan bukan sekadar memikirkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ia berjalan perlahan melingkar&lt;br /&gt;mengikuti arah jarum jam&lt;br /&gt;- pradakshina&lt;br /&gt;menyusuri loronglorong candi&lt;br /&gt;untuk menangkap kisahkisah yang membeku&lt;br /&gt;dalam reliefrelief dinding candi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sementara suarasuara gaduh diterbangkan angin&lt;br /&gt;tibatiba ditemukannya  hening dan sunyi&lt;br /&gt;tersembunyi di loronglorong&lt;br /&gt;hanya satu dua orang yang ia temukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak ada jalan pintas yang mudah&lt;br /&gt;untuk pencari di jalan spiritual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lamatlamat didengarnya sebuah lagu tua&lt;br /&gt; stairway to heaven &lt;br /&gt;dinyanyikan dari kejauhan waktu&lt;br /&gt;yang bertanyatanya &lt;br /&gt;siapa yang sedang membeli tangga ke surga   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;There’s a lady who’s sure&lt;br /&gt;All that glitters is gold&lt;br /&gt;And she’s buying a stairway to heaven&lt;/em&gt;,”&lt;br /&gt;kata Plant &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ditemukannya tangga itu &lt;br /&gt;di sini, saat ini&lt;br /&gt;di Borobudur&lt;br /&gt;tidak pada angin yang berbisik &lt;br /&gt;seperti yang dikatakan si penyanyi itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Dear lady can you hear the wind blow and did you know?&lt;br /&gt;Your stairway lies on the whispering wind&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun pada  tingkatantingkatan &lt;br /&gt;kamadhatu&lt;br /&gt;rupadhatu&lt;br /&gt;arupadhatu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tingkat demi tingkat candi  bisa dilihat&lt;br /&gt;namun tingkatan jiwa hanya dapat dirasakan &lt;br /&gt;dalam perjalanan perlahan melingkar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di mana ia berada?&lt;br /&gt;di mana kau berada?&lt;br /&gt;di mana mereka berada&lt;br /&gt;di mana kita semua berada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin hanya kita sendiri yang tahu&lt;br /&gt;karena sesungguhnya &lt;br /&gt;kita hanyalah seperti apa yang kita pikirkan&lt;br /&gt;: pikiran kita mencerminkan siapa  diri kita &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“aku telah menunjukkan jalannya,”&lt;br /&gt;sabda Sang Buddha.&lt;br /&gt;“dan kaulah yang  harus menjalaninya&lt;br /&gt;dengan kakimu sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak ada batas yang tegas diantara &lt;br /&gt;kamadhatu, rupadhatu dan arupadhatu&lt;br /&gt;semua lebur tanpa sekat&lt;br /&gt;menuju stupa puncak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: nibbana  &lt;br /&gt;kebahagiaan sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di sini, saat ini&lt;br /&gt;tidaklah penting apa warna jubah kita&lt;br /&gt;atau apa warna bendera kita&lt;br /&gt;tak ada lagi perbedaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ia duduk diam untuk beberapa lama&lt;br /&gt;menghadap ke arah barat&lt;br /&gt;mendengarkan desiran angin pegunungan&lt;br /&gt;matahari telah turun ke kaki langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan percayalah&lt;br /&gt;bahwa jiwa kita, pikiran kita&lt;br /&gt;selalu abadi melampaui raga &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tubuh hanyalah penjara sementara &lt;br /&gt; sedangkan jiwa terus mengembara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selebihnya membeku dalam batubatu candi&lt;br /&gt;yang dingin menembus waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;To be rock and not to roll&lt;br /&gt;And she’s buying a stairway to heaven&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita semua selalu mencari tangga ke surga&lt;br /&gt; tetapi ia percaya&lt;br /&gt; bahwa kita tidak harus tergantung hanya pada Borobudur&lt;br /&gt;karena tangga itu  juga ada di lain tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin tidak terlalu jauh&lt;br /&gt;dan itu terletak &lt;br /&gt;pada pikiran dan hati kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sudah kau dapatkan apa yang kau cari?”&lt;br /&gt;tukang andong itu mencegatnya lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ia hanya tersenyum&lt;br /&gt;“nanti saya akan tulis puisinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“puisi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Borobudur, 17 Maret 2007 - Jakarta,  28 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Stairway To Heaven&lt;/em&gt;, lagu klasik milik Led Zeppelin, tahun 1971.&lt;br /&gt;Kamadhatu adalah dunia hasrat, rupadhatu adalah dunia wujud &lt;br /&gt;dan arupadhatu adalah dunia tak berwujud; ketiganya &lt;br /&gt;merupakan tingkatan alam semesta dalam kosmologi Buddha. &lt;br /&gt;Nibbana atau nirwana, ialah konsepsi Buddha tentang  surga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8218374928341836379?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8218374928341836379/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8218374928341836379' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8218374928341836379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8218374928341836379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/11/urip-herdiman-kambali-ziarah-ke.html' title=''/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TOyrs1RACqI/AAAAAAAAAT0/xJjLhD4vLNY/s72-c/borobudur-temple-292612-lw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2857828358029835938</id><published>2010-11-10T22:21:00.000-08:00</published><updated>2010-11-10T22:34:46.937-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Dream Express</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TNuNxr4w7FI/AAAAAAAAATs/ASYfnQ0EVdg/s1600/F1CA1TGCWWCAOJ0VT8CA2MXA9CCAO51PAQCA7KHD3JCAS887EFCAHB31CTCAIZS8WCCA1PO4VLCAKEJZCZCAU7GJNICA842F16CAS6T16DCARSP86XCA3QAA3GCAQO2MW5CA9AQQMICAPKN7L5CA2GDMTV.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 252px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TNuNxr4w7FI/AAAAAAAAATs/ASYfnQ0EVdg/s320/F1CA1TGCWWCAOJ0VT8CA2MXA9CCAO51PAQCA7KHD3JCAS887EFCAHB31CTCAIZS8WCCA1PO4VLCAKEJZCZCAU7GJNICA842F16CAS6T16DCARSP86XCA3QAA3GCAQO2MW5CA9AQQMICAPKN7L5CA2GDMTV.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5538176051516075090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DREAM EXPRESS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta cepat berlari diantara bintang-bintang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petikan gitar&lt;br /&gt;dentuman bass&lt;br /&gt;denting piano&lt;br /&gt;ketukan pada drum&lt;br /&gt;dan suara yang menghiasi malam kelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelang  pagi&lt;br /&gt;nyala api&lt;br /&gt;membakar mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang menunggu di stasiun berikut&lt;br /&gt;tanpa nama&lt;br /&gt;tanpa wajah&lt;br /&gt;tanpa nomor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 12 April – 8 November 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2857828358029835938?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2857828358029835938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2857828358029835938' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2857828358029835938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2857828358029835938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/11/dream-express.html' title='Dream Express'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TNuNxr4w7FI/AAAAAAAAATs/ASYfnQ0EVdg/s72-c/F1CA1TGCWWCAOJ0VT8CA2MXA9CCAO51PAQCA7KHD3JCAS887EFCAHB31CTCAIZS8WCCA1PO4VLCAKEJZCZCAU7GJNICA842F16CAS6T16DCARSP86XCA3QAA3GCAQO2MW5CA9AQQMICAPKN7L5CA2GDMTV.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2313255238082879554</id><published>2010-10-28T19:29:00.000-07:00</published><updated>2010-10-28T19:35:38.676-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prosa Lirik'/><title type='text'>Musim Hujan Yang Panjang</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TMoymwwQ9MI/AAAAAAAAATk/TdAWruq_My0/s1600/fauzi_bowo_di_tengah_banjir_100920174456.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TMoymwwQ9MI/AAAAAAAAATk/TdAWruq_My0/s320/fauzi_bowo_di_tengah_banjir_100920174456.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533290733681833154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MUSIM HUJAN YANG PANJANG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Minggu terakhir bulan  Oktober 2010. Gempa 7,2 skala Richter  di Mentawai disusul tsunami 10 menit kemudian, yang tidak terdeteksi. Sehari kemudian, Gunung Merapi di Jogja  meletus kembali. Dan kita pun kehilangan Mbah Maridjan yang setia pada tugasnya sampai ajal menjemput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara  banjir merendam Jakarta setinggi pinggang Monas, kata sebagian warga Jakarta. Tetapi sebagian  lagi  membantahnya. Kata mereka, cuma  setinggi kumis  Bang Foke saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Beberapa tahun terakhir ini, isyu pemanasan global dan perubahan iklim terus menghiasi halaman-halaman surat kabar, ditayangkan di layar kaca, memenuhi ruang publik. Namun semua adalah  wacana yang sangat jauh, mengawang-awang entah di langit yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  tahun 2010 ini, tiba-tiba kita tidak lagi berbicara tentang pemanasan global dan perubahan iklim yang jauh itu. Semua ada di depan mata. Semua  ikut merasakannya. Semua orang  mengalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku cuaca yang berubah-ubah. Hujan. Badai. Topan. Banjir. Tanah longsor. Gempa. Tsunami. Dan entah bencana apalagi yang bisa disebutkan, datang terus-menerus bertamu tanpa henti, tanpa diundang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Sebagian masyarakat menyalahkan perilaku alam yang menimbulkan bencana dan  musibah ini . Tetapi aku lebih  setuju pada pendapat  bahwa alam sedang mencari titik keseimbangan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada alam yang salah. Manusia yang salah karena manusialah yang berbuat. Manusia yang menebang hutan,  manusia yang menguras isi lautan, manusia yang mengeduk isi perut  bumi.  Manusialah yang selalu merusak lingkungan alam sekitarnya. Semua untuk kepentingan jangka pendek mendapat untung yang sebanyak-banyaknya. Semua bencana dan musibah ini, aku yakin, adalah akibat perbuatan manusia. Semua bencana ini berwujud air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam perlu menemukan keseimbangannya kembali . Jika  pemanasan global adalah Yang, maka semua akibatnya yang  berwujud air adalah Yin. Panas (Re)  dan Dingin (Han).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Bulam Mei 2010, ketika aku melihatnya terakhir kali, dan piala-piala mulai diangkat,  aku sudah berpikir tentang musim hujan yang panjang di tahun tanpa musim kemarau. Mungkin ini bukan yang pertama dalam sejarah, tetapi yang pertama di zaman kita ini. Dan juga mungkin bukan yang terakhir. Entah berapa lama musim hujan yang panjang  ini akan  berlangsung. Aku tidak tahu. Kita semua mungkin tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;Kulihat di Facebook, Bang Foke tanpa kumis. Ah, ini main-main atau memang kumisnya  terbawa arus banjir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 28 – 29 Oktober 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2313255238082879554?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2313255238082879554/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2313255238082879554' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2313255238082879554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2313255238082879554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/10/musim-hujan-yang-panjang.html' title='Musim Hujan Yang Panjang'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TMoymwwQ9MI/AAAAAAAAATk/TdAWruq_My0/s72-c/fauzi_bowo_di_tengah_banjir_100920174456.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2123062796372450228</id><published>2010-10-11T21:28:00.000-07:00</published><updated>2010-10-11T21:34:04.000-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Dari Bibir Ke Bibir</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TLPktmkpH7I/AAAAAAAAATc/IBMT9Fj8FPU/s1600/GPCA11RM3DCA6KCCV7CA9N82GPCAOK8AZNCARC3F2WCAT5BPODCANFNAAHCA5VS2TYCA5RRDMXCAN6JZRZCAW7LCKNCACKHISRCA4MFAE2CA0UX5TYCAIFXSXNCAJNUH17CABAB8R8CANBP3O4CAQANP4F.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 244px; height: 206px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TLPktmkpH7I/AAAAAAAAATc/IBMT9Fj8FPU/s320/GPCA11RM3DCA6KCCV7CA9N82GPCAOK8AZNCARC3F2WCAT5BPODCANFNAAHCA5VS2TYCA5RRDMXCAN6JZRZCAW7LCKNCACKHISRCA4MFAE2CA0UX5TYCAIFXSXNCAJNUH17CABAB8R8CANBP3O4CAQANP4F.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5527012639813214130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DARI BIBIR KE BIBIR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/ &lt;br /&gt;Bibir yang merah&lt;br /&gt;Bibir yang merekah&lt;br /&gt;Bibir yang resah&lt;br /&gt;Bibir yang gelisah&lt;br /&gt;Bibir yang basah&lt;br /&gt;Bibir yang kering&lt;br /&gt;Bibir yang mengundang&lt;br /&gt;Bibir yang menggoda&lt;br /&gt;Bibir yang mencumbu&lt;br /&gt;Bibir yang mencinta&lt;br /&gt;Bibir yang mungil&lt;br /&gt;Bibir yang tipis&lt;br /&gt;Bibir yang tebal&lt;br /&gt;Bibir yang penuh&lt;br /&gt;Bibir yang dower&lt;br /&gt;Bibir yang kesepian&lt;br /&gt;Bibir yang mengembara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Seperti apapun bibirmu&lt;br /&gt;Dan dimanapun bibirmu pernah singgah&lt;br /&gt;Ada suka, ada cerita&lt;br /&gt;Ada luka, ada derita&lt;br /&gt;Ada duka, ada berita&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Dimana sajakah bibirmu pernah singgah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depok, 12 Oktober 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2123062796372450228?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2123062796372450228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2123062796372450228' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2123062796372450228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2123062796372450228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/10/dari-bibir-ke-bibir.html' title='Dari Bibir Ke Bibir'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TLPktmkpH7I/AAAAAAAAATc/IBMT9Fj8FPU/s72-c/GPCA11RM3DCA6KCCV7CA9N82GPCAOK8AZNCARC3F2WCAT5BPODCANFNAAHCA5VS2TYCA5RRDMXCAN6JZRZCAW7LCKNCACKHISRCA4MFAE2CA0UX5TYCAIFXSXNCAJNUH17CABAB8R8CANBP3O4CAQANP4F.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-4053772977217591835</id><published>2010-10-07T01:08:00.000-07:00</published><updated>2010-10-07T01:09:40.707-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Dalam Tirai Hujan</title><content type='html'>Urip HerdimanKambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DALAM TIRAI HUJAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pintu senja terbuka&lt;br /&gt; hujan deras menerpa&lt;br /&gt;meninggalkan tanda tanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dedaunan yang basah&lt;br /&gt; merunduk rendah &lt;br /&gt;tanpa mendesah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depok, 27 September 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-4053772977217591835?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/4053772977217591835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=4053772977217591835' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4053772977217591835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4053772977217591835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/10/dalam-tirai-hujan.html' title='Dalam Tirai Hujan'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8160058158852432462</id><published>2010-09-16T17:35:00.000-07:00</published><updated>2010-09-16T17:42:39.127-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>A Dream Within A Dream</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TJK46lQmXrI/AAAAAAAAATU/RDQh4bnNBxo/s1600/the-alan-parsons-project-tales-of-mystery-and-imagination.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 319px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TJK46lQmXrI/AAAAAAAAATU/RDQh4bnNBxo/s320/the-alan-parsons-project-tales-of-mystery-and-imagination.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5517675810055937714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A DREAM WITHIN A DREAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memikirkannya sepanjang malam&lt;br /&gt;aku memikirkannya sepanjang waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mendengarkannya sepanjang malam&lt;br /&gt;dalam tirai air hujan&lt;br /&gt;mengalir bersama denting piano&lt;br /&gt;menembus kabut waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;All that we see, or seem&lt;br /&gt;Is but a dream within a dream.&lt;/em&gt; ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memikirkan sebuah frase&lt;br /&gt;sejak saat pertama aku menemukannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 11 Januari 1992 – Jakarta, 22 Januari 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;A Dream Within A Dream&lt;/em&gt;, sebuah puisi dari Edgar Allan Poe, 1846.&lt;br /&gt;Diinterpretasikan oleh The Alan Parsons Project&lt;br /&gt;dalam  album &lt;em&gt;Tales of Mystery and Immagination of Edgar Allan Poe&lt;/em&gt;,&lt;br /&gt;1976.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8160058158852432462?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8160058158852432462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8160058158852432462' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8160058158852432462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8160058158852432462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/09/dream-within-dream.html' title='A Dream Within A Dream'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TJK46lQmXrI/AAAAAAAAATU/RDQh4bnNBxo/s72-c/the-alan-parsons-project-tales-of-mystery-and-imagination.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-4747518331257804528</id><published>2010-09-06T00:54:00.000-07:00</published><updated>2010-09-06T00:55:55.320-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Potret Bangsa di Sekitar Lebaran</title><content type='html'>Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;POTRET BANGSA DI SEKITAR LEBARAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sebulan berpuasa&lt;br /&gt;Setelah gali lubang tutup lubang mencari tambahan uang &lt;br /&gt;untuk menyiapkan  hidangan sahur dan buka puasa&lt;br /&gt;Setelah jungkir balik mencari tambahan uang &lt;br /&gt;untuk beli baju-baju baru&lt;br /&gt;Setelah menggadaikan barang &lt;br /&gt;untuk mencari tambahan uang biaya mudik&lt;br /&gt;Setelah bersusah payah mencari  tiket pergi-pulang&lt;br /&gt;Setelah berdesak-desakan di dalam kereta dan bus antar kota&lt;br /&gt;Setelah menempuh perjalanan jauh di atas sepeda motor &lt;br /&gt;Setelah saling dorong-mendorong&lt;br /&gt; memperebutkan zakat, infak dan sedekah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Minal Aidzin Wal Faidzin...&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kemarahan ditambah kekecewaan&lt;br /&gt;begitu banyak persoalan bangsa ini yang tidak terselesaikan&lt;br /&gt;Setelah kita hanya selalu  ribut diantara kita sendiri&lt;br /&gt;Saling menyalahkan, saling menghujat, &lt;br /&gt;saling mencaci maki&lt;br /&gt;Setelah tidak ada seorang pun  pemimpin bangsa   &lt;br /&gt;yang berani  tampil ke depan dan  menyatakan  bertanggung jawab&lt;br /&gt;atas semua persoalan  carut marut  bangsa ini&lt;br /&gt;Setelah ada  tetangga dari  utara masuk ke halaman rumah  kita,&lt;br /&gt;menginjak kaki kita di halaman sendiri, &lt;br /&gt; mencuri ikan milik kita dan mengultimatum kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Maafkan lahir dan bathin&lt;/em&gt;...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dengan makanan dan minuman &lt;br /&gt;di sekitar hari Lebaran&lt;br /&gt;karena akan  membuat kolestreol dan kadar gula darah kita melonjak tinggi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Selamat para pemimpin,&lt;br /&gt;Dirinya makmur terjamin&lt;/em&gt;....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah itu kita kembali bertengkar dan berkelahi&lt;br /&gt;kembali melempar batu sembunyi tangan &lt;br /&gt;kembali melihat sandiwara nasional &lt;br /&gt; di layar kaca dan halaman-halaman  suratkabar&lt;br /&gt;kembali melihat angka-angka korupsi yang sedemikian tinggi&lt;br /&gt;kembali ke jatidiri bangsa yang mengaku beragama...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 6 September 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Mohon maaf untuk pencipta lagu &lt;em&gt;Idul Fitri&lt;/em&gt;, &lt;br /&gt;yang pernah dipopulerkan Bimbo. &lt;br /&gt;Syairnya sedikit saya pelesetkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-4747518331257804528?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/4747518331257804528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=4747518331257804528' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4747518331257804528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4747518331257804528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/09/potret-bangsa-di-sekitar-lebaran.html' title='Potret Bangsa di Sekitar Lebaran'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3176018945034013517</id><published>2010-09-01T18:11:00.000-07:00</published><updated>2010-09-01T18:13:04.763-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Seorang Wanita Menghias Malam</title><content type='html'>Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SEORANG WANITA MENGHIAS MALAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: nina yuliana &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kau sedang menghiasi wajah malam&lt;br /&gt;dan aku pun bertanya, &lt;br /&gt;“Seperti apakah wajah malam?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mungkin juga tidak tahu &lt;br /&gt;seperti apa wajah malam setelah kau menghiasnya. &lt;br /&gt;Aku pun sudah mengantuk untuk memikirkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah subuh, &lt;br /&gt;ketika aku keluar rumah berangkat  menuju stasiun&lt;br /&gt;masih sempat kulihat langit pagi, &lt;br /&gt;sisa malam sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu seperti apa wajah malam yang kau hias itu. &lt;br /&gt;Kulihat jejak langit malam penuh bintang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 2 September 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3176018945034013517?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3176018945034013517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3176018945034013517' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3176018945034013517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3176018945034013517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/09/seorang-wanita-menghias-malam.html' title='Seorang Wanita Menghias Malam'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-4655173264648172923</id><published>2010-08-31T18:39:00.000-07:00</published><updated>2010-08-31T18:41:13.757-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Menonton Para Pencari Tuhan</title><content type='html'>Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MENONTON PARA PENCARI TUHAN &lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencari potongan-potongan Tuhan &lt;br /&gt;diantara pesan sponsor dan canda konyol &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 26 Agustus 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-4655173264648172923?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/4655173264648172923/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=4655173264648172923' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4655173264648172923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4655173264648172923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/08/menonton-para-pencari-tuhan.html' title='Menonton Para Pencari Tuhan'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8544502942077675208</id><published>2010-08-25T18:40:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T18:42:38.717-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Suara yang Mengantarku Bermimpi</title><content type='html'>Urip Herdiman Kambali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SUARA YANG MENGANTARKU BERMIMPI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: Nana Mouskouri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar,&lt;br /&gt;rintik hujan masih turun &lt;br /&gt;menari dan menyanyi &lt;br /&gt;bersama orkestra desir angin &lt;br /&gt;yang menggoyang dedaunan basah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam, &lt;br /&gt;masih kudengar suaramu &lt;br /&gt; diantara denting-denting  piano&lt;br /&gt;begitu jernih&lt;br /&gt; begitu bening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;A day in the life of a fool&lt;br /&gt;A sad and a  long lonely day&lt;br /&gt;I walked the avenue and hope I’ll run into &lt;br /&gt;The welcome sight of you coming my way...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyelinap ke dalam tidurku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 24 – 25  Agustus 2010 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : &lt;br /&gt;Nana Mouskouri, penyanyi Yunani kelahiran Kreta, 1934.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8544502942077675208?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8544502942077675208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8544502942077675208' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8544502942077675208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8544502942077675208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/08/suara-yang-mengantarku-bermimpi.html' title='Suara yang Mengantarku Bermimpi'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8853594277539524461</id><published>2010-08-23T17:45:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T17:48:00.287-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Jejak Dalam Senyap</title><content type='html'>Urip Herdiman K. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JEJAK DALAM SENYAP&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: Toto Sudarto Bachtiar (1929 – 2007)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutemukan jejakmu dalam senyap&lt;br /&gt;saat sunyi berbisik pada tengah malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membawa mimpi dalam mimpi, &lt;br /&gt;mengembara dari satu mimpi ke mimpi yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam untuk malam kelam&lt;br /&gt;salam untuk masa silam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 23 – 24 Agustus 2010 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Diinspirasikan dari puisi Senyap milik Toto Sudarto Bachtiar &lt;br /&gt;dalam antologi Etsa, 1976.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8853594277539524461?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8853594277539524461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8853594277539524461' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8853594277539524461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8853594277539524461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/08/jejak-dalam-senyap.html' title='Jejak Dalam Senyap'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-499445674607967441</id><published>2010-08-02T17:45:00.000-07:00</published><updated>2010-08-03T18:53:34.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>In The Region of The Summer Stars</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TFjG4v1AmtI/AAAAAAAAATE/VzfK6La9Ijw/s1600/cover_36581514102008.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 316px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TFjG4v1AmtI/AAAAAAAAATE/VzfK6La9Ijw/s320/cover_36581514102008.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501365623046838994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;IN THE REGION OF THE SUMMER STARS&lt;br /&gt;(The Tower of Babel)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah banjir besar&lt;br /&gt;Pada awalnya adalah  keheningan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Apa yang kita ketahui tentang Menara Babel?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiupan trumpet&lt;br /&gt;Dengung keyboards&lt;br /&gt;Petikan guitar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunyi&lt;br /&gt;Tenang &lt;br /&gt;Bayangan di bawah sinar rembulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin malam yang bertiup sepoi-sepoi&lt;br /&gt;Menyibakkan rambut-rambut &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Apa arti kata ‘babel’?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibangun diantara  dua sungai besar&lt;br /&gt;Lebih tinggi,  melewati awan&lt;br /&gt;Lebih tinggi,  menyentuh langit &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dimanakah letak Menara Babel?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu semuanya berubah&lt;br /&gt;Suara guitar meraung&lt;br /&gt;Cepat&lt;br /&gt;Menghentak&lt;br /&gt;Kasar &lt;br /&gt;Bertenaga &lt;br /&gt;Menari disaksikan  bintang-bintang musim panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Untuk apa Menara Babel dibangun?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keangkuhan&lt;br /&gt;Kesombongan&lt;br /&gt;Pemuasan diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Siapakah yang membangun Menara Babel?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari puncak menara ini kita bisa memanah  matahari,” &lt;br /&gt;kata Nimrod, putra Cush, putra Ham, putra Nuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kenapa Menara Babel hancur?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunnya  kutukan  yang mengacaukan bahasa sebuah bangsa&lt;br /&gt;Dan memecahnya untuk  terserak ke seluruh muka bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekacauan&lt;br /&gt;Kekonyolan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Raungan guitar menderu-deru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keruntuhan &lt;br /&gt;Kehancuran&lt;br /&gt;Puing-puing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan senyap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Adakah yang tertinggal dari Menara Babel?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran kembali&lt;br /&gt;Pada awalnya adalah keheningan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berbicara dalam bahasa yang berbeda-beda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 29 Juli – 3 Agustus  2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Diinspirasikan dari nomor &lt;em&gt;The Tower of Babel&lt;/em&gt;, dalam  album &lt;br /&gt; &lt;em&gt;In The Region of The Summer Stars&lt;/em&gt;,  milik kelompok The Enid, &lt;br /&gt;Dirilis pertama kali tahun 1976, dirilis ulang tahun 1984.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-499445674607967441?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/499445674607967441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=499445674607967441' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/499445674607967441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/499445674607967441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/08/in-region-of-summer-stars.html' title='In The Region of The Summer Stars'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/TFjG4v1AmtI/AAAAAAAAATE/VzfK6La9Ijw/s72-c/cover_36581514102008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7400346203893250411</id><published>2010-07-28T02:28:00.000-07:00</published><updated>2010-07-28T02:31:16.558-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Ketika Mata Ketemu Mata</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KETIKA MATA KETEMU MATA&lt;br /&gt;(Puisi III dari Tiga Puisi)&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Aku  turun dari angkot, masuk ke dalam kompleks perumahan tempat kakakku tinggal. Setelah pertigaan kedua, aku berbelok ke kiri dan berjalan sedikit ke tengah. Dan tiba-tiba mobil Trooper hitam itu berhenti mendadak di depanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa dengan jelas menatap lelaki yang duduk di belakang kemudi itu. Dan aku yakin ia pun bisa melihatku dengan jelas dari dalam. Mata kami saling beradu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berpikir cepat dalam waktu sedetik itu. Apakah aku harus  melangkah ke samping dan memberinya jalan? Ataukah  tetap berdiri dihadapan mobil itu dan membiarkan  ia melajukan mobilnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Aku melihat wanita  itu di kereta ekspres. Pertama kali melihatnya, aku pikir ia seekor anak kucing yang  imut, manja dan kinyis-kinyis. Setelah aku mendekatinya,  ia sudah menjelma menjadi wanita yang jungkir balik  mencari biaya untuk menghidupi keluarganya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Aku mengenal lelaki itu di kereta ekspres juga. Bercakap-cakap setiap pagi. Kupikir ia seorang lelaki yang baik dan  kepala rumah tangga yang bertanggung jawab. Tetapi aku kurang suka kalau ia sudah berbicara tentang barang-barang bermerek  yang ia kenakan. Mungkin ia butuh dipuji, sementara aku tidak pernah memuji penampilan seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Aku memperkenalkan keduanya. Namun  seperti kata pepatah, kalau sedang  jatuh cinta, jangan jalan bertiga, karena orang  ketiga akan menjadi setan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkhianatan memang selalu datang dari orang dekat. Aku tidak tahu pada saat mana ia menelikungku. Ada wanita yang membutuhkan banyak uang, ada pria yang punya banyak uang. Dan tiba-tiba mereka menghilang seperti bayangan ditelan kegelapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;Hingga akhirnya kabar angin itu berhembus kencang dan menjadi nyata ketika aku harus menjawab pertanyaan istri lelaki itu. “Apakah wanita ini teman Mas?” katanya bertanya sembari menyorongkan sebuah foto wanita cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak mengelak dari pertanyaan itu. Dan setelah itu diikuti serentetan pertanyaan  lainnya.  Kulihat mata ibu itu basah.        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;Hidup kadangkala seperti kita membuka pintu. Buka pintunya, masuklah  ke dalam dan lupakan bahwa  pintu itu pernah ada. Kita tidak bisa memutar balik jarum  waktu. Tetapi kita bisa saja bertemu kembali dengan  masa silam di masa depan. Siapa yang tahu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;Suatu pagi, masa silam itu ada di dalam angkot bersamaku. Kami sama-sama turun di terminal.  Lelaki itu masih sempat bertanya dengan  muka manis,”Apa kabarnya? Sudah lama ya kita tidak bertemu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatapnya dingin. Aku yakin aku masih bisa memukulnya jatuh saat itu juga. Namun aku memutuskan untuk tidak  melakukannya. “Anda salah menegur orang, saya tidak kenal  anda.” kataku singkat dan meninggalkannya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8/&lt;br /&gt;Dan pagi itu, kembali aku bertemu dengannya. Mata ketemu mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatapnya, sementara ia tetap duduk di dalam Trooper hitamnya. Entah berapa lama. Sampai akhirnya aku melangkah ke samping kiri perlahan-lahan, tanpa melepaskan pandanganku padanya. Mobil melaju perlahan, ia setengah menunduk saat melewatiku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9/&lt;br /&gt;Apa yang kita dapatkan sekarang adalah hasil dari  masa silam, dan apa yang kita lakukan sekarang akan menentukan seperti apa kita di masa depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita lihat, apa yang kita perlihatkan, tidak lain hanyalah suatu mimpi dalam mimpi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Jakarta, 27 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7400346203893250411?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7400346203893250411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7400346203893250411' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7400346203893250411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7400346203893250411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/07/ketika-mata-ketemu-mata.html' title='Ketika Mata Ketemu Mata'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-1205412352325433639</id><published>2010-07-26T20:50:00.000-07:00</published><updated>2010-07-26T20:52:28.068-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Doa Malam Seorang Bandot</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DOA MALAM SEORANG BANDOT&lt;br /&gt;(Puisi II dari Tiga Puisi)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Baby Benz itu melambat, dan masuk ke dalam kompleks perumahan. Penjaga pintu gerbang mengangkat portal. “Selamat malam...” katanya pada penjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selamat malam, Pak Haji,”&lt;br /&gt;kata penjaga menyapa salamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Ia masuk ke dalam  rumahnya. Dilihatnya  istri tertidur di sofa. Ditengoknya dua anaknya di kamarnya masing-masing. Anak pertama tak perlu ditengok, karena sudah kuliah di  luar kota. Pukul 02.00 dinihari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Selesai shalat, ia berdzikir. Dan kemudian berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, terima kasih untuk semua anugerah yang Kau berikan padaku. Istri yang setia, anak yang-anak yang sehat, cerdas dan sedikit bandel. Tidak apa, karena dulu aku juga bandel seperti mereka. Sampai sekarang pun aku masih bandel, tetapi bandel  di luar rumah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, sudah dua puluh lima tahun aku menikah. Dimulai  sejak aku pertama aku datang ke Jakarta,  naik turun buskota, mencari order pekerjaan  untuk kantor pertama, hingga sekarang aku memiliki  semuanya. Kedudukan tinggi. Mobil Trooper dan Baby Benz.  Rumah di sini, rumah di kampung, dan villa di Puncak. Tabungan di banyak bank. Tanam uang di sana, tanam uang di sini. Uang datang tanpa sempat aku menghitung lagi. Tuhan, terima kasih atas rezeki yang kau berikan ini. Terima kasih. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;“Tetapi Tuhan, istri  di rumah sudah tidak muda lagi, tubuhnya sudah melebar, sudah tidak menarik lagi, sementara aku merasa masih perkasa. Akupun susah membawanya keluar rumah untuk menghadiri acara-acara. Padahal ia setia walaupun cerewet.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, di luar rumah, ada perempuan-perempuan muda  yang  menarik. Mereka  selalu  manja dan  menggoda. Mereka butuh uang untuk tampil trendy, aku punya uang yang mereka butuhkan, dan kudapatkan kehangatan yang tidak lagi kutemukan di rumah ini.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;“ Maafkan aku harus mengatakan ini,  Tuhan. Aku sebenarnya  ingin menikah lagi, punya istri kedua, ketiga sampai keempat. Aku sanggup membiayainya,  tetapi istriku tidak mengizinkan. Jadi aku terpaksa menempuh jalan  seperti ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;“Tuhan, aku sadar rezeki dari-Mu ini hanya sementara. Ketika aku pensiun dua tahun lagi, aku tidak tahu apakah aku masih bisa memeliharanya,  kecuali masa dinasku diperpanjang.  Karena butuh biaya  besar untuk memelihara perempuan cantik seperti dirinya. Belum lagi masih ada lelaki lain yang mengincarnya. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, maafkan aku, ampuni aku. Kalau aku mati, aku berharap bisa masuk surga. Kalaupun tidak, aku sudah pernah merasakan surga di dunia ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;“Pertama kuajak, ia malu-malu dan terlihat enggan. Tetapi ketika aku datang dengan Baby Benz dan mengajaknya ke Plaza Senayan, ia begitu senang dan bahagia. Setelah itu, semuanya menjadi mudah. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terakhir Tuhan, aku minta maaf  karena untuk mendapatkannya itu, aku  telah mengkhianati seorang teman  yang memperkenalkanku dengannya. Wanita  ini terlalu sayang untuk dilewatkan. Persetan dengan persahabatanku dengannya. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8/&lt;br /&gt;Ia tersenyum dan merebahkan diri di ranjang. Besok ia masih harus berangkat kerja seperti biasa. Dan malamnya ia sudah berjanji untuk mengajaknya ke Puncak, menghabiskan weekend. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 27 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-1205412352325433639?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/1205412352325433639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=1205412352325433639' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1205412352325433639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1205412352325433639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/07/doa-malam-seorang-bandot.html' title='Doa Malam Seorang Bandot'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6560437077458470890</id><published>2010-07-26T00:31:00.000-07:00</published><updated>2010-07-28T02:32:30.217-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Doa Malam Sebelum Tidur</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DOA MALAM SEBELUM TIDUR &lt;br /&gt;(Puisi I dari Tiga Puisi)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Baby Benz  itu berhenti di depan gang. Ia turun, dan mobil berlalu. Ia berjalan  perlahan-lahan menuju rumahnya. Pintu dibuka, dan ia  masuk, lalu menguncinya lagi. Pukul 01.30 dinihari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diliriknya abahnya yang tertidur di kursi. Dilongoknya emak yang tidur di kamar. Ditengoknya adik-adiknya yang tidur berhimpitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/ &lt;br /&gt;Selesai shalat dan berdoa, ia sujud. Sesaat sebelum naik ke ranjang, ia berdoa lagi dengan lirih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, terima kasih atas anugerah-Mu padaku. Wajah yang rupawan, kulit yang putih dan mulus, tubuh yang  bagus dan ramping. Semua ini dari-Mu untukku. Terima kasih, Tuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;“Tuhan, abah tidak punya kerja yang tetap. Ia butuh dua bungkus  rokok dan kopi setiap hari. Emak sakit darah tinggi dan kencing manis. Ia butuh perawatan dan obat-obatan setiap bulannya. Adik-adikku,  satu masih  menganggur, dan dua masih kecil-kecil di sekolah dasar. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, semua butuh biaya. Dan uang tidak jatuh dari langit, biarpun aku berdoa sepanjang malam dan sudah bertahun-tahun seperti yang kulakukan selama ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan, maaf, aku  cuma lulusan  SMA, dan bekerja sebagai  pekerja kontrak di perusahaan tempatku bekerja. Gajiku hanya sebatas upah minimum regional. Tidak cukup untuk membiayai kami semua.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;“Tuhan, terima kasih telah  kau kirimkan seorang ksatria abad pertengahan yang tersesat. Ia selalu  datang membawa setumpuk uang yang banyak. Sekali jalan dengannya, ia memberiku uang yang lebih banyak dari gajiku sebulan. Dan ia bisa mengajakku pergi setiap saat  kapanpun ia mau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ia membelikanku BlackBerry yang terbaru. Ia membelikanku baju-baju yang kulihat dari majalah dan katalog. Ia membelikanku parfum dengan merek-merek terkenal. Dan yang penting, ia memperbaiki rumah kami yang hampir rubuh ini. Dan mengisinya dengan furniture yang terbaik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Memang ia  hanya seorang bandot tua yang butuh kehangatan, karena di rumahnya hanya ada perempuan yang cerewet dan tidak bisa mendengarkan. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Tuhan, aku mohon maaf dan ampunan-Mu. Aku tidak ingin menyakiti siapa-siapa, aku tidak ingin mengganggu rumah tangga orang lain. Ia yang datang padaku, bukan aku yang mengejarnya. Maafkan aku, ampuni aku.  ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;Ia menitikkan air  matanya. Dan lalu merebahkan dirinya. Besok pagi ia masih harus berangkat  kerja seperti biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 26 Juli 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6560437077458470890?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6560437077458470890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6560437077458470890' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6560437077458470890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6560437077458470890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/07/doa-malam-sebelum-tidur.html' title='Doa Malam Sebelum Tidur'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-1178279695786034666</id><published>2010-07-15T02:00:00.000-07:00</published><updated>2010-07-15T02:01:56.855-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Puisi yang Jatuh Dari Kegelapan Langit Malam</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PUISI YANG JATUH &lt;br /&gt;DARI KEGELAPAN LANGIT TENGAH MALAM &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah kau melupakanku sejenak saja &lt;br /&gt;karena aku sedang tapa dalam kata&lt;br /&gt;sendiri dalam hening?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan temukan aku di balik mimpi dalam mimpi &lt;br /&gt;yang berjalan menuju kabut waktu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 24 Agustus 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-1178279695786034666?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/1178279695786034666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=1178279695786034666' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1178279695786034666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1178279695786034666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/07/puisi-yang-jatuh-dari-kegelapan-langit.html' title='Puisi yang Jatuh Dari Kegelapan Langit Malam'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7656769935654556751</id><published>2010-07-05T21:36:00.000-07:00</published><updated>2010-07-05T21:37:34.997-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Kita Adalah Sahabat Meditasi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KITA ADALAH SAHABAT MEDITASI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Kita duduk di atas bunga teratai &lt;br /&gt;yang sama &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasakan nafas, merasakan tubuh &lt;br /&gt;menjelajah  jauh ke dalam diri sendiri &lt;br /&gt;mencari getaran dan cahaya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Kita berlatih konsentrasi &lt;br /&gt; untuk menguatkan pikiran &lt;br /&gt;menjadi  lebih sadar dan bijaksana&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mencapai pikiran harmonis &lt;br /&gt;dan memahami anicca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anicca...anicca...&lt;br /&gt;bahwa semua yang berkondisi di alam semesta &lt;br /&gt;tidak ada yang kekal &lt;br /&gt;Semua berubah, selalu berubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita belajar untuk menerima semua  perubahan&lt;br /&gt;menyelaraskan diri dengan semesta alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Kita masih duduk di atas bunga teratai ini&lt;br /&gt;berlayar mengarungi waktu &lt;br /&gt;menyambut tahun-tahun yang ‘kan datang&lt;br /&gt;musim-musim yang silih  berganti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita tidak akan  tahu dimana ujung perjalanan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semoga semua hidup berbahagia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 7 November 2005 – 5 Juli 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7656769935654556751?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7656769935654556751/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7656769935654556751' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7656769935654556751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7656769935654556751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/07/kita-adalah-sahabat-meditasi.html' title='Kita Adalah Sahabat Meditasi'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-1178837159979349207</id><published>2010-06-09T22:49:00.000-07:00</published><updated>2010-06-09T22:50:54.824-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Wawancara Imajiner dengan Jose Mourinho</title><content type='html'>&lt;strong&gt;WAWANCARA IMAJINER DENGAN JOSE MOURINHO&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya (T) : Mr. Mourinho, selamat. Anda sekarang melatih Real Madrid, tim terbaik paling ambisius  di kolong jagad.&lt;br /&gt;Jawab (J) : Terima kasih. Sudah seharusnya saya melatih tim ini.&lt;br /&gt;T : Pelatih terbaik di tim terbaik, dan kumpulan pemain-pemain bintang yang terbaik. Apakah sudah merupakan garansi bahwa  anda akan memenangi banyak gelar bersama Madrid.&lt;br /&gt;J : Pasti.&lt;br /&gt;T : Anda yakin?&lt;br /&gt;J : Yakin. Saya dibayar untuk memenangi banyak pertandingan, meraih poin setinggi mungkin,  untuk membawa tim saya ke puncak klasemen, dan memenangi gelar di akhir musim. &lt;br /&gt;T : Apakah anda mengejar uang?&lt;br /&gt;J : Tidak, saya mengejar gelar-gelar yang ada dan selalu ingin mencatatakan rekor-rekor baru. Dan untuk itu, klub yang memakai saya harus membayar mahal. &lt;br /&gt;T : Rekor apa yang  sekarang anda kejar?&lt;br /&gt;J : Saya sudah menaklukkan Portugal bersama Porto. Tetapi Liga Portugal hanya lah liga  kelas dua di Eropa. Dengan Chelsea saya menaklukkan Inggris, dengan  Inter Milan  saya menaklukkan Italia. Sekarang saya ingin menaklukkan Spanyol. Saya ingin membuat grand slam di tiga liga besar di Eropa, plus tiga gelar Liga Champions bersama klub yang berbeda.  &lt;br /&gt;T : Anda tidak takut dipecat kalau gagal atau tidak memenuhi target?&lt;br /&gt;J : Kata gagal tidak ada dalam kamus sepakbola saya. Saya tidak takut dipecat.&lt;br /&gt;T :Banyak yang tidak suka dengan anda. Anda tahu itu?&lt;br /&gt;J : Itu urusan mereka. Urusan saya adalah memenuhi target yang sudah ditetapkan bersama dengan klub. Meraih gelar liga domestik dan Liga Champions, dan gelar-gelar lain yang tersedia. Saya fokus dengan pekerjaan saya.&lt;br /&gt;T : Karena itukah anda menyebut diri anda sendiri sebagai The Special One?&lt;br /&gt; J : Ya. Pelatih yang memenangi liga domestik dan Liga Champions pada tahun yang sama, pastilah istimewa.  &lt;br /&gt;T : Louis van Gaal pernah mengatakan apakah ada pelatih lain yang lebih baik dari dia. Apa komentar anda?&lt;br /&gt;J : Well, anda sekarang tahu siapa pelatih lain yang lebih baik dari dia. Saya mengalahkannya di final tanggal 22 Mei lalu.&lt;br /&gt;T : Dia pernah menjadi mentor anda di Barcelona...&lt;br /&gt;J : Saya tidak membantah itu.  &lt;br /&gt;T : Banyak yang mengkritik filosofi sepakbola anda yang terlalu pragmatis.&lt;br /&gt;J : Saya melatih tim saya untuk menang dan memenangi banyak gelar juara.  Karena itu saya bisa membangun tim yang bisa menyerang total, tetapi juga bisa bertahan total. Saya tidak tertarik untuk bermain indah tetapi kalah, dan kemudian  tidak memenangi gelar di akhir musim. &lt;br /&gt;T : Jika  anda meraih gelar Eropa bersama Madrid, apakah  anda akan tinggal menyelesaikan kontrak, atau akan pindah ke klub lain?&lt;br /&gt;J : Saya akan pergi dari Madrid dan mencari tantangan baru.  Saya tidak suka melatih satu klubyang sama  selama bertahun-tahun seperti Sir Alex atau Mr. Wenger.  Tidak akan. &lt;br /&gt;T : Apakah tidak tertarik menangani tim nasional, Potugal atau Inggris mungkin?&lt;br /&gt;J : Tentu. Suatu waktu saya akan menangani suatu tim nasional. &lt;br /&gt;T : Untuk Piala Dunia  sekarang, anda menjagokan Portugal?&lt;br /&gt;J : Tidak. &lt;br /&gt;T : John Lennon pernah mengatakan The Beatles lebih terkenal dari  Yesus. Bagaimana dengan anda?&lt;br /&gt;J : Saya bukan John Lennon, dan saya pergi ke gereja setiap minggu. &lt;br /&gt;T : Mr. Mourinho, terima kasih atas kesempatan wawancara  ini.&lt;br /&gt;J : Terima kasih juga.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 10 Juni 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Diinspirasikan dari perjalanan karir, wawancara  dan statement Jose  Mourinho di berbagai media.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-1178837159979349207?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/1178837159979349207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=1178837159979349207' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1178837159979349207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1178837159979349207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/06/wawancara-imajiner-dengan-jose-mourinho.html' title='Wawancara Imajiner dengan Jose Mourinho'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3838876238824016278</id><published>2010-06-08T17:49:00.000-07:00</published><updated>2010-06-08T17:50:45.225-07:00</updated><title type='text'>Berita-berita Menjelang Piala Dunia</title><content type='html'>&lt;strong&gt;BERITA-BERITA MENJELANG PIALA DUNIA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dunia sibuk mengutuk Israel&lt;br /&gt;Ketika DPR sibuk mengemis dana aspirasi masyarakat&lt;br /&gt;Ketika Obama membatalkan pulang kampung&lt;br /&gt;Ketika Mourinho mendarat di Santiago Bernabeu &lt;br /&gt;Ketika Rossi patah kakinya di Mugello&lt;br /&gt;Ketika Benitez ditendang dari Anfield&lt;br /&gt;Ketika seorang bayi disiksa ibu kandungnya sendiri&lt;br /&gt;Ketika Mer pulang tanpa sempat pamit&lt;br /&gt;Ketika demam Piala Dunia semakin meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu tiba-tiba semua mencari  kupu-kupu &lt;br /&gt;yang hinggap di pinggul sebelah kiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak mata yang memandanginya &lt;br /&gt;banyak mulut yang membicarakannya &lt;br /&gt;banyak leher yang pegal karenanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 8 – 9  Juni  2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3838876238824016278?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3838876238824016278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3838876238824016278' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3838876238824016278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3838876238824016278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/06/berita-berita-menjelang-piala-dunia.html' title='Berita-berita Menjelang Piala Dunia'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2443114218942532113</id><published>2010-05-13T20:43:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T20:45:08.711-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Lelaki Tua Itu Menunggumu...</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LELAKI TUA ITU MENUNGGUMU...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: kupu-kupu kecil &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki tua itu menatap jam dinding. Ia merasa waktu berjalan begitu lambat. Sangat lambat.  Sudah dua  minggu ia berbaring rawat inap di rumah sakit. Keluarga dan tamu datang silih berganti. Tetapi ia menunggu seseorang yang belum pernah dilihatnya. Seseorang yang dikenalnya hanya lewat internet. Ia hanya bisa berharap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kau sedang berada di gym. Loncat kesana kemari. Jumpalitan. Menendang. Dan memukul perkusi. Kau sedang berlatih capoeira. Pernahkah kau mendengarkan Al Di Meola Project membawakan nomor instrumentalianya, Capoeira?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu mengirim pesan singkat, dengan sedikit menggoda. “Kapan neeh u bezoek gue?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia hanya bisa mengirimkan pesan saja. Tidak lebih, tidak kurang. Dan setelah itu menunggu balasan. Jawabanmu datang. Ia tersenyum membacanya. Tetapi ia menunggu sosokmu, kupu-kupu kecil yang disayanginya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kau sedang berjalan  menyusuri  kaki lima yang berdebu. Memotret sudut-sudut kota tua. Memotret seribu wajah yang kau temui  di jalanan.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu hanya bisa diam. Ia sudah tidak bisa berbicara lagi. Selang-selang menempel di tubuh dan tangannya.  Pandangannya semakin kabur. Pendengaranya tidak berfungsi lagi. Nafasnya timbul tenggelam. Ia masih menunggu seseorang yang belum pernah ditemuinya. Menunggumu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kau berada di sebuah gedung pameran yang ramai. Menerima tamu-tamu yang mengunjungi stan tempatmu bekerja.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di daerah perbatasan terakhir, ketika hanya ada sepi dan sunyi yang tertinggal, setiap orang ingin melihat orang yang disayanginya. Dirindukannya. Dicintainya. Mungkin untuk yang terakhir kali. Atau mungkin juga  untuk yang pertama kali.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ingin kau datang. Sekedar menyapanya. Berbisik di telinganya.  Menyentuh kulit wajahnya. Merasakan kau menggenggam tangannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 12 – 14  Mei 2010 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2443114218942532113?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2443114218942532113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2443114218942532113' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2443114218942532113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2443114218942532113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/05/lelaki-tua-itu-menunggumu.html' title='Lelaki Tua Itu Menunggumu...'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7587233450271154382</id><published>2010-05-11T17:35:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T17:39:02.217-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Tai Chi (III) : Percakapan dengan Yin Yang</title><content type='html'>&lt;strong&gt;TAI CHI (III) : &lt;br /&gt;PERCAKAPAN DENGAN YIN YANG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatap diagram Tai Chi di depanku. &lt;br /&gt;Dan memikirkan bagaimana cara memahaminya, &lt;br /&gt;ketika tiba-tiba ia berbicara padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akulah Yin, si hitam dengan titik putih sebagai mata di kepalaku,”&lt;br /&gt;kata Yin memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan akulah Yang, si putih dengan titik hitam sebagai mata di kepalaku,”&lt;br /&gt;kata Yang memperkenalkan diri juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalian bisa bicara?” &lt;br /&gt;kataku bertanya setengah tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya!” kata Yin dan Yang bersama-sama. &lt;br /&gt;“Kau ingin tahu lebih jauh tentang kami?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ceritakanlah tentang diri kalian. &lt;br /&gt;Aku akan mendengarkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di alam semesta, aku adalah malam, rembulan, gelap, &lt;br /&gt;bawah, dingin, air, barat dan utara,” &lt;br /&gt;tutur Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sementara aku adalah siang, matahari,  terang, &lt;br /&gt;atas, panas, api, timur dan selatan,” &lt;br /&gt;sahut Yang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di tubuh manusia, aku adalah perempuan,  dada-perut, &lt;br /&gt;tubuh bagian bawah, fisik, permukaan tubuh bagian dalam, cairan yang keruh”&lt;br /&gt;ujar Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sedangkan aku adalah lelaki, punggung-bokong, &lt;br /&gt;tubuh bagian atas, psikis, permukaan tubuh bagian luar, cairan yang jernih,”&lt;br /&gt;balas Yang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebagai organ, aku adalah cang, yaitu organ-organ padat, &lt;br /&gt;seperti hati, jantung (dan selaput jantung), limpa, paru-paru dan ginjal,”&lt;br /&gt;tambah Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan aku adalah fu, yaitu organ-organ berongga, &lt;br /&gt;seperti  kandung empedu, usus kecil (dan tiga pemanas), lambung, usus besar &lt;br /&gt;dan kandung kemih,”&lt;br /&gt;imbuh Yang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika tubuh manusia sakit, maka aku adalah kronis, tenang, lama, &lt;br /&gt;dingin, lembab dan regresif,” lanjut Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, jika sakit, lihatlah aku sebagai akut, gelisah, baru, &lt;br /&gt;panas, kering dan progresif,” lanjut Yang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk menegakkan diagnosa, lihatlah aku, Yin, &lt;br /&gt;pada  dalam, dingin dan lemah,”&lt;br /&gt;jelas  Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka aku,  Yang, &lt;br /&gt;ada pada luar, panas dan kuat,”&lt;br /&gt;terang  Yang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rupanya kalian hadir dari tataran makrokosmos hingga mikrokosmos. &lt;br /&gt;Dari jagad besar hingga jagad cilik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Betul. Lihatlah kami sebagai suatu diagram yang utuh &lt;br /&gt;dan berputar ke arah kanan, bukan ke arah kiri. &lt;br /&gt;Banyak yang terbalik melihat kami. &lt;br /&gt;Kami dinamis, saling tarik-menarik, saling melengkapi, &lt;br /&gt;saling mendasari untuk mencapai keseimbangan. &lt;br /&gt;Tidak ada yang murni, dan tidak ada yang mutlak,”&lt;br /&gt;kata Yin dan Yang bersama-sama. &lt;br /&gt;“Kami ada di alam semesta ini hingga di dalam tubuh manusia seperti kau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah  ada terjemahan yang pas untuk nama kalian, Yin dan Yang? &lt;br /&gt;Bagaimana dengan pasif dan aktif? &lt;br /&gt;Atau negatif dan positif?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada terjemahan yang sepadan untuk kami dalam bahasa apapun. &lt;br /&gt;Pergunakan saja Yin dan Yang seperti aslinya,”&lt;br /&gt;jawab Yin dan Yang bersamaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke, Yin dan Yang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, dan kau bisa membaca kami sebagai sebuah frase,&lt;br /&gt;di dalam Yin ada Yang,   di dalam Yang ada Yin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 23 – 26 Februari 2009  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7587233450271154382?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7587233450271154382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7587233450271154382' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7587233450271154382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7587233450271154382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/05/tai-chi-iii-percakapan-dengan-yin-yang.html' title='Tai Chi (III) : Percakapan dengan Yin Yang'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3943126201095687161</id><published>2010-05-05T00:01:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:04:34.959-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Cahaya Seperti  Apa yang Kau Pikirkan?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CAHAYA SEPERTI APA YANG KAU PIKIRKAN?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: Yana Daloe &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt; “Cahaya!”&lt;br /&gt;jawabmu singkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cahaya? &lt;br /&gt;Cahaya seperti apa?”&lt;br /&gt;pikirku menduga-duga sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/ &lt;br /&gt;Aku menatap lilin yang menyala, dan bertanya,&lt;br /&gt;”Apakah cahaya seperti ini yang kau pikirkan?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatap mentari pagi, dan bertanya,&lt;br /&gt;“Apakah cahaya seperti ini yang kau pikirkan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatap lampu-lampu jalanan kota, &lt;br /&gt;dan bertanya,&lt;br /&gt;“Apakah cahaya seperti ini yang kau pikirkan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Aku pun membawa cahaya ke dalam pikiranku, &lt;br /&gt;ke dalam tidurku, &lt;br /&gt;ke dalam mimpi-mimpiku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlayar menuju bintang-bintang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Dan terbangun di daerah perbatasan &lt;br /&gt;ketika menemui situasi-situasi batas : &lt;br /&gt;nasib &lt;br /&gt;perjuangan&lt;br /&gt;penderitaan&lt;br /&gt;kesalahan&lt;br /&gt;dan kematian yang final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Ada apa di seberang perbatasan sana?&lt;br /&gt;Kegelapan total ataukah dunia penuh cahaya?”&lt;br /&gt;kataku bertanya, &lt;br /&gt;seperti juga banyak orang lain bertanya-tanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;Dari tanah kembali ke tanah.  &lt;br /&gt;Tubuh kita adalah rumah bagi jiwa yang mengembara.  &lt;br /&gt;Tubuh yang akan kembali ke bumi, &lt;br /&gt;sementara  jiwa melanjutkan perjalanannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/ &lt;br /&gt;Dari cahaya kembali ke cahaya. &lt;br /&gt;Kita selalu  rindu  &lt;br /&gt;darimana kita datang &lt;br /&gt;dan kemana kita akan pulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;“Akulah Cahaya Ilahi. &lt;br /&gt;Aku selalu ada di dalam dirimu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8/&lt;br /&gt;Sekali lagi, aku  menatap lilin yang menyala, &lt;br /&gt;dan bertanya,&lt;br /&gt;“Cahaya seperti apa yang kau pikirkan?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 3 – 5 Mei 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3943126201095687161?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3943126201095687161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3943126201095687161' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3943126201095687161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3943126201095687161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/05/cahaya-seperti-apa-yang-kau-pikirkan.html' title='Cahaya Seperti  Apa yang Kau Pikirkan?'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8126735109172498258</id><published>2010-04-25T20:43:00.000-07:00</published><updated>2010-04-25T20:49:47.355-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Doa Malu-malu yang Setengah Memaksa, Di Usia yang Sudah Kadaluwarsa</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DOA MALU-MALU YANG SETENGAH MEMAKSA, &lt;br /&gt;DI USIA YANG SUDAH KADALUWARSA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;dengan segala kerendahan hati&lt;br /&gt;aku meminta pada-Mu &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berikan aku kata, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku senja, kujadikan ia puisi &lt;br /&gt;berikan aku malam, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku mimpi, kujadikan ia puisi &lt;br /&gt;berikan aku hujan, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku badai, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku bintang, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku matahari, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku rembulan, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku awan, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku resah, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku sunyi, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku angin, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku api, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku air, kujadikan ia puisi &lt;br /&gt;berikan aku marah,  kujadikan ia puisi &lt;br /&gt;berikan aku perang, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku senyum, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku rindu, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku cinta, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku cemburu, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;berikan aku perempuan, kujadikan ia istri&lt;br /&gt;berikan aku pelangi, kujadikan ia puisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, &lt;br /&gt;jangan tunda lagi permintaanku ini&lt;br /&gt;karena usiaku sudah kadaluwarsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 24 September 2006 – Jakarta, 25 April 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Versi asli puisi ini dibacakan di acara pernikahan Anita Louise &lt;br /&gt;– Anindya Barata pada Minggu, 25 April 2010 &lt;br /&gt;di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8126735109172498258?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8126735109172498258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8126735109172498258' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8126735109172498258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8126735109172498258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/04/doa-malu-malu-yang-setengah-memaksa-di.html' title='Doa Malu-malu yang Setengah Memaksa, Di Usia yang Sudah Kadaluwarsa'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-4559263705909080085</id><published>2010-04-19T22:54:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T22:56:28.427-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Senja di Gereja Tua</title><content type='html'>&lt;strong&gt;SENJA DI  GEREJA TUA&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aku tak hendak  mengganggu ketenangannya. Maklum, sebagaimana orang tua yang senang duduk di kursi goyangnya merasakan semilir angin, ia butuh ketenangan. Tetapi entah kenapa, setiap kali  aku lewat di depannya, ia selalu tersenyum dan bergoyang-goyang, seolah memanggilku untuk singgah. “Teng!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga pada suatu waktu, aku berhenti sejenak dan bertanya padanya, “Apakah kau memanggilku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia hanya menjawab dengan bunyinya yang khas. “Teng!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan akupun bertanya lebih jauh. “Apakah Maria ada di dalam?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengangguk-angguk senang.  Aku tersenyum padanya, lalu duduk di teras depan, dan melempar pandangan ke dalam.   Orang-orang terus  berdatangan. Ada khotbah dari pastor tua tentang kebangkitan Yesus. Dan lagu-lagu rohani dinyanyikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ah, tiba-tiba ingatanku melayang jauh ke beberapa tahun yang silam, saat pertama aku masuk ke dalam gereja itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja beringsut perlahan-lahan digeser  malam. Aku melangkah menuju pintu gerbang. “Kau tidak masuk ke dalam?” katanya bertanya padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak perlu.  Sampaikan salamku pada Maria. Katakan padanya, bahwa Aku selalu mencintainya!” kataku pendek pada lonceng gereja tua itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan - Jakarta, 18 - 20 April 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-4559263705909080085?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/4559263705909080085/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=4559263705909080085' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4559263705909080085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4559263705909080085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/04/senja-di-gereja-tua.html' title='Senja di Gereja Tua'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-5297585589983511434</id><published>2010-03-30T21:58:00.000-07:00</published><updated>2010-03-30T22:00:57.578-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Dongeng Tentang Lelaki Yang Mencintai Payung Warna Hitam</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DONGENG TENTANG LELAKI &lt;br /&gt;YANG MENCINTAI PAYUNG WARNA HITAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Setiap sore, ketika langit sudah tampak mendung, ibu akan berkata pada anak kecil itu. “Bawa payung ini  dan segera jemput bapakmu di depan pasar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kecil itu pun berlari-lari menuju pasar dan menyeberangi jalan, berlomba dengan rintik hujan yang mulai turun.  Ia akan menunggu untuk bebrapa saat, sambil memandangi sekeliling warung tempat ia menunggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ketika bus kota  tiba, anak itu akan menatap satu per satu siapa yang turun.  Jika ada  sosok bapaknya, maka ia akan berteriak,”Pak, bapak, di sini, di sini payungnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, anak kecil itu mengatakan ‘di sini payungnya’, bukan tentang dirinya. Ia lebih mementingkan payungnya daripada dirinya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu,  ia pun akan berpayungan dengan bapaknya kembali ke rumah, dibawah siraman hujan menjelang senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Suatu hari, ibunya berkata,”Sedia payung sebelum hujan! Jadi kamu akan selalu siap jika hujan turun suatu waktu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kecil itu hanya mengangguk-angguk saja.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Hingga suatu hari, setelah agak dewasa,  ibunya memberinya dua payung hitam. Yang satu panjang, sepanjang tongkat. Yang satu lagi pendek dan bisa dilipat. “Payung ini adalah payung sakti, warisan dari kakekmu. Ia mendapatkannya juga dari bapaknya. Ibu wariskan dua payung ini padamu. Jaga dua payung hitam ini dengan baik, kamu akan mengerti pada waktunya.  Dan kamu  nanti harus wariskan payung-payung ini pada anakmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, ibunya tidak memberikan warisan uang yang banyak. Demikian pula bapaknya. Ia  hanya mewariskan setumpuk buku dan ribuan prangko. Anak itu   mewarisi kecintaan pada payung dan buku, sementara kakak dan adiknya mencintai buku dan prangko. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Setelah dewasa, lelaki itu selalu membawa payung kemanapun ia pergi. Ia selalu punya payung lebih dari satu. Setiap kali ia punya uang, dan bingung mau membeli apa,  pilihannya pasti selalu membeli payung. Padahal di rumah, sudah ada banyak payung. Yang hitam, yang merah, yang jingga, yang biru, yang hijau, yang berwarna-warni.  Di setiap sudut ruangan, dari ruang tamu di  depan sampai kamar kecil di belakang, pasti ada payungnya. Tidak ada  ruangan yang tidak ada payung. Ia sendiri tidak pernah menghitung berapa banyak payung yang ia punya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Ia sekolah membawa payung. Ia kuliah membawa payung. Ia bekerja membawa payung. Ia berkencan membawa payung. Ia bercinta pun dengan payung disebelahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta pertamanya memang pada payung, bukan pada perempuan yang dikencani. Ia lebih sering mengelus payungnya, daripada perempuan yang jalan bersamanya.  Karena itu perempuan-perempuan yang dikencani selalu merasa dinomordukan, kalah sama payung yang dibawa lelaki itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt; Payung selalu ada di dalam tasnya. Jika ia tidak membawa tas, maka yang dibawa pastilah payung  itu. Dan ia tidak pernah kehilangan payungnya barang sekali pun. Yang lain boleh hilang, asalkan jangan payung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/ &lt;br /&gt;Suatu malam, ia bermimpi bertemu seorang tua dengan jenggot putih yang panjang, seperti seorang rahib. “Lihatlah dua payung hitammu warisan dari ibu. Jangan lupakan payung –payung itu. Yang panjang untuk bertempur, yang pendek untuk melindungi dirimu sendiri. Jadilah ksatria yang selalu membela keadilan dan kebenaran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya, lelaki itu mencoba mengingat-ingat mimpinya. Apakah payung-payung itu juga berfungsi sebagai senjata? Demikian pikirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sejak itu, ia selalu membawa dua payung warna hitam. Ketika ia memegang payung panjang, ia merasa dirinya adalah ksatria abad pertengahan yang membawa tongkat panjang sembari berkuda. Jika ia memegang payung pendek, ia merasa dirinya adalah ksatria dari Singasari yang selalu membawa keris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan payung hitamnya, ia menjelajahi dunia, berpindah-pindah ruang dan waktu.   Kembali ke masa silam, loncat ke masa depan.   Menegakkan keadilan dan kebenaran, membasmi kejahatan dan angkara murka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun masyhur dengan gelar  Ksatria Payung Hitam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8/&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;To be continued&lt;/em&gt;) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 31 Maret 2010 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;br /&gt;http://www.theurhekaproject.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-5297585589983511434?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/5297585589983511434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=5297585589983511434' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5297585589983511434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5297585589983511434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/03/dongeng-tentang-lelaki-yang-mencintai.html' title='Dongeng Tentang Lelaki Yang Mencintai Payung Warna Hitam'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-1097748346499354540</id><published>2010-03-29T01:06:00.000-07:00</published><updated>2010-03-29T01:09:14.085-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Pulang</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PULANG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: Dadang Rachmat Pudja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu  pagi pun tiba,&lt;br /&gt;burung-burung bernyanyi di luar jendela kamar, &lt;br /&gt;sinar mentari menembus tirai.&lt;br /&gt;Pagi yang hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memelukmu erat-erat&lt;br /&gt; seakan tidak ada waktu lagi untuk bertemu.&lt;br /&gt;“Papa pergi ke kantor sebentar ya, &lt;br /&gt;ada urusan yang harus diselesaikan,”&lt;br /&gt;katamu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu tidak menjawab, &lt;br /&gt; matanya hanya terpejam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kata-kata yang terucap,&lt;br /&gt;tidak ada pesan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berlalu dengan tenang &lt;br /&gt;saat kau  merebahkan dirinya di pembaringan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua telah siap untuk pulang&lt;br /&gt;karena ia pun telah memintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum  matahari meninggi&lt;br /&gt;kau telah  kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau menatapnya sesaat&lt;br /&gt;lalu berjalan ke ruang perawatan bertemu dengan para perawat.&lt;br /&gt;Ketika kau berjalan menuju lantai bawah, &lt;br /&gt;handphonemu bergetar.&lt;br /&gt;Air matamu jatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua telah selesai,&lt;br /&gt;semua telah berakhir.&lt;br /&gt;Perjalanan dua setengah tahun yang panjang&lt;br /&gt;dari rumah sakit satu  ke rumah sakit yang lain,&lt;br /&gt;dari satu penyembuh ke penyembuh berikutnya. &lt;br /&gt;Berjuang melawan kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kau membawanya pulang ke rumah, &lt;br /&gt;karena ia memang  telah meminta untuk pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jakarta, 5 – 29  Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Mengenang Irma Rachmawati (6 Juni 1970 – 10 Agustus 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-1097748346499354540?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/1097748346499354540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=1097748346499354540' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1097748346499354540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1097748346499354540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/03/pulang.html' title='Pulang'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6093340733119834828</id><published>2010-03-25T18:53:00.000-07:00</published><updated>2010-03-25T18:57:35.645-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Mendengarkan Old And Wise, Maaf...</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MENDENGARKAN OLD AND WISE, MAAF...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“...&lt;em&gt;And someday in the mist of time&lt;br /&gt;When they asked me if I knew you&lt;br /&gt;I’d smile  and say you were a friend of mine&lt;br /&gt;And the sadness would be lifted from my eyes&lt;br /&gt;Oh when I’m old and wise...&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap mimpi pasti akan berakhir. Dan ketika mimpi cepat  itu pecah, aku menemukan diriku  terjatuh. Aku tidak tahu,  apakah mimpi itu berakhir  lebih dahulu kemudian aku terjatuh. Ataukah aku  terjatuh lebih dahulu kemudian mimpi itu  berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berawal ketika aku salah membaca pikiranmu. Aku salah menangkap maksudmu. Akhirnya, aku pun salah ketika harus berbicara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kesalahanku disiram kemarahanmu, menyalakan api kemarahan didalam diriku juga.  Tiba-tiba aku kehilangan  kendali  diriku. Kemarahan  ini membuatku  sangat lelah, aku kehilangan energi sendiri. Aku kehilanganmu di saat aku merasa begitu dekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu luka itu tidak akan hilang begitu saja. “Times heal,” tulismu singkat.  Mungkin waktu akan menyembuhkan,  tetapi tidak akan melupakan.  Luka itu, sakit hati itu,  akan menetap perlahan-lahan  di bagian tubuhmu. Entah dimana. Mungkin di bagian tubuh  yang lemah, yang sangat merasakan  perih  akibat kata-kataku. “Maaf...,” kataku  berbisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku  pun tidak akan  pernah bisa lepas dari rasa bersalah ini. Rasa bersalah ini juga  akan  menetap di bagian tubuhku yang lemah, di bagian tubuh  yang seharusnya memikul tanggung jawab itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Semua yang terjadi karena pikiran, perkatan dan perbuatan kita, akan terbawa menembus pintu-pintu perjalanan jiwa.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah berbicara pada angin untuk tidak melukai hatimu. Tetapi aku tidak tahu apakah angin mendengarkanku. Aku pun telah berbicara pada waktu. Tetapi detik jam terus melaju, hari berlalu,  meninggalkan aku duduk termangu. “Maaf...,” kataku berbisik lewat jarum jam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“...&lt;em&gt;And someday in the mist of time&lt;br /&gt;When they ask you if you knew me&lt;br /&gt;Remember that you were a friend of mine&lt;br /&gt;As the final  curtain  falls before my eyes&lt;br /&gt;Oh when I’m old and wise&lt;br /&gt;As far as my eyes can see...&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan – Jakarta, 26 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Petikan lirik &lt;em&gt;Old and Wise&lt;/em&gt; dari The Alan Parsons Project&lt;br /&gt; dalam album &lt;em&gt;Eye in The Sky&lt;/em&gt;, 1981.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6093340733119834828?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6093340733119834828/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6093340733119834828' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6093340733119834828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6093340733119834828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/03/mendengarkan-old-and-wise-maaf.html' title='Mendengarkan Old And Wise, Maaf...'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3548070772906660346</id><published>2010-03-04T20:14:00.000-08:00</published><updated>2010-03-04T20:18:24.544-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Bayangan yang Mengendap-endap  Mengintip Kesempatan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;BAYANGAN YANG MENGENDAP-ENDAP&lt;br /&gt; MENGINTIP KESEMPATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: Riana Sudarma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;Caesar terhuyung-huyung. &lt;br /&gt;Tubuhnya bermandikan  darah.&lt;br /&gt; Ia duduk terjatuh. &lt;br /&gt;Sesosok bayangan mendekatinya. &lt;br /&gt;Caesar menatapnya.&lt;br /&gt; “Kau juga, Brutus?” tanya Caesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangan itu tidak menjawab, tetapi menghunjankam belatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 15 Maret 44 SM.&lt;br /&gt; Julius Caesar menghadiri sidang Senat di Roma. &lt;br /&gt;Caesar dihabisi komplotan yang dipimpin &lt;br /&gt;Marcus Junius Brutus, orang kepercayaannya.&lt;br /&gt;Ia tewas dibawah patung lawan politiknya, Pompeius&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Pengkhianatan? &lt;br /&gt;Pengkhianatan seperti  sebuah bayangan &lt;br /&gt;yang selalu mengikuti diri kita. &lt;br /&gt;Ia tidak akan berdiri jauh,&lt;br /&gt;tidak akan pernah, &lt;br /&gt;karena pengkhianatan tidak akan datang dari orang jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ia mungkin saja berdiri dekat dengan kita, &lt;br /&gt;sangat dekat&lt;br /&gt;tetapi kita tidak menyadarinya.&lt;br /&gt;Seperti saat  kita berdiri di tempat teduh, &lt;br /&gt;dan bayangan pun menghilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Pengkhianatan?&lt;br /&gt;Pengkhianatan adalah  bayangan yang mengendap-endap&lt;br /&gt; mengintip kesempatan di dalam kesempitan.&lt;br /&gt;Ia berjalan bersama kita &lt;br /&gt;dalam diam sembari membisu seribu bahasa.&lt;br /&gt;Ia bisa  makan malam bersama kita, &lt;br /&gt;tertawa sepanjang malam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin ia sembunyi di bawah selimut, &lt;br /&gt;tidur bersama kita.&lt;br /&gt;Mungkin sekali kita mengenal bibirnya, &lt;br /&gt;permainan lidahnya&lt;br /&gt;dan lekuk-lekuk tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Tetapi darimana pengkhianatan dimulai?&lt;br /&gt;Apakah ketika pikiran ini  terbelah&lt;br /&gt;dan melihat kesempatan itu terbuka?&lt;br /&gt;Atau ketika kesempatan itu terbuka&lt;br /&gt;dan pikiran menjadi terbelah?&lt;br /&gt;Ataukah karena lidah yang tidak bertulang ini bercabang?&lt;br /&gt;Entahlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Lalu ketika bayangan bersembunyi dalam keteduhan, &lt;br /&gt;ketika kita tidak berpikir bahwa ia akan melakukannya,&lt;br /&gt;tiba-tiba saja ia akan menghunjamkan &lt;br /&gt;sebilah belatinya di dalam kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ugh!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tidak ada darah yang menetes, &lt;br /&gt;tetapi luka itu akan terus  terbawa menembus &lt;br /&gt;pintu-pintu kelahiran dan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;Pengkhianatan tidak pernah datang dari orang jauh, &lt;br /&gt;ia akan datang dari orang dekat,&lt;br /&gt;sangat dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ia ada di dalam diri kita sendiri,&lt;br /&gt;mungkin ia adalah kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kau mengkhianati pikiranmu sendiri,&lt;br /&gt; hati nuranimu sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf,&lt;br /&gt;aku hanya bertanya saja padamu, &lt;br /&gt;karena kebetulan aku  sedang bercermin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;Pengkhianatan bisa datang dari mana saja,&lt;br /&gt;tetapi ia tidak akan datang dari orang  jauh, &lt;br /&gt;ia datang dari orang dekat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;Hati-hati dengan orang terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 18 Februari – 5 Maret  2010 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3548070772906660346?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3548070772906660346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3548070772906660346' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3548070772906660346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3548070772906660346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/03/bayangan-yang-mengendap-endap-mengintip.html' title='Bayangan yang Mengendap-endap  Mengintip Kesempatan'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-9068769201599763988</id><published>2010-03-03T20:12:00.000-08:00</published><updated>2010-03-03T20:15:19.451-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Perempuan yang Berjalan Dalam Letih</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PEREMPUAN  YANG BERJALAN DALAM LETIH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Let’s talk about me for a minute&lt;br /&gt;Well how do you think&lt;br /&gt;I feel  about what’s  been going on...&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Seberapa jauh kau sudah berjalan memanggul keletihan itu?&lt;br /&gt;Seberapa jauh kau melangkah meninggalkan  luka dan sepi &lt;br /&gt;yang pernah kulihat di  matamu, &lt;br /&gt;dan menetap di dalam hatimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau memutuskan  tidak perlu lagi mencari,&lt;br /&gt;menolak maupun membenci, &lt;br /&gt;karena kau merasa letih. &lt;br /&gt;Kau mencoba belajar untuk menerima&lt;br /&gt;karena dengan menerima kau merasa lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Lalu tiba-tiba kau berpikir tentang kematian. &lt;br /&gt;Kematian?&lt;br /&gt; Ah, ada banyak arti kematian yang dijual di toko-toko buku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian adalah situasi batas terakhir, &lt;br /&gt;kata Karl  Jaspers, &lt;br /&gt;dan tak ada orang yang pergi ke sana lalu kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Banyak orang yang  melihat kematian sebagai jalan keluar&lt;br /&gt;dari semua persoalannya. &lt;br /&gt;Mereka berpikir jika mereka  mati, maka persoalan akan selesai.&lt;br /&gt;Tidak, kematian tidak menyelesaikan persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian  terjadi hanya pada tubuh, &lt;br /&gt;tidak pada jiwa.&lt;br /&gt;Ketika tubuh mati, jiwa melanjutkan perjalanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Hmm..., maaf, aku percaya pada kehidupan yang berulang kali,&lt;br /&gt;bukan pada satu kali kehidupan.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang dilahirkan,&lt;br /&gt;maka yang sudah dipastikan  adalah sertifikat  kematiannya.&lt;br /&gt;Pada hari apa, jam berapa dan dengan cara apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Let’s talk about you and your problems&lt;br /&gt;All that I seems  to do is spend the night&lt;br /&gt;Just talking ‘bout you and your problems&lt;br /&gt;No matter what I say I can’t get it right...&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;Mengapa tiba-tiba kau berpikir ingin mati?&lt;br /&gt;Apakah kau hanya akan duduk berpangku tangan saja&lt;br /&gt; menunggu kematian itu datang?&lt;br /&gt;Aku yakin kau  tidak seperti itu.&lt;br /&gt;Ada yang bisa kau kerjakan dengan jarum-jarum di tanganmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diri kita  seperti ini adalah akibat dari masa (kehidupan) lalu kita, &lt;br /&gt;dan apa yang kita lakukan sekarang, &lt;br /&gt;akan menentukan seperti apa kita di masa (kehidupan) yang akan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;Lalu tiba-tiba kau berbisik,&lt;br /&gt;“Aku berharap bisa memutus rantai kehidupan dan kematian ini!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samsara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Samsara!’&lt;br /&gt;bisikmu dibawah sinar mentari pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dimana  rantai kehidupan dan kematian terputus&lt;br /&gt;mencapai tahapan  arahat &lt;br /&gt;yang tidak lagi harus hidup dalam wujud apapun &lt;br /&gt;dalam tingkatan  alam manapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau mengenali perasaan itu dan mencoba mengendalikannya &lt;br /&gt;tanpa  meneruskan  menjadi keinginan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat itu, &lt;br /&gt;kematian tidak lagi menjadi persoalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran bukanlah awal, kematian bukanlah akhir,&lt;br /&gt;kata Chuang Tzu jauh sebelum masehi. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;8/&lt;br /&gt;Kutemukan kau saat sedang duduk di atas bunga teratai&lt;br /&gt;dan kau masih akan duduk terus untuk waktu yang lama.&lt;br /&gt;Tak peduli apakah orang akan ingat padamu atau tidak,&lt;br /&gt;tak peduli apakah kau diinginkan atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan duduk, &lt;br /&gt;kita adalah bagian dari alam semesta ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9/&lt;br /&gt;Atau ketika kita sujud, &lt;br /&gt;saat dahi menyentuh lantai, &lt;br /&gt;maka kita hanyalah setitik debu saja di hadapan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10/&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Talk about me for a minute&lt;br /&gt;I’m the one who’s  losing&lt;br /&gt;Talk about me, for a minute&lt;br /&gt;I’m the one who’s always losing out...&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 18 Februari – 4 Maret  2010 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Petikan dari lirik lagu &lt;em&gt;Let’s Talk About Me&lt;/em&gt;, milik &lt;br /&gt;The Alan Parsons Project dalam album Vulture Culture, 1985.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-9068769201599763988?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/9068769201599763988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=9068769201599763988' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/9068769201599763988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/9068769201599763988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/03/perempuan-yang-berjalan-dalam-letih.html' title='Perempuan yang Berjalan Dalam Letih'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-9081588578830469750</id><published>2010-03-02T18:17:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T18:19:12.928-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Aku Melihat Luka dan Sepi di Hatimu</title><content type='html'>AKU MELIHAT LUKA DAN SEPI DI HATIMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: FN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau kirimkan email padaku dan kubaca permintaanmu.&lt;br /&gt;tetapi apa yang bisa kutulis tentangmu, &lt;br /&gt;kecuali apa yang kulihat dan kuingat? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tahu banyak tentangmu, &lt;br /&gt;aku tak kenal siapa kau&lt;br /&gt;dan kita tak pernah dekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih ingat titik di antara dua alis matamu &lt;br /&gt;dan rambut berwarna kekuningan saat pertama bertemu &lt;br /&gt;serta seorang anak yang selalu kau pangku&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kau selalu datang dan hadir membawa keceriaan &lt;br /&gt;mengingatkanku pada iklan sebuah minuman ringan untuk berbagi ceria &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara dan tawamu menjangkau sudut-sudut ruangan &lt;br /&gt;tempat di mana kita berkumpul, &lt;br /&gt;dan kau bertanya,&lt;br /&gt;“Ngapain lo ngelihatin gue terus?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha...:-)&lt;br /&gt;Karena kau lebih banyak mengunyah dan bicara daripada bekerjanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, &lt;br /&gt;aku menangkap kesan bahwa kau selalu ingin diingat&lt;br /&gt;seolah khawatir bahwa orang-orang akan melupakanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga malam itu saat kau baru datang&lt;br /&gt;tiba-tiba mata kita bertemu pandang&lt;br /&gt;mataku dan matamu sempat saling menatap&lt;br /&gt;dan aku percaya bahwa mata adalah jendela hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah sesuatu yang ingin kau katakan padaku?&lt;br /&gt;Atau sesuatu yang ingin kau ceritakan?&lt;br /&gt;Aku melihat luka dan sepi di hatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin aku salah, &lt;br /&gt;maafkan, &lt;br /&gt;karena aku hanya menulis berdasarkan apa yang kulihat,&lt;br /&gt;apa yang kuingat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 10 - 12 Januari 2007 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-9081588578830469750?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/9081588578830469750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=9081588578830469750' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/9081588578830469750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/9081588578830469750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/03/aku-melihat-luka-dan-sepi-di-hatimu.html' title='Aku Melihat Luka dan Sepi di Hatimu'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-5323635611472593731</id><published>2010-02-15T20:06:00.000-08:00</published><updated>2010-02-15T20:08:51.619-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Perempuan yang Tidak Ada Di Dalam Mimpi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PEREMPUAN YANG TIDAK ADA DI DALAM MIMPI &lt;br /&gt;(2)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan baru saja usai &lt;br /&gt;udara malam masih terasa dingin menggigit&lt;br /&gt;dan rembulan malu-malu memilih diselimuti awan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening dan Sunyi melangkah bersama&lt;br /&gt; di jalanan yang basah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang sebenarnya kau tunggu?” &lt;br /&gt;kata Hening bertanya pada Sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku menunggu perempuan yang tidak ada di dalam mimpiku,”&lt;br /&gt;jawab Sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh... Tolong jelaskan seperti apa perempuan itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku juga tidak tahu seperti apa. &lt;br /&gt;Tidak ada namanya. &lt;br /&gt;Tidak ada wajahnya. &lt;br /&gt;Tidak ada alamatnya. &lt;br /&gt;Tidak ada nomor teleponnya. &lt;br /&gt;Tidak ada emailnya.&lt;br /&gt;Dan tidak punya akun di  facebook.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, mungkin  kau hanya bermimpi saja tentang perempuan &lt;br /&gt;yang tidak ada di dalam mimpimu. &lt;br /&gt;Tetapi bukankah  setidaknya ada gambaran seperti apa rupanya, &lt;br /&gt;sehingga ketika ia muncul kau tahu dialah yang kau tunggu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm...entahlah. &lt;br /&gt;Mungkin ia akan muncul  seperti sambaran petir.&lt;br /&gt;Begitu cepat dan mengejutkan.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu keheningan sesaat menyergap&lt;br /&gt;hanya ada desah nafas&lt;br /&gt;detak jantung&lt;br /&gt;dan denyut nadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Kau sendiri menunggu apa?”&lt;br /&gt;balik Sunyi yang bertanya pada Hening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku? &lt;br /&gt;Aku sedang  menunggu pemimpi tolol yang sedang bermimpi &lt;br /&gt;tentang perempuan yang tidak ada di  dalam mimpinya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara dentang lonceng gereja di kejauhan&lt;br /&gt;pukul 03.00 dinihari&lt;br /&gt;dan sebuah pesan masuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 9 – 16  Februari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-5323635611472593731?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/5323635611472593731/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=5323635611472593731' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5323635611472593731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5323635611472593731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/02/perempuan-yang-tidak-ada-di-dalam-mimpi.html' title='Perempuan yang Tidak Ada Di Dalam Mimpi'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8138020990281532686</id><published>2010-01-26T22:04:00.000-08:00</published><updated>2010-02-15T20:06:22.583-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Krishna, Sang Duta</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KRISHNA, SANG DUTA&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: Lucy Ambarini Irawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Tiga puluh enam tahun setelah perang besar usai, &lt;br /&gt;Krishna tak pernah lupa dengan kutukan Gandhari &lt;br /&gt;yang diucapkan dengan penuh kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau biarkan perang ini terjadi,&lt;br /&gt;sehingga  seratus anak kandungku mati.&lt;br /&gt;Tiga puluh enam tahun sejak hari ini,&lt;br /&gt;bangsamu akan musnah dari muka bumi!“ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krishna tersenyum dan menjawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Apakah perang besar itu bisa dicegah? &lt;br /&gt;Apakah perang  besar itu bisa dihindarkan?&lt;br /&gt; Apakah yang dilakukannya, tiga puluh enam tahun yang lalu, benar? &lt;br /&gt; Tidakkah ia bersalah, justru mendorong perang itu terjadi? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah benar ia memihak Pandawa, dan memusuhi Kurawa? &lt;br /&gt;Tidakkah  sebenarnya ia memihak kebaikan dan kebenaran, &lt;br /&gt;dan membasmi kejahatan dan angkara murka?   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak pertanyaan beredar di kepalanya, &lt;br /&gt;sama banyaknya dengan orang yang bertanya padanya. &lt;br /&gt;Kenapa perang itu harus terjadi? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krishna, &lt;br /&gt;titisan Wishnu yang selalu turun ke bumi untuk membasmi kejahatan, &lt;br /&gt;sadar  banyak pertanyaan dan penyesalan diarahkan pada dirinya.&lt;br /&gt; Tetapi ia juga manusia yang harus memilih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Krishna tersenyum dan menjawab Gandhari. &lt;br /&gt;”Sebelum kau mengatakannya, &lt;br /&gt;aku sudah tahu apa yang akan terjadi padaku dan bangsaku, &lt;br /&gt;tiga puluh enam tahun sejak sekarang. &lt;br /&gt;Aku tahu dengan cara apa  aku akan pergi meninggalkan dunia ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Dan tiga puluh enam tahun kemudian,&lt;br /&gt; terjadilah seperti yang sudah diramalkan. &lt;br /&gt;Semua diawali dengan canda diantara sesama untuk menguji  tiga orang resi.  &lt;br /&gt;Namun tak ada canda dengan para resi. &lt;br /&gt;Semua terlihat sebagaimana adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bencana itu pun akhirnya datang. &lt;br /&gt;Langit menjadi gelap.&lt;br /&gt;Angin datang menderu-deru. &lt;br /&gt; Hujan turun berhari-hari.&lt;br /&gt;Menaikkan permukaan air laut&lt;br /&gt;dan menenggelamkan negerinya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;Krishna tersenyum,&lt;br /&gt; ia tahu bahwa waktunya untuk pulang ke Kahyangan telah tiba.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di antara semak-semak dekat tepi sungai,&lt;br /&gt; ia duduk beristirahat dan kemudian melakukan yoga raja. &lt;br /&gt;Merenung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;"Telah kulakukan apa yang seharusnya dilakukan seorang duta.&lt;br /&gt;Aku datang ke Hastina menawarkan perundingan,&lt;br /&gt;tetapi yang kutemukan hanyalah jebakan untuk menangkapku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan telah kuberikan kesempatan yang adil pada kedua belah pihak&lt;br /&gt; untuk memilih bantuan dariku,&lt;br /&gt;karena kedua belah pihak adalah saudaraku semua. &lt;br /&gt;Duryudhana yang pertama memilih,&lt;br /&gt;dia memilih  bala tentaraku.&lt;br /&gt; Berikutnya Arjuna yang memilih,&lt;br /&gt;tentu saja ia memilihku sebagai penasihatnya.&lt;br /&gt;Karena pilihannya hanya ada dua, &lt;br /&gt;aku atau bala tentaraku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tahu akan ada banyak yang menyesali pilihanku&lt;br /&gt;dan peran yang kumainkan.&lt;br /&gt;Tidak apa, karena mungkin  mereka tidak menyadarinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krishna tersenyum mengingat apa yang dikatakannya pada Gandhari&lt;br /&gt;setelah perang&lt;br /&gt;tiga puluh enam tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;Seorang pemburu melihat sesuatu yang tersembul dari semak ilalang,  &lt;br /&gt;dan membidiknya. &lt;br /&gt;Anak panah meluncur deras &lt;br /&gt;dan menancap tepat di tengah benda itu. &lt;br /&gt;Pemburu itu menghampiri buruannya&lt;br /&gt; dan  terkejut melihat apa  yang dipanahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hewan buruan, tetapi kaki Sang Krishna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maafkan saya, paduka, &lt;br /&gt;saya kira kaki paduka  hewan buruan hamba…”&lt;br /&gt;kata Jara, si pemburu dengan terbata-bata, &lt;br /&gt;sembari memegang kaki Krishna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krishna tersenyum tipis. &lt;br /&gt;“Tidak apa. &lt;br /&gt;Kau telah membuka jalan  kepulanganku menuju Kahyangan. &lt;br /&gt;Terima kasih,” &lt;br /&gt;jawab Krishna dengan lemah, hampir tanpa suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 30 Juli 2009 - 27 Januari 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8138020990281532686?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8138020990281532686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8138020990281532686' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8138020990281532686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8138020990281532686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2010/01/krishna-sang-duta.html' title='Krishna, Sang Duta'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8069603728350735896</id><published>2009-12-30T21:07:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T21:09:41.532-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Pintu</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PINTU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kau ingat pintu terakhir yang kau lewati? Dimana letaknya dan seperti apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu adalah sejenis daun  yang selalu ada dimana-mana, biasanya menempel pada dinding. Di rumahku ada pintu, di rumahmu juga pasti ada pintu. Di setiap rumah, pasti ada pintu. Mulai dari pintu pagar, pintu rumah, pintu kamar, pintu dapur, pintu gudang sampai ke pintu kamar kecil, yang tidak selalu kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak ada, bagaimana kita mau masuk dan keluar? Pendek kata, kita harus sering melewati pintu untuk berpindah tempat dan ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu menjadi pembatas antara dunia  sebelah sini dengan dunia  sebelah sana, dunia luar dan dunia dalam. Ketika aku membuka pintu dan melewatinya, aku berpindah dari luar ke dalam, atau dari dalam ke luar. Ketika pintu terbuka, aku menyambut  masa depan  dan meninggalkan masa silam. Tidak masalah apakah aku dari luar mau masuk ke dalam, atau dari dalam mau ke luar. Masa depan ada di depanku, masa silam ada di belakangku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu adalah titik temu luar dan dalam, masa silam dan masa depan. Berpindah waktu? Dengan memasuki masa depan, berarti juga bisa kembali ke masa silam. Tinggal mencari dimana letak pintunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apa kau tahu pintu berikut yang akan kau lalui? Dimana letaknya dan seperti apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 26 Juni – 10 Juli  2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8069603728350735896?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8069603728350735896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8069603728350735896' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8069603728350735896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8069603728350735896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/12/pintu.html' title='Pintu'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6990422670107587897</id><published>2009-12-28T16:50:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T00:38:43.939-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Destarastra</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DESTARASTRA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena kau buta maka kau tidak bisa melihat&lt;br /&gt;Tetapi karena kau tak mau melihat dirimu sendiri &lt;br /&gt;maka kau benar-benar buta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kebutaan itu &lt;br /&gt;membuatmu hanya mau mendengar suara anakmu saja,&lt;br /&gt;tidak mendengarkan suara lain yang jernih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 29 – 31 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6990422670107587897?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6990422670107587897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6990422670107587897' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6990422670107587897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6990422670107587897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/12/destarastra.html' title='Destarastra'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7214888298837966092</id><published>2009-12-16T20:28:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T00:04:54.437-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Aku yang Disalibkan Sepanjang Abad-abad</title><content type='html'>&lt;strong&gt;AKU YANG DISALIBKAN SEPANJANG ABAD-ABAD&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berabad-abad Aku dibiarkan sendiri&lt;br /&gt;mungkin di sudut-sudut ruangan&lt;br /&gt;yang sepi dan dingin&lt;br /&gt;atau di sebuah ruangan besar &lt;br /&gt;yang ramai dan hangat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa peduli pada-Ku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pidato-pidato khotbah yang membosankan&lt;br /&gt;Diceritakan kembali,&lt;br /&gt;- berulang-ulang &lt;br /&gt;mungkin Paskah, mungkin Natal&lt;br /&gt;Dan lagu-lagu puja-puji dinyanyikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ketika lonceng gereja berdentang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(((Teng…!)))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang masih ingat dengan-Ku,&lt;br /&gt;- yang telah disalibkan sepanjang abad &lt;br /&gt;dalam ketelanjangan&lt;br /&gt;menebus dosa-dosa kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang selalu dibiarkan sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 22 November 1993 – Jakarta, 17 Desember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Pernah diterbitkan dalam antologi puisi &lt;em&gt;Meditasi Sepanjang Zaman di Borobudur&lt;/em&gt;, 2005.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7214888298837966092?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7214888298837966092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7214888298837966092' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7214888298837966092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7214888298837966092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/12/aku-yang-disalibkan-sepanjang-abad-abad.html' title='Aku yang Disalibkan Sepanjang Abad-abad'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2429580593698914841</id><published>2009-12-09T21:54:00.000-08:00</published><updated>2009-12-09T21:56:32.739-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Alpha et Omega Heri et Hodie</title><content type='html'>&lt;strong&gt;ALPHA ET OMEGA HERI ET HODIE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;di dalam bahagia dan gembira &lt;br /&gt;suka dan tawa &lt;br /&gt;kaya dan sejahtera &lt;br /&gt;Tuhan serasa hadir di sana &lt;br /&gt;walau orang-orang itu sering lupa dan tidak mengingat-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;di dalam bencana dan musibah &lt;br /&gt;duka dan tangis &lt;br /&gt;miskin dan menderita &lt;br /&gt;Tuhan seakan absen di sana &lt;br /&gt;walau orangorang itu selalu berdoa dan mengingat-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Tuhan, maaf&lt;br /&gt;aku hanya punya kritik &lt;br /&gt;dan tidak punya puja atau puji untuk-Mu&lt;br /&gt;tetapi dalam kritikku  tetap ada cinta&lt;br /&gt; selalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan - Jakarta, 10 - 20 April 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Meminjam judul puisinya Dami N. Toda &lt;br /&gt;dalam antologi puisinya &lt;em&gt;Buru Abadi&lt;/em&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2429580593698914841?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2429580593698914841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2429580593698914841' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2429580593698914841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2429580593698914841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/12/alpha-et-omega-heri-et-hodie.html' title='Alpha et Omega Heri et Hodie'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-4680708836121812378</id><published>2009-11-11T22:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-11T22:05:28.606-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Skenario Menghitung Mundur...</title><content type='html'>SKENARIO MENGHITUNG MUNDUR…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama dan wajahnya setiap hari menghiasi halaman muka  suratkabar. &lt;br /&gt;Tak ketinggalan pula  setiap jam selalu muncul  dalam breaking news stasiun teve berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu  duduk sendiri di ruang kerjanya. Tumpukan koran dan majalah memenuhi meja kerjanya. Ia sudah malas membacanya, karena semua isinya sama. Tuntutan  mundur untuknya. Huh! “Apa mundur memang budaya kita? Sewaktu sekolah dulu,  rasanya tidak ada pelajaran tentang budaya mundur. Ataukah ketika itu aku sedang tidak masuk sekolah?” pikirnya mengingat-ingat masa sekolah dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar, lalu lintas di sekitar kantornya tidak pernah sepi. Selalu ramai, selalu macet. Demikian pula dengan otaknya. Terus mencari jalan keluar  dari kebuntuan.  “Apakah kalau aku mundur dari jabatan  lalu persoalan selesai? Lalu siapa yang akan melanjutkan tugas ini?  Tak ada alasan untuk mundur. Kenapa aku harus mundur?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukankah budaya kita mengagungkan kedudukan yang tinggi, harta yang banyak, tunggangan apa yang kita naiki, kesaktian apa yang kita miliki, dan wanita cantik sebagai pendamping? Mengapa sekarang aku harus mundur?”&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Awan gelap  menyelimuti langit Jakarta. Awan mendung yang menjambret pikiran dan  perasaan semua orang  di republik ini.  “Berapa banyak  pejabat kita yang pernah mundur dari jabatannya? Hatta? Ah, itu kan sudah lebih dari lima puluh tahun yang lalu. Tidak banyak yang ingat siapa dia. Hoegeng? Ah, dia cuma bikin susah generasi berikutnya dengan citra bersihnya seperti polisi tidur.  Soeharto? Dia kan mundur setelah ditinggalkan semua pendukungnya.“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teleponnya berdering terus-menerus. Telepon kantor dan  telepon genggam. Ia diam saja, tidak mengangkatnya dan  masih  berdiri di dekat jendela.  “Bagaimana aku bisa keluar dari situasi ini? Institusi tidak kehilangan muka, aku pun tidak malu. Hmm…aku harus menyiapkan kalimatnya, tetapi bagaimana ya yang enak…?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matanya menerawang jauh, melampaui batas cakrawala yang mulai benderang dengan nyala lampu-lampu di sekitar kantornya.   Ia ingat istrinya, anak-anak dan cucunya.  “Saya tidak akan mundur. Buat apa mundur? Apakah kalau saya mundur, lalu persoalan ini  selesai?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagus, pikirnya lagi. Bukankah  semua pejabat disini pertama-tama akan mengatakan demikian? Malu? Ah, rasanya tidak perlu malu. Apa ada kalimat lain sebagai alternatif? “Maaf, saya tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan itu. Maaf, saya tidak akan mundur!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagus juga. Apa ada yang lain lagi? .  “Saya tidak mundur, hanya tidak aktif untuk sementara waktu. Nanti saya akan kembali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh juga. Apa masih ada yang lain? Pikirannya terus bekerja. Seribuan kalimat berseliweran di kepalanya. Bintang-bintang bertebaran. Satu kalimat yang selalu diingatnya. “Semua sudah saya serahkan pada atasan saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah semua atasan bertanggung jawab akan kelakuan anak buahnya? Dan tidak ada atasan yang akan menyuruh bawahannya mundur. Atasan pasti sudah  memikirkan yang terbaik untuk bawahannya.  Ya, ini dia kalimat yang pas, pikirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepalanya pening, entah bintang entah kunang-kunang yang dilihatnya. Ia pun meneguk puyer tjap bintang toedjoeh nomor enam belas. Lalu ia mengulang-ulang lagi kalimat yang sudah diucapkan di dalam hati  tadi.  “Semua sudah saya serahkan pada atasan saya. Semua sudah saya serahkan pada atasan saya. Semua sudah saya serahkan pada atasan saya. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat sakti yang sudah menjadi mantra untuk semua pejabat, untuk semua birokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua sudah saya serahkan pada atasan saya.&lt;br /&gt;Semua sudah saya serahkan pada atasan saya.&lt;br /&gt;Semua sudah saya serahkan pada atasan saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantra yang harus diucapkan setiap saat, dimana pun  berada. Diucapkan ketika bangun tidur, menjelang tidur dan selagi tidur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua sudah saya serahkan pada atasan saya.&lt;br /&gt;Semua sudah saya serahkan pada atasan saya.&lt;br /&gt;Semua sudah saya serahkan pada atasan saya.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 8 – 12 November 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-4680708836121812378?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/4680708836121812378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=4680708836121812378' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4680708836121812378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4680708836121812378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/11/skenario-menghitung-mundur.html' title='Skenario Menghitung Mundur...'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-562306375054997426</id><published>2009-11-04T21:12:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T21:15:23.157-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Tai Chi (II) : Lingkaran Hitam Putih Reinkarnasi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;TAI CHI (II):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINGKARAN HITAM PUTIH REINKARNASI&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Tell you ‘bout a dream that I have every night&lt;br /&gt;Tell you ‘bout a dream that I have every night&lt;br /&gt;It ain’t kodachrome and it isn’t black and white...&lt;/em&gt; ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku melihat simbol itu, mengamatinya. &lt;br /&gt;dan kemudian berbalik, ketika tiba-tiba kudengar suara lembut. &lt;br /&gt;“kembalilah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kau bicara padaku?”&lt;br /&gt;tanyaku berbalik badan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ya, dengarkan aku dahulu, setelah itu kau boleh pergi,”&lt;br /&gt;katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“baiklah, aku mendengarkanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“lihatlah aku.&lt;br /&gt;akulah lingkaran yang terus berputar tanpa henti&lt;br /&gt;yang selalu bergerak setiap saat&lt;br /&gt;mencari keseimbangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah lingkaran hitam dan putih. &lt;br /&gt;di dalam bagian hitamku, ada satu noktah berwarna putih.&lt;br /&gt;aku di dalam tubuh, aku dalam gelap.&lt;br /&gt;di dalam bagian putihku, ada satu noktah  berwarna hitam. &lt;br /&gt;aku di luar tubuh, dalam penantian kesementaraan kosmik,&lt;br /&gt;menanti kelahiran kembali. aku dalam terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah lingkaran yin dan yang&lt;br /&gt;hitam dan putih&lt;br /&gt;gelap dan terang&lt;br /&gt;kelahiran dan kematian&lt;br /&gt;terbit dan tenggelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihatlah aku.&lt;br /&gt;jangan melihatku separuh  hitam mengandung noktah putih.&lt;br /&gt;atau separuh putih mengandung noktah hitam.&lt;br /&gt;lihatlah aku secara utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akulah jiwa yang mengembara dalam lingkaran yang utuh.&lt;br /&gt;hitam putih.&lt;br /&gt;Tai Chi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku terjaga dinihari, sendiri.&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Is it a dream&lt;/em&gt;?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 11 Maret 2006 - Jakarta, 27 Februari 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;* Diinspirasikan dari buku &lt;em&gt;Uncover Your Past Lives&lt;/em&gt;, karya Ted Andrews. &lt;br /&gt;* Bait pertama adalah petikan lagu &lt;em&gt;Psychobabble&lt;/em&gt; milik The Alan Parsons Project &lt;br /&gt;dalam album &lt;em&gt;Eye In The Sky&lt;/em&gt;, 1982.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-562306375054997426?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/562306375054997426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=562306375054997426' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/562306375054997426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/562306375054997426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/11/tai-chi-ii-lingkaran-hitam-putih.html' title='Tai Chi (II) : Lingkaran Hitam Putih Reinkarnasi'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-81478486918159319</id><published>2009-11-03T23:52:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T23:54:21.732-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Wajah Seperti Apa?</title><content type='html'>WAJAH SEPERTI  APA?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pagi, aku baru saja meletakkan pantatku di kursi , dan gelas teh masih terasa hangat, saat gadis itu datang. Lalu kami ngobrol ngalor-ngidul. Tiba-tiba ia bertanya,”Apakah kesetiaan itu? Dan apakah masih ada kesetiaan di zaman sekarang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha… Aku pun langsung tertawa mendengar pertanyaannya. Ah, mungkin perempuan muda ini berpikir bahwa aku seorang filsuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan?  Apa yang kutahu tentang kesetiaan, setelah aku menendangnya jauh-jauh  tahun 1996 lalu, di depan Gereja Bonaventura?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan mungkin lebih mirip dengan artefak purbakala yang terkubur beberapa meter di bawah permukaan tanah. Pernah ada, tetapi  tidak banyak yang mengingatnya lagi, kecuali saat sakit hati karena ditinggal pergi kekasih atau dikhianati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan? Aku hanya tertawa saja mendengar pertanyaannya. Dan kemudian melupakannya. Buat apa memikirkannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tiba-tiba seseorang bertanya padaku. “Apakah kebahagiaan itu? Dimana kebahagiaan bisa dicari?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjawabnya tentang sebuah jalan menuju nibbana, tetapi ia menolaknya. Tidak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apa wajahku memang wajah seperti seorang filsuf? Atau seperti seorang spiritualis? Entahlah, karena aku juga sering kedatangan  orang-orang yang datang bertamu ke rumah hanya untuk meminjam uang. Apakah wajahku kelihatan seperti seorang dermawan yang baik hati, yang tak akan tega untuk menagih uang sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 4 November 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-81478486918159319?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/81478486918159319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=81478486918159319' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/81478486918159319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/81478486918159319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/11/wajah-seperti-apa.html' title='Wajah Seperti Apa?'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-4122541754741487330</id><published>2009-11-01T23:07:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T23:09:25.058-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Yin Yang Pergantian Hari</title><content type='html'>&lt;strong&gt;YIN YANG PERGANTIAN HARI&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: yunieta maya sari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu dimanakah letak pergantian hari?”&lt;br /&gt;katamu bertanya melalui  angin yang datang dari jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sunyi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutatap senja, saat mentari pergi membawa terang, meninggalkan selimut gelap. &lt;br /&gt;Kulihat jarum jam  yang meluncur jatuh melewati puncak malam. &lt;br /&gt;Dan kudengar suara kokok ayam jago saat fajar mengundang mentari kembali.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fajar, pagi, siang, senja dan malam hanyalah pintu-pintu waktu, &lt;br /&gt;yang menandai perjalanan  hari. &lt;br /&gt;Tetapi siapakah yang masih sempat memberikan perhatian padanya? &lt;br /&gt;Menunggu dan menikmatinya setiap saat.  &lt;br /&gt;Mungkin tidak banyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian hari terjadi &lt;br /&gt;ketika  ada terang yang hadir di ujung gelap,&lt;br /&gt;ada gelap yang hadir di ujung terang.&lt;br /&gt;Ada Yin di dalam Yang,&lt;br /&gt;Ada Yang di dalam Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pergantian hari terletak di depan mata kita, &lt;br /&gt;pada kesadaran tentang waktu yang selalu bergeser.”&lt;br /&gt;jawabku juga lewat angin sang pengembara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah itu hening. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 26  Oktober – 2 November 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-4122541754741487330?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/4122541754741487330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=4122541754741487330' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4122541754741487330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4122541754741487330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/11/yin-yang-pergantian-hari.html' title='Yin Yang Pergantian Hari'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-5201918624317124330</id><published>2009-10-22T01:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T01:44:51.812-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Negeri Malam</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;NEGERI MALAM&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seseorang meneleponku larut malam&lt;br /&gt;dan bertanya,&lt;br /&gt;“Dimanakah letak pagi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pagi terletak di sebelah timur, saat matahari terbit,”&lt;br /&gt;jawabku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dimanakah letak siang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siang terletak di atas kepala kita,&lt;br /&gt;saat bayangan jatuh tepat di bawah kaki.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dimanakah letak senja?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Senja terletak di sebelah barat, saat matahari turun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan dimanakah letak malam?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Malam adalah negeri gelap&lt;br /&gt;yang ditinggal pergi sang mentari&lt;br /&gt;Waktu untuk bercinta, waktu untuk bermimpi&lt;br /&gt;Saat untuk berdoa, saat untuk bermeditasi&lt;br /&gt;Malam terletak di dalam pikiran kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku mendengar ia tersenyum dari seberang sana,&lt;br /&gt;“Selamat malam!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan,  24 Februari 2006 - Jakarta, 22 Oktober 2009&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Urip Herdiman K.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-5201918624317124330?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/5201918624317124330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=5201918624317124330' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5201918624317124330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5201918624317124330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/10/negeri-malam-seseorang-meneleponku.html' title='Negeri Malam'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2771614987423232388</id><published>2009-10-22T01:36:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T01:37:33.642-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Dari Mata Ke Mata</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DARI MATA KE MATA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;matamu menatap mataku&lt;br /&gt;apakah kau ingin &lt;br /&gt;mengatakan sesuatu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mataku menatap matamu&lt;br /&gt;apakah perlu aku&lt;br /&gt;mengatakannya lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cideng, 22 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman Kambali&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2771614987423232388?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2771614987423232388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2771614987423232388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2771614987423232388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2771614987423232388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/10/dari-mata-ke-mata.html' title='Dari Mata Ke Mata'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8702930905002092090</id><published>2009-10-22T01:33:00.000-07:00</published><updated>2009-10-22T01:36:14.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Teman yang Mesra</title><content type='html'>&lt;strong&gt;TEMAN YANG MESRA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarpun cintaku kandas di matamu&lt;br /&gt;dan wajahmu membeku di hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bibir kita masih tetap berteman mesra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibirmu selalu mengundang bibirku&lt;br /&gt;datang bertamu&lt;br /&gt; Bibirku takkan  membiarkan bibirmu &lt;br /&gt;lama menunggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 12 Juli 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8702930905002092090?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8702930905002092090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8702930905002092090' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8702930905002092090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8702930905002092090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/10/teman-yang-mesra.html' title='Teman yang Mesra'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8580726068161666217</id><published>2009-10-20T17:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-20T17:42:49.942-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Anak-anak Matahari Penjaga Pintu</title><content type='html'>&lt;strong&gt;ANAK-ANAK MATAHARI PENJAGA PINTU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama-sama anak matahari yang menjaga pintu, &lt;br /&gt;pagi dan senja tak pernah saling  bertemu muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi selalu berdiri di timur dan bertugas membuka pintu, &lt;br /&gt;membiarkan sinar mentari bertamu dengan hangat.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Senja selalu berdiri di barat dan bertugas menutup pintu, &lt;br /&gt;membiarkan mentari pergi  ke balik cakrawala mengejar mimpi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi dan senja saling mengetahui bahwa mereka ada dan saling merindukan. &lt;br /&gt;Mereka berkirim kabar melalui angin yang  membawa berita, &lt;br /&gt;melintasi piringan jam dinding. &lt;br /&gt;Tetapi itu tidaklah cukup.  &lt;br /&gt;Dan mereka pun memutuskan untuk saling berkirim kartu pos. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja menerima kartu pos dari pagi, dan membaca kata-katanya,&lt;br /&gt;”Inilah  aku, pagi. &lt;br /&gt;Ayah datang dari timur membawa kehangatan. &lt;br /&gt;Lihat senyumnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi menerima kartu pos dari senja, dan membaca kata-katanya,&lt;br /&gt;”Inilah  aku, senja. &lt;br /&gt;Ayah pergi ke barat mengejar mimpi. &lt;br /&gt;Lihat punggungnya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawangan, 7 Oktober 2007  – Jakarta, 20 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8580726068161666217?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8580726068161666217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8580726068161666217' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8580726068161666217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8580726068161666217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/10/anak-anak-matahari-penjaga-pintu.html' title='Anak-anak Matahari Penjaga Pintu'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7351540002121319281</id><published>2009-09-28T21:16:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T01:27:07.759-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Drupadi, Wanita Dengan Lima Suami</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DRUPADI, WANITA DENGAN LIMA SUAMI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: &lt;em&gt;Anastasia Vee&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Bharatayudha telah berlangsung berhari-hari. Air mata dan darah telah tumpah membasahi bumi. Tak terhitung lagi berapa banyak jiwa yang melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drupadi gelisah di dalam tendanya. Ia selalu menantikan berita yang ditunggu-tunggunya, sejak perang ini dimulai. Berita yang diharapkan datang dari Bhimasena. Berita kematian Dursasana!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak raja, pangeran dan ksatria  maju berlomba memperebutkan Drupadi,  putri  hitam manis nan jelita. Tetapi tak satupun yang berhasil mengangkat gandiwa itu hingga akhirnya seorang brahmana muda tampil. Dengan mudah  diangkatnya gandiwa itu dan dilepaskannya anak panah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat sasaran, pas di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drupadi tersenyum  senang dan melangkah menghampiri sang brahmana muda untuk mengalunginya dengan untaian bunga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang brahmana muda memenangi lomba memanah untuk kaum ksatria? Banyak mata yang terperanjat tak percaya, tetapi sang putri tidak peduli. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Giliran Drupadi yang  terperanjat saat berdiri di depan seorang ibu yang  cantik dengan  lima ksatria muda di sisinya. “Maafkan aku, aku terbiasa mengatakan pada anak-anakku untuk membagi rata semuanya untuk berlima. Aku tidak tahu kalau yang dibawa Arjuna  adalah seorang putri cantik,” &lt;br /&gt;kata Kunti lembut dengan sedikit gugup. &lt;br /&gt;“ Aku tidak bermaksud agar kau menikah dengan kelima putraku. Maafkan aku….” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima ksatria itu  memandang Drupadi dengan terpesona. Drupadi - inkarnasi dari Nalayani, istri seorang resi dalam kehidupannya terdahulu -  pun membalas pandangan  lima ksatria yang ada di hadapannya. Yudhistira, Bhimasena, Arjuna sang pemenang,  dan si kembar Nakula – Sadewa.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dewa cinta pun lewat dalam sekejap mata, melepaskan anak-anak panah cintanya. Tepat sasaran, pas di hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu, dunia selalu berubah, dan hidup harus jalan sebagaimana adanya. Satu tahun bersama Yudhistira, satu tahun bersama Bhimasena, satu tahun bersama Arjuna, satu tahun bersama Nakula, dan satu tahun bersama Sadewa.  Lalu kembali lagi  pada Yudhistira, begitu seterusnya. Dalam suka, dalam duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yudhistira pucat. Ia kehilangan semuanya di meja judi. Negerinya, tahtanya, adik-adiknya. Mereka semua ditelanjangi hingga tinggal cawat. Ruang pertemuan bergemuruh dengan tawa seratus Kurawa. Dan para sesepuh terpana tidak  berdaya mencegah penghinaan itu. Tinggal seorang Drupadi, berdiri kaku di satu sudut, menyaksikan kekalahan suami-suami tercintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ia ikut dipertaruhkan dalam perjudian itu?&lt;br /&gt;Apakah ia, Drupadi, ikut dipertaruhkan dalam perjudian itu? &lt;br /&gt;Apakah Drupadi dipertaruhkan sebelum Yudhistira kalah? &lt;br /&gt;Ataukah ia dipertaruhkan setelah Yudhistira kalah dan kehilangan hak atas dirinya sendiri? &lt;br /&gt;Apakah seseorang yang telah kalah masih berhak mempertaruhkan adik-adik dan istri bersama mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang yang hadir berdebat  tentang status Drupadi. Tetapi suara-suara itu tenggelam dalam keriuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dursasana tersenyum menyeringai. Matanya liar menatap tubuh sang putri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drupadi gemetar. Ditatapnya kelima suaminya. “Tidak,  tidak ada yang bisa kuharapkan dari mereka. Mereka hanyalah orang-orang yang telah kalah. Mereka hanyalah pecundang,”  pikirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dursasana menjambak rambut Drupadi. &lt;br /&gt;Drupadi memekik, sanggulnya terurai. &lt;br /&gt;Dursasana memegang ujung kain. &lt;br /&gt;Drupadi memejamkan mata, kedua telapak tangannya menutupi wajah. &lt;br /&gt;Dursasana tertawa terbahak-bahak. &lt;br /&gt;Drupadi mengatur nafas, memusatkan seluruh pikirannya. &lt;br /&gt;Dursasana menarik ujung kain. &lt;br /&gt;Drupadi merapal mantra, membaca doa. &lt;br /&gt;Hanya berdoa. Hanya berdoa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh rampingnya berputar seperti gasing mengikuti tarikan kain yang dihentakkan oleh Dursasana dengan kasar. Doanya terdengar oleh  Krishna, inkarnasi kedelapan Batara Wishnu, di kejauhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kain itu tidak pernah habis-habis. Sungguh. Satu kain habis, satu kain lain telah menutupi tubuh Drupadi. Entah berapa lama hal itu berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada lagi suara tawa Kurawa yang menghina. Ruangan perjudian menjadi senyap. Dursasana terduduk kelelahan di samping tumpukan ribuan kain. Drupadi menitikkan air matanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tak akan pernah  menyanggul  rambutku lagi sejak hari ini, sebelum membasahinya  dengan darahmu yang akan tumpah di medan perang!”  katanya  dengan bergetar. Drupadi bersumpah  di depan seluruh hadirin, sembari menunjuk Dursasana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku akan  merobek-robek dadamu,  dan meminum darah segarmu,” sumpah Bhimasena penuh kemarahan. “Dan agar  istriku, istri kami berlima, bisa membasahi rambutnya dengan darahmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10/&lt;br /&gt;Drupadi membebaskan Pandawa setelah  kekalahan di perjudian pertama. Tetapi Yudhistira kembali memenuhi undangan berjudi untuk yang kedua kali. Dan sekali  lagi ia kalah dari Sangkuni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, berita itu datang di hari ketujuhbelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bhimasena berlari menemui  Drupadi di tendanya di tepi padang Kurusetra. Dipegangnya semangkuk cairan berwarna merah darah yang masih segar. “Sudah kurobek-robek dada Dursasana dengan kuku Pancanakaku, kuminum darahnya, dan kubawakan darah ini untuk membasahi rambutmu,”  kata Bhima tanpa basa-basi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drupadi duduk bersimpuh di depan Bhima. Rambut hitamnya yang panjang terurai. Dan Bhima pun  menuangkan darah segar untuk membasahi rambut Drupadi. Darah Dursasana! &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 17 – 29 September 2009 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7351540002121319281?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7351540002121319281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7351540002121319281' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7351540002121319281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7351540002121319281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/09/drupadi-wanita-dengan-lima-suami.html' title='Drupadi, Wanita Dengan Lima Suami'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3814651745260846543</id><published>2009-08-03T18:04:00.000-07:00</published><updated>2009-08-03T18:07:10.963-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Diantara Pintu-pintu Perjalanan Jiwa</title><content type='html'>&lt;strong&gt;DIANTARA PINTU-PINTU PERJALANAN JIWA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita bertemu pertama kali, &lt;br /&gt;apakah kau berpikir sepertiku, &lt;br /&gt;bahwa mungkin kita pernah bertemu sebelumnya? &lt;br /&gt;Apakah kau tidak teringat pada sesuatu? &lt;br /&gt;Apakah kau tidak merasa asing denganku? &lt;br /&gt;Apakah kau merasa dekat denganku?&lt;br /&gt;Ataukah kau merasa jauh denganku?&lt;br /&gt;Suatu waktu di masa silam, di kehidupan-kehidupan lalu, di suatu tempat? &lt;br /&gt;Adakah percikan kenangan yang terbersit muncul di dalam pikiranmu &lt;br /&gt;dari alam bawah sadar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kau berpikir sepertiku, &lt;br /&gt;bahwa pertemuan ini &lt;br /&gt;bukanlah suatu hal yang kebetulan dan tidak sengaja? &lt;br /&gt;Apakah pertemuan ini sudah digariskan sebelumnya?&lt;br /&gt; Adakah sesuatu yang menyebabkan kita harus bertemu?&lt;br /&gt;Apakah kita punya utang-piutang yang belum dibayarkan &lt;br /&gt;dari kehidupan-kehidupan silam? &lt;br /&gt;Apakah kita harus menyelesaikan urusan yang belum selesai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kau berpikir sepertiku. &lt;br /&gt;bahwa jiwa-jiwa kita saling mengenali satu sama lain &lt;br /&gt;dan berbicara melalui mimpi-mimpi kita? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kau berpikir sepertiku, &lt;br /&gt;bahwa ini bukanlah pertemuan yang pertama,&lt;br /&gt;dan juga bukan pertemuan yang terakhir?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kau berpikir sepertiku, &lt;br /&gt;bahwa pertemuan ini  hanya bagian kecil   dari suatu hubungan yang panjang, &lt;br /&gt;melewati pintu-pintu perjalanan jiwa di masa silam dan  di masa depan?  &lt;br /&gt;Kelahiran, kematian dan kelahiran kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kau berpikir sepertiku,&lt;br /&gt;dari mana kita datang dan ke mana kita akan pergi setelah ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 3 – 4 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;br /&gt;http://www.theurhekaproject.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3814651745260846543?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3814651745260846543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3814651745260846543' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3814651745260846543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3814651745260846543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/08/diantara-pintu-pintu-perjalanan-jiwa.html' title='Diantara Pintu-pintu Perjalanan Jiwa'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3459290838236440501</id><published>2009-07-29T17:57:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T17:36:55.982-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Cermin Sang Nyonya, 2 (Revisi) : Dari Shadow Dancing Hingga Epitaph</title><content type='html'>&lt;strong&gt;CERMIN SANG NYONYA, 2 (Revisi):&lt;br /&gt;Dari Shadow Dancing Hingga Epitaph&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ia sudah bosan melihat album-album fotonya. Namun apa daya, jika sedang kosong dan tidak ada yang bisa dikerjakan lagi, maka ia pun menoleh kepada album-album fotonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ia senang melihat foto dirinya, apalagi ketika masih remaja. Cantik, kenes, dan seksi. Siapa cowok yang tidak suka meliriknya? Hampir semua cowok di sekolahnya, pasti pernah meliriknya. Tetapi tidak semua cowok dilihatnya kecuali yang datang naik Mercy atau Volvo. Tak apa disebut piala bergilir, yang penting hati senang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia akan selalu mengingat dengan cowok mana ia pergi ke langit ketujuh pada malam perpisahan SMA dulu. Dulu yang jauh sekali. Malam yang penuh gairah, malam yang tak akan dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan tersenyum sendiri melihat album foto berikutnya, album masa kuliah. Ia adalah ratu di kampusnya. Tetapi akhirnya lelaki yang menggiringnya ke pelaminan adalah bandot tua teman bapaknya, yang menghadiahi rumah mewah,  lengkap dengan semua isinya, termasuk mobil dan rekening di bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia masih bisa tersenyum  walau  pernikahannya kandas. Hidup jalan terus. Malam-malamnya tidak pernah sepi, habis di lantai dansa hingga pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Do it light, taking me through the night&lt;br /&gt;Shadow dancing, baby you do it right&lt;br /&gt;Give me more, drag me across the floor&lt;br /&gt;Shadow dancing, all this and nothing more&lt;/em&gt;…”*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah itu, tiga kali pernikahan dilalui, seperti pelesiran saja. Empat kali pernikahan, menghasilkan empat anak. “Lalu buat apa orang menikah ya, kalau akhirnya seringkali harus kandas?”  pikirnya geli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia selalu melihat foto-fotonya itu di kala senggangnya kini. Apalagi yang harus diurus sekarang di usia yang tidak muda lagi menjelang senja? Anak-anak sudah besar, semua punya rumah sendiri. Cucu-cucu  ada yang rajin  datang, tetapi ada juga yang tak pernah dilihatnya. “Tidak masalah, emang gue pikirin!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arisan? Ia sudah bosan ikut arisan. Ada sebelas arisan yang ia ikuti. Dari arisan uang jutaan perak  sampai arisan brondong muda pernah ia jelajahi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan sosial? Ah, itu sih kecil. Sederet jabatan ketua, sekretaris dan bendahara di berbagai yayasan pernah ia pegang. Nombok  sudah biasa, yang penting namanya dikenal luas. “Apa iya kalau aku mati nanti masuk surga?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ia ikut latihan meditasi dan rajin datang ke pengajian. Tetapi sesekali ia juga datang ke kebaktian minggu pagi. Ia pindah agama karena suami keduanya, tetapi ia tidak bisa melupakan Tuhan yang Disalibkan yang ada di gereja tua dekat rumahnya dahulu, ketika ia masih kanak-kanak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ya? Ah, ini dia. “Apakah aku yang dahulu dengan aku yang sekarang masih orang yang sama?”  katanya setengah bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bertanya di atas ranjangnya yang sepi, sambil mendengarkan sebuah lagu dari zaman psychedelic yang sudah membatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Confusion will  be my epitaph&lt;br /&gt;As I crawl a cracked and broken path&lt;br /&gt;If we make it we can all sit back and laugh&lt;br /&gt;But I fear tomorrow I’ll be crying&lt;br /&gt;Yes I fear tomorrow I’ll be crying&lt;/em&gt; …”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 28 – 30 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;em&gt;Shadow Dancing&lt;/em&gt;, lagu dari The Bee Gees.&lt;br /&gt;** &lt;em&gt;Epitaph&lt;/em&gt;, lagu dari King Crimson&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3459290838236440501?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3459290838236440501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3459290838236440501' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3459290838236440501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3459290838236440501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/cermin-sang-nyonya-2-revisi-dari-shadow.html' title='Cermin Sang Nyonya, 2 (Revisi) : Dari Shadow Dancing Hingga Epitaph'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2863460770767853365</id><published>2009-07-28T19:05:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T17:37:32.326-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Cermin Sang Nyonya, 2 : Dari Shadow Dancing hingga Epitaph</title><content type='html'>&lt;strong&gt;CERMIN SANG NYONYA, 2 :&lt;br /&gt;Dari Shadow Dancing Hingga Epitaph&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ia sudah bosan melihat album-album fotonya. Namun apa daya, jika sedang kosong dan tidak ada yang bisa dikerjakan lagi, maka ia pun menoleh kepada album-album fotonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ia senang melihat foto dirinya, apalagi ketika masih remaja. Cantik, kenes, dan seksi. Siapa cowok yang tidak suka meliriknya? Hampir semua cowok di sekolahnya, pasti pernah meliriknya. Tetapi tidak semua cowok dilihatnya kecuali yang datang naik Mercy atau Volvo. Tak apa disebut piala bergilir, yang penting hati senang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia akan selalu mengingat dengan cowok mana ia pergi ke langit ketujuh pada malam perpisahan SMA dulu. Dulu yang jauh sekali. Malam yang penuh gairah, malam yang tak akan dilupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan tersenyum sendiri melihat album foto berikutnya, album masa kuliah. Ia adalah ratu di kampusnya. Malam-malamnya tidak pernah sepi, habis di lantai dansa hingga pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Do it light, taking me through the night&lt;br /&gt;Shadow dancing, baby you do it right&lt;br /&gt;Give me more, drag me across the floor&lt;br /&gt;Shadow dancing, all this and nothing more…&lt;/em&gt;”*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tetapi akhirnya lelaki yang menggiringnya ke pelaminan adalah bandot tua teman bapaknya, yang menghadiahi rumah mewah,  lengkap dengan semua isinya, termasuk mobil dan rekening di bank. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia masih bisa tersenyum  walau  pernikahannya kandas. Dan setelah itu, tiga kali pernikahan dilalui, seperti pelesiran saja. Empat kali pernikahan, menghasilkan empat anak. “Lalu buat apa orang menikah ya, kalau akhirnya seringkali harus kandas?”  pikirnya geli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia selalu melihat foto-fotonya itu di kala senggangnya kini. Apalagi yang harus diurus sekarang di usia yang senja? Anak-anak sudah besar, semua punya rumah sendiri. Cucu-cucu  ada yang rajin  datang, tetapi ada juga yang tak pernah dilihatnya. “Tidak masalah, emang gue pikirin!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arisan? Ia sudah bosan ikut arisan. Ada sebelas arisan yang ia ikuti. Dari arisan uang jutaan perak  sampai arisan brondong muda pernah ia jelajahi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan sosial? Ah, itu sih kecil. Sederet jabatan ketua, sekretaris dan bendahara di berbagai yayasan pernah ia pegang. Nombok  sudah biasa, yang penting namanya dikenal luas. “Apa iya kalau aku mati nanti masuk surga?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ia rajin datang ke pengajian, dan ikut latihan meditasi. Tetapi sesekali ia juga datang ke kebaktian minggu pagi. Ia pindah agama karena suami keduanya, tetapi ia tidak bisa melupakan Tuhan yang ada di gereja tua dekat rumahnya dahulu, ketika ia masih kanak-kanak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ya? Ah, ini dia. “Apakah aku yang dahulu dengan aku yang sekarang masih orang yang sama?”  katanya setengah bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bertanya di atas ranjangnya yang sepi, sambil mendengarkan sebuah lagu dari zaman psychedelic yang sudah membatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Confusion will  be my epitaph&lt;br /&gt;As I crawl a cracked and broken path&lt;br /&gt;If we make it we can all sit back and laugh&lt;br /&gt;But I fear tomorrow I’ll be crying&lt;br /&gt;Yes I fear tomorrow I’ll be crying&lt;/em&gt; …”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 28 – 29 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;em&gt;Shadow Dancing&lt;/em&gt;, lagu dari The Bee Gees.&lt;br /&gt;** &lt;em&gt;Epitaph&lt;/em&gt;, lagu dari King Crimson&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2863460770767853365?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2863460770767853365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2863460770767853365' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2863460770767853365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2863460770767853365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/cermin-sang-nyonya-2-dari-shadow.html' title='Cermin Sang Nyonya, 2 : Dari Shadow Dancing hingga Epitaph'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3345449655873127312</id><published>2009-07-14T19:39:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T17:38:35.255-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Kutemukan Leaving On A Jet Plane Di Stasiun Depok Baru</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KUTEMUKAN LEAVING ON A JET PLANE &lt;br /&gt;DI STASIUN DEPOK BARU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kereta ekspres berhenti di jalur tengah. Pintu terbuka, penumpang berhamburan. Orang-orang berjalan tergesa. Tak ada waktu untuk menoleh kiri  kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menuruni tangga menuju lorong bawah tanah. Lamat-lamat kudengar lagu itu. Dinyanyikan orkestra para  pengamen. Beberapa anak menari di sekitarnya.   Memaksaku berhenti sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;So kiss me and smile for me,&lt;br /&gt;Tell me that you wait for me&lt;/em&gt;…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba kuteringat pada suatu senja, beberapa tahun yang lewat. Di depan lift kantornya, ia berkata,”Dua ratus lima puluh hari kerja, separuh lebih  adalah trip.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia terbang  dari satu titik ke titik lain di atas peta. Tidur di atas awan. Mengirimkan berita dari kota-kota yang membeku di dalam postcard. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Cause I’m leaving on a jet plane,&lt;br /&gt;Don’t know when I’ll be back again&lt;/em&gt;…” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Denpasar. Bangkok. Amsterdam. Moscow. Stockholm…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Now the time has come to leave you&lt;br /&gt;One more time, let me kiss you…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 15 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3345449655873127312?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3345449655873127312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3345449655873127312' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3345449655873127312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3345449655873127312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/kutemukan-leaving-on-jet-plane-di.html' title='Kutemukan Leaving On A Jet Plane Di Stasiun Depok Baru'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6889834501525231637</id><published>2009-07-14T18:16:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T17:39:21.908-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lirik Lagu Pop'/><title type='text'>Leaving On A Jet Plane</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Leaving On A Jet Plane &lt;br /&gt;(John Denver)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All my bags are packed,&lt;br /&gt;I'm ready to go,&lt;br /&gt;I'm standing here,&lt;br /&gt;Outside your door,&lt;br /&gt;I hate to wake you up to say Good Bye.&lt;br /&gt;But the dawn is breakin', It's early morn`,&lt;br /&gt;The taxi's waiting, blowin' his horn.&lt;br /&gt;Already I'm so lonesome I could die.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So kiss me and smile for me,&lt;br /&gt;Tell me that you wait for me,&lt;br /&gt;Hold me, like you never let me go.&lt;br /&gt;Cause I'm leaving on a jet plane,&lt;br /&gt;Don't know when I'll be back again,&lt;br /&gt;Oh Babe I hate to go.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So many times, I let you down,&lt;br /&gt;So many times, I played around,&lt;br /&gt;but I tell you now, they don't mean a thing.&lt;br /&gt;Every place I go, I'll think of you,&lt;br /&gt;Every song I sing, I sing for you.&lt;br /&gt;When I come back, I'll bring your wedding ring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refrain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now the time has come to leave you,&lt;br /&gt;One more time, let me kiss you,&lt;br /&gt;Close your eyes and I'll be on my way.&lt;br /&gt;Think about the days to come,&lt;br /&gt;When I won't have you leave alone,&lt;br /&gt;About the day, when I won't have to say,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refrain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Selasa sore, 14 Juli 2009, kereta Depok Ekspres berhenti di jalur tengah Stasiun Depok Baru. Sekelompok pengamen menyanyikan lagu ini. Keren banget.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6889834501525231637?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6889834501525231637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6889834501525231637' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6889834501525231637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6889834501525231637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/leaving-on-jet-plane.html' title='Leaving On A Jet Plane'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6828408365709617664</id><published>2009-07-12T20:30:00.000-07:00</published><updated>2009-07-30T17:40:11.306-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Gandhari</title><content type='html'>&lt;strong&gt;GANDHARI&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kekecewaan melandanya&lt;br /&gt;semula ia hanya  menutup matanya&lt;br /&gt;tanpa disadari &lt;br /&gt;bahwa telinga dan hatinya ikut tertutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tak ada celah  untuk sinar mentari,  &lt;br /&gt;tak ada tempat untuk nyala sebuah lilin kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kemarahan membakarnya&lt;br /&gt;ia  melepaskan kutukan penuh amarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Kau biarkan perang ini terjadi,&lt;br /&gt;sehingga  seratus anak kandungku mati.&lt;br /&gt;Tiga puluh enam tahun sejak hari ini,&lt;br /&gt;bangsamu akan musnah dari muka bumi!&lt;/em&gt;“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegelapan&lt;br /&gt;ia  hanya mendengarkan perasaannya  sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 25 Juni – 13 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6828408365709617664?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6828408365709617664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6828408365709617664' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6828408365709617664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6828408365709617664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/gandhari.html' title='Gandhari'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8683770486713606448</id><published>2009-07-09T19:05:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T19:25:25.531-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Cinta Platonis dan Soulmate, Dongeng Pengantar Tidur</title><content type='html'>&lt;strong&gt;CINTA PLATONIS DAN SOULMATE,&lt;br /&gt;DONGENG PENGANTAR TIDUR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/ &lt;br /&gt;“As far as my eyes can see&lt;br /&gt;There are shadows approaching me…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Kubaca suratmu tentang cinta yang filosofis, tetapi kau tidak memberi petunjuk apapun. Tiba-tiba menjelang tengah malam, aku teringat sebuah  kisah yang pernah kubaca. Sebentar ya, aku carikan dulu bukunya. Mungkin aku perlu mendongeng untukmu sebelum tidur, sebelum Natal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(((Teng…!)))  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, kudengar bunyi lonceng dari kejauhan. Tepat tengah malam. Lonceng selalu dibunyikan setiap jarum jam menunjukkan angka  dua belas, tiga dan enam pagi, siang dan malam, katamu suatu waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;Alkisah zaman dahulu kala di negara  bagian Wyoming, Amerika, demikian J. Maya Pilkington menceritakan dalam bukunya, terdapat segerombolan koboi liar yang bergerak melawan hukum, pimpinan Butch Cassidy. Butch mempunyai  seorang teman dekat, bernama Henry Longabough yang dikenal juga sebagai Sundance Kid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui perjalanan panjang dan petualangan bersama, mereka menjadi dekat, sangat dekat.  Mereka selalu setia satu sama lain, apa pun yang mereka lakukan dan ke mana pun mereka pergi.  Tanpa pernah terkatakan atau terucap, telah tumbuh cinta di antara keduanya. Mereka saling mengerti dan memahami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada tahun 1902, mereka bersama-sama melarikan diri ke Amerika Selatan dan  meninggal bersama setelah ditembak tentara Bolivia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dorr!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, kau tahu sendiri kan, bagaimana cerita-cerita koboi. Sekali ini jagoan kita  harus tersungkur, tidak melenggang di atas kudanya menuju garis batas cakrawala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Maya Pilkington menyebut cinta di antara Butch dan Henry sebagai cinta platonis. Platonis diambil dari nama Plato (427 – 347 SM), salah satu nenek moyang para filsuf, yang hidup di zaman Yunani Kuno  jauh sebelum kelahiran Kristus. Jika kau membayangkan wajahnya botak dan memelihara jenggot panjang, kau tidak salah. Kira-kira seperti itulah para  filsuf zaman baheula. Mirip dengan gambar minuman anggur kolesom cap Orang Tua. Maaf, ini bukan  iklan lho…  Hahaha…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada baiknya aku menceritakan sedikit tentang Kakek Plato ini. Menurut Kakek, jiwa manusia  hidup di dunia idea-idea, atau  semacam surga, yang jauh dari dunia fana ini. Entah karena peristiwa apa, jiwa manusia  ini jatuh dari dunia idea-idea ke dalam dunia ini dan bersemayam di tubuh manusia yang menurutnya, adalah penjara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemm…penjara yang mendarahdaging…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaitannya dengan cinta, aku singkat saja karena kepalaku juga pening membaca bukunya Romo Mudji Sutrisno dan Budi Hardiman ini,   mungkin cinta adalah wilayah idea-idea, yang lebih tinggi  dari tubuh,  sementara hasrat seksual adalah wilayah tubuh, yang lebih rendah dari idea-idea. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;Okelah, kita kembali saja ke buku  Maya Pilkington. Dikatakan bahwa cinta platonis mengandung  unsur filosofi atau teori, bahwa dua orang dapat menjalin cinta yang sangat murni dan dalam tanpa melibatkan unsur fisik sama sekali. Maksudnya mungkin adalah  tidak  ada sentuhan fisik dan hasrat seksual. Ehem…maaf, aku perlu minum dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta platonis ini bisa  terjadi jika dua orang  bersahabat dalam jangka waktu yang panjang selama bertahun-tahun dan akhirnya saling mencintai, saling merindukan, saling membutuhkan walau tidak terkatakan atau terucapkan. Tanpa seks, mungkin hanya  sekadar tatapan  mata dan sentuhan halus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingat beberapa film yang pernah kutonton. Hmm, kini aku mengerti, mungkin itu yang disebut  cinta platonis. Percakapan tanpa kata. Hanya tatapan mata dan  gerak tubuh yang berbicara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta platonis ini seringkali terjadi di antara para sahabat, teman kerja, kakak, adik dan saudara. Dan kelihatannya Tante Maya (aih…mudah-mudahan  cantik ya orangnya…) tidak menyebutkan perbedaan kelamin dan usia. Artinya, sesama pria  atau sesama wanita, tua atau muda,  bisa saja terjadi cinta platonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah cinta platonis hanya di antara manusia saja? Ah, rupanya tidak. Cinta platonis bisa juga  terjadi dalam hubungan kita dengan sesuatu tempat yang amat kita sukai. Atau dengan sesuatu hobi atau kesenangan, dan tentu saja dengan hewan peliharaan . Yang penting, ada yang mencintai dan ada yang dicintai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi teringat dengan mendiang ayahku, yang di saat-saat sakit hingga akhir hayatnya, masih mengurus koleksi perangkonya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika seseorang mengatakan kau seorang platonis, tidak apa. Jangan gusar ataupun marah. Karena sebenarnya, hampir semua orang  pada waktu  tertentu dan  situasi tertentu, adalah seorang platonis.  Kau, aku dan mereka. Kita semua adalah platonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;“…And someday in the mist of time&lt;br /&gt;When they asked me if I knew you&lt;br /&gt;I’d smile and say you were  a friend of mine&lt;br /&gt;And the sadness would be lifted from my eyes&lt;br /&gt;Oh when I’m old and wise…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;Aha…tiba-tiba di kepalaku terlintas sebuah pertanyaan, apakah ada persamaan antara platonis dengan soulmate. Pernah kuceritakan padamu tentang soulmate. Aku tidak percaya bahwa soulmate atau jodoh harus selalu menjadi pasangan suami-istri atau suami-istri adalah pasangan yang  berjodoh. Tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soulmate bisa saja dengan orang tua, saudara, sahabat, teman, dimana  kita merasakan saling cocok satu sama lain. Soulmate ada  karena perjalanan jiwa yang mengembara dari satu kelahiran ke kelahiran berikutnya dalam suatu  lingkaran tanpa akhir. Jiwa-jiwa tersebut  sudah saling mengenal satu sama lain, dalam kehidupan-kehidupan sebelum sekarang, berjanji untuk bertemu kembali  dan selalu saling mencari dalam kehidupan berikutnya.   Soulmate tidak mengenal akte pernikahan, karena akte itu hanya untuk tubuh fisik kita. Akte itu bisa dirobek-robek dan dibuang ke keranjang sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, suatu waktu, jika kau mau,  aku perlu menulis  untukmu tentang pernikahan jiwa ini ya… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8/&lt;br /&gt;Kurasa ada titik temu antara platonis dengan soulmate yang aku maksudkan ini, karena keduanya tidak menempatkan seks sebagai hal yang utama. Bedanya,  platonis selain dengan manusia,  bisa dengan tempat,  hobi dan hewan peliharaan, sementara soulmate hanya dengan orang-orang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9/&lt;br /&gt;(((Teng…!))) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, sudah pagi  rupanya. Kulihat matamu terpejam. Aku bisa melihatmu dari sini, sekalipun aku tidak tahu dimana rumahmu. I  can see your house from here, kata Camel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf, kau minta puisi, tetapi aku malah mendongeng, dongeng yang panjang.  Selamat pagi, selamat tidur. Merry Christmas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10/&lt;br /&gt;“…And someday in the mist of time&lt;br /&gt;When they ask you if you knew me&lt;br /&gt;Remember that you  were a friend of mine&lt;br /&gt;As the final curtain fall before my eyes&lt;br /&gt;Oh when I’m old and wise&lt;br /&gt;As far as my eyes can see”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 6 – 10 Desember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;1. J. Maya Pilkington &amp; Diagram Group,  Misteri Arah Hidup Anda.  Jakarta, Penerbit Arcan, 1994. &lt;br /&gt;2. FX Mudji Sutrisno &amp; F. Budi Hardiman, Para Filsuf Penentu Gerak Zaman.  Penerbit Kanisius, Yogyakarta, 1992. &lt;br /&gt;Petikan lirik dari lagu Old nd Wise, milik The Alan Parsons Project, dalam album Eye in The Sky, 1982.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8683770486713606448?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8683770486713606448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8683770486713606448' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8683770486713606448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8683770486713606448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/cinta-platonis-dan-soulmate-dongeng.html' title='Cinta Platonis dan Soulmate, Dongeng Pengantar Tidur'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-4891327223751644556</id><published>2009-07-09T19:03:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T19:05:10.251-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Aih, Jodoh Tidak Sama Dengan Pernikahan Dan Suami Istri Tidak Selalu Jodoh</title><content type='html'>&lt;strong&gt;AIH, JODOH TIDAK SAMA DENGAN PERNIKAHAN &lt;br /&gt;DAN SUAMI ISTRI TIDAK SELALU JODOH…!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;Tidak ada bisnis yang  stabil kecuali bisnis pernikahan. Stabil dan tidak terkena resesi. Apakah ada hari atau malam tanpa pernikahan? Hohoho… Akan selalu ada. Lihat saja janur kuning di gedunggedung pertemuan umum atau di depan gang perkampungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebuah undangan pernikahan tergolek di atas mejaku. Hmm… Ah, gadis cantik tetangga gang sebelah.  Kembang desa yang sedang mekar.  Dipetik lelaki dari negeri antahberantah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;Aku malas datang ke acara pernikahan. Pertanyaannya selalu  sama. &lt;br /&gt;“Kapan kamu akan menikah?”&lt;br /&gt;“Lho, kok, datangnya sendiri?”&lt;br /&gt;“Datang sama siapa?”&lt;br /&gt;“Temannya mana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh…membuatku semakin malas datang ke acara pernikahan. Mungkin bukan cuma aku. Ternyata beberapa temanku yang jomblo, atau masih betah sendiri, demikian pula. Hehehe… Kami memang  anggota Aliansi Jomblo &amp; Jablai Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dengan menikah berarti sudah bertemu  dengan jodoh? Apakah suami istri selalu berjodoh?  Bagaimana dengan orang yang menikah berkalikali? Apakah orang yang tidak menikah berarti tidak punya jodoh?  Hohoho… Nanti dulu…aku tergelitik untuk bermainmain dengan kata, suatu labirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/ &lt;br /&gt;Rasanya aku punya penjelasan sendiri untukmu, sayang. Jodoh selalu diartikan ‘teman jiwa’ atau ‘belahan jiwa’. Aku pikir dua frase ini punya arti yang tidak sama. Teman jiwa mungkin teman dalam pengembaraan ruang dan waktu,.melalui inkarnasi yang berulangkali.  Saling mengenali, saling mencari, saling menanti, tanpa terkatakan. Seperti ada magnet yang saling tarikmenarik.  Jodoh tidak mengenal status pernikahan, agama, ras, suku bangsa,  warna kulit dan bahasa. Ia, teman jiwa,  teruji melalui persahabatan yang panjang, tidak melulu sekadar seks. Aih… Aku mencarimu dari satu inkarnasi ke inkarnasi berikutnya, dan kau menantiku di suatu bintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belahan jiwa? Entahlah, mungkin ini semacam anima dan animus dalam psikologi Jung. Di dalam diri setiap pria, selalu ada elemen feminin. Dan di dalam diri setiap wanita, selalu ada elemen maskulin.  Hohoho… Sebagian orang mengatakannya ‘jiwa kembar’. Mungkin mendekati benar, walau kedua jiwa tetaplah individu yang unik dan  berkembang sendirisendiri. Aah…kita sedang bermainmain dengan kata, suatu labirin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;Pernikahan selalu membutuhkan pengakuan legal dari institusi  agama maupun hukum. Jadi tidak masalah, selama mampu, menikahlah sebanyakbanyaknya. Satu kali, dua kali, tiga kali… Atau punya istri dua, tiga, empat…sembilan… Semua alasan atau dalih bisa dicaricari. Hoahoahoa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah  yang mengatakan mencari jodoh sama seperti mencari tulang rusuk yang hilang, sesuai mitos penciptaan wanita. Jika seorang pria punya istri empat, apakah ia kehilangan empat tulang rusuknya? Atau satu tulang rusuknya dibuat menjadi empat wanita? Hehehe… Jika seorang wanita menikah empat kali, apakah ia terbuat dari empat tulang rusuk pria yang berbeda? Hoahoahoa… Mungkin itu hanya metafora saja.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;Apakah pernikahan selalu dilandasi cinta? Kupikir tidak selalu. Mungkin kita sudah sering dengar orangorang yang menikah karena uang, jabatan, kedudukan, atau seks semata. Hemmm… Karenanya aku yakin, suami  dan istri tidaklah selalu jodoh satu sama lain, walau mungkin saja mereka adalah jodoh. Haa…?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pikir jodoh tidak membutuhkan sertifikat dari kantor urusan agama, gereja  atau catatan sipil. Karena jiwa tidak dibatasi selembar kertas yang bisa disobeksobek. Pernikahanlah yang membutuhkannya, agar persetubuhan itu tidak disebut perzinahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin aku benar, mungkin juga aku salah. Tetapi beberapa teman yang kuceritakan cukup terkejut. Jadi, yang masih jomblo atau jablai, boleh tenang. Jangan khawatir. Kita semua tetap punya jodoh, walaupun mungkin jodoh kita sudah menikah dengan orang lain. Jodoh tidak harus terikat pada pernikahan. Bahasa gaulnya, cinta jalan terus sekalipun orang yang kita cintai sudah menikah. Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang sudah punya suami atau istri, pandanglah pasangannya masingmasing. Apakah dia  memang jodohmu? Hoahoahoa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau percaya padaku? Jangan, jangan dulu…  Ini, kan cuma permainan katakata saja, sebuah labirin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kapan neeh menikahnya?”&lt;br /&gt;seseorang bertanya padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emang gue pikirin!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 30 Mei - 4 Juni  2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-4891327223751644556?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/4891327223751644556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=4891327223751644556' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4891327223751644556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4891327223751644556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/aih-jodoh-tidak-sama-dengan-pernikahan.html' title='Aih, Jodoh Tidak Sama Dengan Pernikahan Dan Suami Istri Tidak Selalu Jodoh'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6162590574977129372</id><published>2009-07-06T22:44:00.001-07:00</published><updated>2009-07-09T19:23:49.916-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Bibir Siapa?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SlamIgYRO_I/AAAAAAAAAS0/HNnXTcNPXeQ/s1600-h/Bibir.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 99px; height: 118px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SlamIgYRO_I/AAAAAAAAAS0/HNnXTcNPXeQ/s400/Bibir.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356651471864675314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BIBIR SIAPA?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah paket pos sudah lelah menunggu di atas meja kerjaku. Tidak ada nama dan alamat si pengirim. “Dari siapa ya?” pikirku menebak-nebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuka bungkusan itu yang ditutup dengan kertas kado motif bunga mawar warna pink. Kutemukan sebuah gelas cantik model lama dengan bekas bibir warna merah yang tertinggal di bibir gelasnya. Dan secarik kertas bertuliskan,”Apakah kau masih ingat denganku? Kita pernah minum bersama dari gelas ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, siapa orang yang mengirim paket gelas bibir ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku  makan berdua bersama dengannya, seseorang yang baru kukenal beberapa hari  lalu. Bercakap-cakap panjang tentang sejarah Zen, Boddhidharma, meditasi, haiku, jalan pedang para samurai dan pengaruhnya dalam gaya hidup era post modern. Sampai akhirnya ia kehabisan minuman di dalam gelasnya yang kosong. “Mau tambah minumnya?” kataku menawarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, tidak perlu. Tetapi boleh ‘kan aku minum sedikit dari gelasmu?”  jawabnya sembari mengambil gelasku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada alasan untuk menolaknya, karena tangannya lebih cepat dari pikiranku. “Silakan saja…” jawabku pendek. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah itu aku menatap gelasku sendiri. Ada bekas bibir yang tertinggal di sana, warna merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, apakah ia yang mengirim gelas itu padaku tempo hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 7 Juli 2009  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6162590574977129372?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6162590574977129372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6162590574977129372' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6162590574977129372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6162590574977129372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/bibir-siapa.html' title='Bibir Siapa?'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SlamIgYRO_I/AAAAAAAAAS0/HNnXTcNPXeQ/s72-c/Bibir.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8471566736816409139</id><published>2009-07-02T17:20:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T19:26:51.802-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lirik Lagu Rock'/><title type='text'>Year Of The Cat</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SlamzJYqHeI/AAAAAAAAAS8/XIqNeSJOZUc/s1600-h/Year+of+The++Cat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 115px; height: 122px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SlamzJYqHeI/AAAAAAAAAS8/XIqNeSJOZUc/s400/Year+of+The++Cat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356652204426665442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;YEAR OF THE CAT&lt;br /&gt;Al Stewart&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;On a morning from a Bogart movie&lt;br /&gt;In a country where they turn back time&lt;br /&gt;You go strolling through the crowd like Peter Lorre&lt;br /&gt;Contemplating a crime&lt;br /&gt;She comes out of the sun in a silk dress running&lt;br /&gt;Like a watercolour in the rain&lt;br /&gt;Don't bother asking for explanations&lt;br /&gt;She'll just tell you that she came&lt;br /&gt;In the year of the cat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She doesn't give you time for questions&lt;br /&gt;As she locks up your arm in hers&lt;br /&gt;And you follow 'till your sense of which direction&lt;br /&gt;Completely disappears&lt;br /&gt;By the blue tiled walls near the market stalls &lt;br /&gt;There's a hidden door she leads you to&lt;br /&gt;These days, she says, I feel my life&lt;br /&gt;Just like a river running through&lt;br /&gt;The year of the cat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;She looks at you so cooly&lt;br /&gt;And her eyes shine like the moon in the sea&lt;br /&gt;She comes in incense and patchouli&lt;br /&gt;So you take her, to find what's waiting inside&lt;br /&gt;The year of the cat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well morning comes and you're still with her&lt;br /&gt;And the bus and the tourists are gone&lt;br /&gt;And you've thrown away the choice and lost your ticket&lt;br /&gt;So you have to stay on&lt;br /&gt;But the drum-beat strains of the night remain&lt;br /&gt;In the rhythm of the new-born day&lt;br /&gt;You know sometime you're bound to leave her&lt;br /&gt;But for now you're going to stay&lt;br /&gt;In the year of the cat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8471566736816409139?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8471566736816409139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8471566736816409139' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8471566736816409139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8471566736816409139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/07/year-of-cat.html' title='Year Of The Cat'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SlamzJYqHeI/AAAAAAAAAS8/XIqNeSJOZUc/s72-c/Year+of+The++Cat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2057211010012306563</id><published>2009-06-28T22:27:00.000-07:00</published><updated>2009-06-28T22:29:05.671-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Cun Kuan Ce</title><content type='html'>CUN KUAN CE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau letakkan jari-jemari lentikmu di kedua pergelangan tanganku. Tangan kananmu di tangan kiriku, tangan  kirimu di tangan kananku. Jari telunjuk, jari tengah dan jari manis di posisi cun kuan ce. Paru-paru,  limpa dan pericardium di tangan kanan. Jantung,  hati dan ginjal di tangan kiri.  Belajar merasakan nadi. Kau meletakkan jari-jemarimu, tanpa menekan. “Auw, bagus sekali jemarimu,” pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nadimu mengambang, cepat dan kuat!”&lt;br /&gt;katamu sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, apa kau tidak merasakan detak jantungku yang berdebar-debar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku meletakkan jari-jemariku di kedua pergelangan tanganmu. Tangan kananku di tangan kirimu, tangan kiriku di tangan kananmu. Aku meletakkan jari-jemariku, tidak merasakan apa-apa. Aku menekannya, juga tidak merasakan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nadimu tenggelam, lambat dan lemah ya?”&lt;br /&gt;kataku agak ragu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, apa kau tidak merasakan apa-apa saat kusentuh kulitmu yang halus itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 29 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Cun kuan ce, tiga titik penting di pergelangan tangan bagian dalam sebelah luar, untuk perabaan nadi dalam akupunktur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2057211010012306563?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2057211010012306563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2057211010012306563' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2057211010012306563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2057211010012306563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/06/cun-kuan-ce.html' title='Cun Kuan Ce'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7818401673052105613</id><published>2009-06-23T20:09:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T20:10:10.433-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Bukan Kecap Pilpres 2009</title><content type='html'>&lt;strong&gt;BUKAN KECAP PILPRES 2009&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu putaran?&lt;br /&gt;Lanjutkan!&lt;br /&gt;Lebih cepat, lebih baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 24 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7818401673052105613?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7818401673052105613/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7818401673052105613' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7818401673052105613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7818401673052105613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/06/bukan-kecap-pilpres-2009.html' title='Bukan Kecap Pilpres 2009'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3214636701267065040</id><published>2009-06-23T20:07:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T20:09:15.032-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Renungan Bhisma Di Depan Pintu Maut</title><content type='html'>&lt;strong&gt;RENUNGAN BHISMA DI DEPAN PINTU MAUT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: &lt;em&gt;Anwar Holid&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kesepuluh Perang Bharatayudha di padang Kurusetra. Matahari ada di sebelah selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang petang, akhirnya ksatria tua itu tumbang setelah dihujani panah oleh Srikandi, tanpa perlawanan.  Tubuhnya seperti landak, rebah di atas puluhan anak panah yang menyangganya sehingga tidak jatuh di atas tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ketika ia mengucapkan sumpahnya dahulu untuk hidup selibat, hujan bunga-bunga nan wangi jatuh di Kurusetra yang panas dan penuh  darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertempuran terhenti. Semua pihak tergopoh-gopoh datang menghampiri Bhisma dan memberikan sembah hormatnya. Arjuna membuat bantalan dari anak panah untuk menyangga leher dan kepala kakeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku belum akan mati saat ini. Aku menunggu matahari kembali ke titik baliknya di utara,” kata Bhisma perlahan-lahan pada yang hadir di sekitarnya, baik dari pihak Pandawa maupun Kurawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Bhisma satu-satunya manusia yang bisa menentukan sendiri kapan waktu yang tepat untuk kematiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pulanglah, dan hentikan perang yang sia-sia ini. Perang ini tidak ada manfaatnya, perang ini hanya membawa kehancuran dan luka-luka!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padang Kurusetra menjadi sepi. Hanya ada kesunyian dan bau anyir darah yang mengambang. Di bawah tenda darurat yang didirikan untuk melindunginya dari panas dan hujan, Bhisma menatap langit malam penuh bintang.  Sang Resi  mencoba memahami  mengapa perang saudara ini harus terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sadar bahwa semua sebab akan menghasilkan akibat. Sesuatu yang terdahulu menyebabkan sesuatu yang datang belakangan. Sesuatu yang kecil akan bisa mengakibatkan sesuatu yang besar di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengingat-ingat bagaimana ia dahulu bersumpah selibat hanya untuk memberikan jalan pada ayahnya menikahi seorang wanita muda, putri seorang nelayan. Apakah ini yang menjadi penyebab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menolak permintaan ibu tirinya untuk menikahi salah satu dari istri-istri kedua adik tirinya, agar wangsa Bharata punya keturunan. Apakah ini yang menjadi penyebabnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendidik cucu-cucunya, anak-anak  Pandu dan Destrarastra sejak mereka kecil. Ia menyayangi Pandawa dan Kurawa sama rata sama rasa, tidak membeda-bedakan keduanya. Tetapi ia melihat mereka berkembang ke arah yang berlawanan. Apakah ini yang menjadi penyebabnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bersedih hati ketika Pandawa kalah bermain dadu dan harus mengembara di hutan selama dua belas tahun. Sementara Kurawa memegang kekuasaan di Hastina. Apakah ini yang menjadi penyebabnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bisa menerima ketika Pandawa menuntut hak atas takhta Hastina, dan marah  dengan penolakan Kurawa.  Apakah ini yang menjadi penyebabnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sadar bahwa kata-katanya hanya didengar oleh Pandawa, dan diabaikan oleh Kurawa. Apakah ini yang menjadi penyebabnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata Bhisma tidak bisa menghentikan peperangan. Di hari kesebelas, perang berlanjut kembali. Derap kereta kuda bergemuruh. Panah-panah beterbangan, pedang-pedang beradu, darah dan air mata membasahi bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sadar bahwa kematiannya di perang besar telah digariskan dewata. Ia sadar pula bahwa cara kematiannya adalah  karma masa lalunya, ketika ia menolak cinta Amba yang setia mengikuti kemana pun  ia pergi. Amba yang tewas  tertembus anak panahnya tanpa sengaja. Amba yang bersumpah untuk menitis dalam tubuh prajurit wanita untuk menjemputnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Airmata menitik dari sudut matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika ia melihat Srikandi hadir di medan perang, ia  tahu bahwa waktunya telah tiba. Ia melihat inkarnasi  Amba menitis di dalam diri  prajurit wanita itu, istri Arjuna. “Aku datang untuk menjemputmu, Kakanda. Kita akan bersama menuju alam keabadian,”  kata Amba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menikmati hujan panah yang diarahkan ke tubuhnya, tanpa perlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang berakhir di hari kedelapan belas. Hanya Pandawa yang datang menjenguk, tak ada lagi Kurawa.  Tetapi matahari belum kembali ke titik baliknya di utara. Dan masih ada pertanyaan yang menggantung di depan pintu maut. Kenapa ia bisa sampai terlibat di dalam perang ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tidak memusuhi Pandawa, karenanya aku tidak bertempur melawan mereka. Tetapi aku juga bukan membela Kurawa, walau aku makan dari mereka. Apakah aku benar, ataukah aku salah,  ketika aku memutuskan maju  berperang membela negeriku, tanah airku?”&lt;br /&gt;tanya Bhisma pada Krishna, sebelum perang pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kakek Bhisma, kau tidak bersalah. Tugasmu sebagai ksatria, sebagai  prajurit,  adalah berperang membela negara. Kau berperang untuk membela negaramu,”&lt;br /&gt;jawab Krishna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini, di malam-malam yang panjang, pertanyaan itu menggema kembali. “Apakah aku benar? Apakah aku salah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dewabrata, anakku,  kau telah mengambil keputusan yang benar. Kau lahir dari kelas  ksatria. Kau makan  dari hasil bumi negerimu, dan  kau minum air tanah negerimu sendiri. Sudah tugasmulah berperang untuk membela negara. Keputusanmu sudah benar, anakku,”&lt;br /&gt;bisik ibunya, Dewi Gangga,  dalam mimpinya di malam terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam terakhir yang sunyi, malam yang penuh bintang. Bhisma tersenyum dan menutup mata. Wajahnya tenang dan  bercahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari telah berada di titik baliknya di sebelah utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang berdaging dan  berdarah, akan menjalani penyucian setelah kematiannya.   Dari tanah kembali ke tanah, dari cahaya kembali ke cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 23 – 24 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3214636701267065040?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3214636701267065040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3214636701267065040' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3214636701267065040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3214636701267065040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/06/renungan-bhisma-di-depan-pintu-maut.html' title='Renungan Bhisma Di Depan Pintu Maut'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3081453061301505947</id><published>2009-06-22T01:09:00.000-07:00</published><updated>2009-06-22T01:14:16.677-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Cermin Sang Nyonya</title><content type='html'>&lt;strong&gt;CERMIN SANG NYONYA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cermin memang ajaib.  Cermin menangkap dan memantulkan apa yang ada di depannya, tak peduli bagus atau jelek, elok atau buruk. Cermin berbicara apa adanya, tidak membeda-bedakan, dan juga tidak menyensor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari, bisa pagi bisa petang bisa juga malam, ia selalu duduk  di depan cermin. Atau sesekali berdiri dan berjalan-jalan. Jika sudah begitu, ia tahan  berlama-lama menatap wajah dan dirinya sendiri. Melihat, mengamati, meneliti, menelaah, menjelajah. Matanya, hidungnya, telinganya, rambutnya, lehernya, dadanya…aih. “Tak ada yang menyamai diriku, tak boleh ada yang menyamaiku!” pikirnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu ketika masih muda dan belum punya apa-apa, ia tak peduli cermin seperti apa yang ada di depannya. Cermin yang ia punya hanya cukup seukuran tubuhnya saja. Langsing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kini, setelah   ia bisa memiliki semua yang diinginkannya, ia  menjadi peduli pada cermin seperti apa yang harus ada di depannya. Apakah datar, cembung atau cekung. Satu hal yang pasti, cermin itu  harus lebih lebar dari bentuk tubuhnya yang meluas beberapa millimeter setiap tahunnya.  Ia bisa tersenyum  dan tertawa senang karenanya. Atau merengut, cemberut, marah-marah dan memaki-maki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semua dipantulkan oleh cermin itu, tak ada satu pun yang terlewatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam menjelang tidur, seperti biasa, ia duduk berjam-jam di depan cerminnya. Ia memang sudah tidak muda lagi. Tetapi lekuk-lekuk tubuhnya masih bisa membetot mata para lelaki. Tubuh yang subur dan indah permai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditatapnya rambut yang mulai dihiasi  warna putih. Keriput yang mulai bisa dihitung. Kantung mata yang agak gelap. Kulit yang harus selalu diberi pelembab.  Dan ia masih bisa tersenyum melihat bibirnya yang mungil, tipis, basah,  merekah. “Bibir ini tidak perlu ikut-ikutan menjadi tua,” ucapnya lirih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba ada  sebuah lampu yang menyala di dalam otaknya. Cling! “Aku bosan menatap diriku sendiri setiap hari. Aku ingin sesuatu yang berbeda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi berikutnya, pembantu masuk ke dalam kamar sang nyonya. Tidak ditemukan  majikannya yang biasa menatap dirinya sendiri di cermin setiap pagi, tetapi ia mendengar seseorang memanggil-manggilnya. “Surti, Surti…kemari.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surti, pembantu itu, celingak-celinguk hingga mengarahkan pandangan matanya pada cermin sang nyonya. “Aku disini, di dalam cermin!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 22 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3081453061301505947?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3081453061301505947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3081453061301505947' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3081453061301505947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3081453061301505947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/06/cermin-sang-nyonya.html' title='Cermin Sang Nyonya'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3345140063386363686</id><published>2009-06-17T19:29:00.000-07:00</published><updated>2009-06-17T19:32:26.401-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Isu Pertahanan Dalam Kampanye Pilpres 2009</title><content type='html'>ISU PERTAHANAN DALAM KAMPANYE PILPRES 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Mei 2009 lalu, ketika saya sakit dan menginap di rumah sakit selama empat hari, pesawat Hercules milik TNI – AU jatuh di Magetan, Jawa Timur yang menewaskan sekitar 100 orang. Setelah itu, dua pesawat heli militer menyusul jatuh.  Pesawat heli MBB milik  TNI – AD jatuh di Cianjur, lalu heli Super Puma milik TNI – AU jatuh di Lanud Atang Sanjaya. Keduanya terjadi minggu lalu, saat latihan. Sekali lagi, jatuh dalam latihan, bukan jatuh dalam operasi militer. Menyedihkan dan memalukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pejabat militer dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, Panglima TNI, dan juga Menteri Pertahanan, tidak mengatakan apa penyebab sebenarnya. Ada yang mengatakan  faktor cuaca, ada yang menyebutkan kesalahan manusia (human error). Semua mengakui usia pesawat yang sudah tua, tetapi tidak menyalahkan kurang dan minimnya anggaran pertahanan, termasuk  anggaran untuk pemeliharaan  alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru tiga kecelakaan terakhir yang belum terlalu jauh dari ingatan kita. Sebelumnya sudah banyak kecelakaan yang melibatkan  alutsista TNI. Semuanya bisa disederhanakan. Usia alutsista TNI yang sudah uzur, rata-rata diatas usia 30 tahun, dan kurangnya  biaya perawatan, sudah seharusnya diganti. Tetapi kemauan politik Pemerintah termasuk  politik anggaran Pemerintah membuat peremajaan mesin-mesin perang tersebut terlambat, sehingga sistem pertahanan Indonesia  masuk dalam ruang gawat darurat. Tegasnya, Pemerintah tidak memberikan prioritas pada pembangunan TNI yang professional, kuat dan modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi ini bisa kita tarik jauh ke awal periode Orde Baru,  ketika Soeharto memulai kekuasaannya.  Soeharto, untuk meredam kecemasan Malaysia dan Singapura, mengembangkan kebijakan politik luar negeri yang bertetangga baik. Anggaran militer dialihkan ke sektor ekonomi, pembangunan militer direm, dan sebagai kompensasinya, banyak petinggi-petinggi militer mendapat imbalan jabatan-jabatan politik di luar militer, yang dikenal luas sebagai dwifungsi ABRI. Politik pertahanan Pemerintah saat itu adalah membangun tentara yang kecil, efektif dan efisien, dengan ujung tombak pada  TNI – AD.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kemudian situasi politik regional berubah, ironisnya, politik luar negeri dan politik pertahanan Indonesia tidak berubah, sekalipun Soeharto sudah jatuh pada bulan Mei 1998.  Karena tuntutan  reformasi, maka ABRI dikembalikan menjadi TNI dan Polri, serta harus meninggalakn gelanggang politik. Sebagai imbalannya, Pemerintah menjamin akan memberikan anggaran yang cukup bagi TNI untuk dapat mentransformasikan dirinya menjadi tentara yang professional, kuat dan modern. Nyatanya, sampai saat ini hal tersebut tidak dapat direalisasikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah selalu beralasan bahwa ada sektor pembangunan yang lebih penting dan diprioritaskan, sehingga anggaran pembangunan militer selalu menjadi pilihan pertama untuk disunat, karena Pemerintah kita tetap  menjalankan politik luar negeri bertetangga baik sesuai dengan spirit ASEAN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya jelas, pembangunan militer menjadi tertinggal jauh dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Banyak ahli yang menaruh perhatian pada masalah ini menggungkapkan kekhawatirannya, karena anggaran  pertahanan  Indonesia  merupakan yang paling rendah di Asia Tenggara, sementara  cakupan wilayah  laut, udara dan darat yang harus dicovernya adalah paling luas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Ambalat hanya merupakan akibat saja dari melemahnya kemampuan dan kesiapan TNI dalam menjaga wialayah NKRI. Malaysia pasti tahu betul bahwa kemampuan alutsista TNI yang ditempatkan di Ambalat tidak ada apa-apanya dibandingkan milik mereka yang lebih muda tahun pembuatannya dan lebih canggih sistem persenjataannya. Makanya mereka berani memprovokasi Indonesia, sementara Indonesia hanya bisa melayangkan protes. Tidak ada kekuatan diplomasi yang tidak didukung oleh kekuatan militer yang memadai. Dan Indonesia merasakan hal itu, dilecehkan negeri jiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Ambalat bukan satu-satunya. Masih ingat, ‘kan dengan perjanjian kerjasama Indonesia – Singapura yang ditandatangani beberapa tahun lalu di Denpasar? Indonesia butuh uang, Singapura butuh lahan untuk latihan pesawat-pesawat tempurnya. Untung saja  perjanjian itu macet dan gagal, karena dikaitkan dengan perjanjian ekstradisi yang juga merugikan Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak contoh kecil lainnya yang bisa ditambahkan. Perlahan tapi pasti, kontrol atas Selat Malaka pun menjadi lemah, dan Singapura menjadi lebih menentukan dibandingkan Indonesia. Pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia oleh nelayan-nelayan dari negeri-negeri tetangga seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina bahkan Taiwan, jelas sekali menunjukkan lubang-lubang kelemahan dalam  sistem radar pertahanan laut  Indonesia.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertinggalan Indonesia juga diperparah oleh paradigma berpikir para perwira tinggi TNI, yang masih menempatkan TNI – AD sebagai ujung tombak dari sistem pertahanan kita. Seorang jenderal bintang empat yang pernah menjabat sebagai KSAD pernah mengatakan, biarkan saja musuh menyerang  dan akan digempur habis-habisan di daratan Indonesia. Benar-benar suatu kesalahan yang konyol punya jenderal bintang empat seperti itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era post modern ini, keunggulan udara dan atau maritime merupakan suatu keharusan yang mutlak dalam membangun  tentara yang professional, kuat dan modern. Memang biaya untuk itu sangatlah besar, karena angkatan laut dan udara full technology, tetapi ini merupakan konsekuensi kita sebagai negara maritime. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di masa kampanye pilpres 2009 ini, dari tiga pasangan calon, ada tiga jenderal yang semuanya  dari angkatan darat. Dan  ketiganya mewakili cara pandang militer Indonesia yang sudah ketinggalan zaman, yang berorientasi pada pertahanan  darat, namun mengabaikan peretahan udara dan laut. Menurut pandangan saya, ketiganya sangat menyedihkan dalam hal wawasan pertahanan. Ketiganya tidak punya wawasan pertahanan  yang komprehensif bagaimana seharusnya membangun pertahanan Indonesia. Memang  satu calon presiden, yang sedikit lebih punya visi dan menaruh perhatian pada masalah ini, walau seperti slogannya, dia ingin membereskan masalah pertahanan  ini lebih cepat lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apakah mungkin membangun militer yang profesional, kuat dan modern  hanya dalam tiga bulan atau seratus hari? Omong kosong ini membuat saya tertawa terpingkal-pingkal.  *** (UHK, 17 - 18 Juni 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3345140063386363686?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3345140063386363686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3345140063386363686' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3345140063386363686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3345140063386363686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/06/isu-pertahanan-dalam-kampanye-pilpres.html' title='Isu Pertahanan Dalam Kampanye Pilpres 2009'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2730347385225362662</id><published>2009-06-09T21:38:00.000-07:00</published><updated>2009-06-09T21:42:40.797-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Sakit dan Aspek Spiritual dari Sakit</title><content type='html'>SAKIT DAN ASPEK SPIRITUAL DARI SAKIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sengaja, bulan Mei 2009  kemarin  saya harus menginap empat hari tiga malam di RS Bhakti Yudha, Depok, dari hari Senin, 18 Mei sampai Kamis, 21 Mei, karena kena demam berdarah (DB). Sebelumnya, demam tinggi terlebih dahulu selama empat hari dari Kamis, 14 Mei, memaksa saya istirahat di rumah. Baru kemudian setelah tidak tahan dengan panas tinggi empat hari dan masukan cairan yang terus berkurang,  selaput lidah menjadi kuning tebal dan bibir pecah-pecah, saya menyerah untuk masuk rumah sakit. Ternyata kena demam berdarah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ngomong-ngomong, apa sih ‘sakit’ itu? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit, kalau mengikuti  definisi WHO yang panjang itu, saya tidak terlalu ingat walau sudah beberapa kali mendengrnya. Tetapi kalau mengikuti definisi Bali Usada Meditasi, kira-kira adalah tidak harmonisnya antara tubuh, pikiran dan jiwa. Dan kalau mengikuti difinisi akupunktur, sangat mudah mengikutinya, yaitu hilangnya keseimbangan yin dan yang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehat adalah kondisi dimana terdapat kesimbangan yin dan yang. Jadi kalau tidak ada keseimbangan yin dan yang, artinya kita sedang dalam keadaan sakit. Mungkin kita tidak merasakannya, sehingga tidak merasa  perlu ke dokter atau rumah sakit. Baru setelah parah,  demam tinggi beberapa hari, ambruk dan terkapar di tempat tidur, kita merasa perlu mencari bantuan atau pertolongan dokter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang sakit ini, saya berani katakan,  tidak ada satu orang pun yang ingin sakit. Tetapi kalau sakit datang berkunjung dan menginap di tubuh kita, mau tidak mau, kita harus beristirahat, mungkin minimal bedrest. Tetapi bisa saja sakit itu berlanjut dan menjadi parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mengikuti kedokteran barat yang  mekanis, sakit dilihat sebagai gangguan  yang sifatnya fisik. Namun saya juga mencoba melihatnya dari aspek penyembuhan alternatif. Dalam berbagai teori penyembuhan alternatif,  sakit bukanlah sekadar kerusakan mesin saja, tetapi juga melibatkan aspek spiritual. Manusia bukan cuma sekadar tubuh yang berdarah-daging saja, tetapi juga meliputi aspek pikiran dan jiwa. Sakit bisa datang dari unsur-unsur pikiran dan kejiwaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam teori lima unsur akupunktur, jelas perannya emosi atau yang resminya disebut penyebab penyakit dalam (PPD). Yaitu marah yang berhubungan dengan Liver/Gall Bladder, terkejut/gembira dengan Heart/Small Intestine, berpikir/rindu dengan Spleen/Stomach, kuatir/sedih dengan Lung/Large Intestine, dan  takut dengan Kidney/Bladder.  Segala yang berlebihan, akan mengganggu meridian-meridian dan organ-organ tersebut, tinggal seberapa jauh gangguan itu terjadi. Apakah yin dan yang, apakah letaknya  masih di luar atau sudah di dalam, apakah  jenisnya dingin atau panas, dan apakah sifatnya lemah atau kuat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu  saya juga percaya bahwa ada penyakit karena faktor spiritual, yang mungkin jarang atau tidak banyak diketahui, seperti misalnya penyakit karma, akibat dari karma di kehidupan-kehidupan kita yang lampau. Penyakit  bisa muncul tiba-tiba, mendadak tetapi bisa juga lama menetap tetapi sulit disembuhkan. Anda percaya? Hahaha…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah di rumah sakit, saya pun bisa melihat aspek yang lain dari sakit. Yah, mungkin Tuhan sedang berbaik hati pada saya, sehingga memberikan sakit untuk beberapa hari. Dengan demikian, saya bisa ‘cuti’, alias terbebas dari rutinitas pekerjaan sehari-hari, walau harus tidur di rumah sakit. Maklum, sebagai pekerja outsourcing, saya tidak punya cuti. Hehehe… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat-saat seperti itulah, ketika sakit, adalah kesempatan yang baik bagi kita untuk introspeksi melihat ke dalam diri sendiri.  Mungkin saja selama ini, urusan kantor dan pekerjaan, urusan mencari uang, sudah terlalu banyak menyita energi kita. Kalau tidak dapat cuti, ya tubuh sendirilah yang akan memintanya dengan sakit itu. *** (UHK, Rabu, 10 Juni 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2730347385225362662?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2730347385225362662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2730347385225362662' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2730347385225362662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2730347385225362662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/06/sakit-dan-aspek-spiritual-dari-sakit.html' title='Sakit dan Aspek Spiritual dari Sakit'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-4991105039272014144</id><published>2009-04-30T00:49:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T00:52:00.409-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Anomali Politik dan Koalisi Tanpa Etika</title><content type='html'>&lt;strong&gt;ANOMALI POLITIK  DAN KOALISI TANPA ETIKA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu 9 April 2009 telah berlalu, dan hasilnya kita sudah tahu melalui &lt;em&gt;quick count&lt;/em&gt; yang menempatkan Partai Demokrat sebagai pemenang, sementara Golkar dan PDIP ada di urutan kedua dan ketiga. Kenapa quick count? Ya, karena perhitungan  resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sampai tulisan  ini dibuat, belum keluar, padahal dana untuk pengadaan perangkat IT-nya milyaran rupiah. Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasca pemilu, yang kita lihat adalah manuver-manuver para politisi untuk membentuk koalisi menghadapi pemilihan presiden (pilpres) 9  Juli 2009 yang akan datang. Koalisi? Iyalah, ini memang fenomena aneh dan mungkin hanya ada di Indonesia saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan ahli hukum tata negara, apalagi konstitusi, tetapi dari beberapa wawancara saya untuk majalah tempat saya kerja dengan para pakar politik, saya sepakat dengan mereka bahwa ini anomali dalam dunia ilmu politik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstitusi kita, UUD  1945, mengamanatkan bahwa sistem pemerintahan kita adalah presidensil, dimana presiden menjadi kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Namun sejak reformasi bergulir, tepatnya pasca pemilu 1999, kita akrab dengan istilah ‘koalisi’, dengan berbagai judul dan penamaan yang memberikan kesan bahwa negara dan bangsa ini sedang ada di tepi jurang kehancuran dan perlu diselamatkan dari para bajak laut dan perompak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koalisi, dalam pemahaman saya, sebenarnya hanya ada di dalam sistem pemerintahan parlementer. Di dalam sistem itu, ketua partai pemenang pemilu menjadi perdana menteri. Atau kalau suaranya masih belum cukup, perlu didukung sejumlah partai untuk menjadi perdana menteri. Jadi bisa juga ketua partai minoritas menjadi perdana menteri, jika ia mampu menggalang dukungan untuk meraih mayoritas suara di parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang terjadi di Indonesia. Hasil pemilu  atau pemilihan legislative tidak menghasilkan partai mayoritas, sementara untuk masuk dalam pilpres, peraturan undang-undang – yang dibuat dengan wawasan jangka pendek per 5 tahun - menentukan hanya  partai yang meraih suara 20 % atau koalisi yang menghimpun 25%, boleh mengajukan calon presiden dan wakil presiden. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya yang terjadi adalah politik dagang sapi yang berwawasan jangka pendek dan mengorbankan kepentingan rakyat yang lebih luas. Tidak ada  satu partai pun yang berani mencalonkan paket presiden dan calon wakil presidennya dari satu partai, termasuk partai yang meraih suara terbanyak. Pilihannya, ya koalisi itu yang sebenarnya sangat parlementer. Sangat menggelikan sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerancuan sistem pemerintahan kita memang sudah dimulai dari saat Republik Indonesia  ini masih balita, November 1945. Itu terjadi ketika Sutan Sjahrir melakukan &lt;em&gt;silent coup&lt;/em&gt; (kudeta diam-diam) dengan menendang Soekarno dan Hatta ke atas, dan menjadikan dirinya sebagai perdana menteri, yang pertama untuk Republik Indonesia. Alasannya, karena Soekarno dan Hatta adalah kolaborator Jepang, sementara Sekutu hanya ingin berunding dengan orang yang bersih dari Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu berlanjut sampai perang kemerdekaan berakhir dan Indonesia menjelma  sebagai negara bagian  Republik Indonesia Serikat bentukan Belanda. Ketika RIS dibubarkan, dan RI yang berkedudukan di Jogjakarta dipulihkan, jabatan perdana menteri pun tetap ada, hingga  periode akhir dari kekuasaan Soekarno. Justru ketika Soeharto berkuasa, ia meniadakan jabatan perdana menteri  itu, dan menegakkan sistem presidensil yang kuat, dimana semua kekuasaan ada dalam genggamannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Indonesia memang penuh dengan eksperimen politik, yang memberikan tempat luas pada para petualang politik untuk pamer diri dan unjuk gigi, dibungkus dengan slogan dan jargon yang memberikan kesan bahwa mereka adalah penyelamat, seperti ksatria-ksatria abad pertengahan. Tidak salah kalau  ide-ide mesianistik seperti Ratu Adil, Imam Mahdi dan Satria Piningit selalu mendapat tempat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, bagaimana seorang ketua partai yang cuma meraih tidak sampai 4% suara, bisa dengan pede menggalang koalisi untuk mendukung pencalonan dirinya sebagai presiden?  Sungguh tidak masuk akal sehat. Kalau dia menang, ya mungkin memang  nasibnya bagus. Kalau dia kalah, ya  dia hanya  akan  menjadi catatan kaki dalam sejarah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat lebih jauh, bisa kita  lihat sekarang di depan mata. Kabinet menjadi terbelah. Presiden dan Wakil Presiden yang berkuasa (&lt;em&gt;incumbent&lt;/em&gt;) mungkin akan bertarung dalam pemilihan presiden. Belum lagi  partai-partai  yang ada di dalam kabinet juga punya agenda sendiri-sendiri, tergantung  ke arah mana angin   berhembus. Dan semua para calon itu selalu mengatakan bahwa mereka tidak punya ambisi untuk menjadi presiden. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar-benar sebuah anomali politik, terutama koalisi-koalisi yang sedang dibangun untuk pilpres mendatang. Koalisi tanpa etika. Mungkin ini hanya salah satu sinetron Indonesia saja,  tanpa skenario dan hanya mengejar jam tayang.  Kebetulan, yang satu ini bisa tayang di semua stasiun televisi dan media cetak nasional. *** &lt;strong&gt;(UHK, 30 April 2009)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-4991105039272014144?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/4991105039272014144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=4991105039272014144' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4991105039272014144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/4991105039272014144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/04/anomali-politik-dan-koalisi-tanpa-etika.html' title='Anomali Politik dan Koalisi Tanpa Etika'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2087938510412727072</id><published>2009-04-26T21:49:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T21:52:07.938-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Belajar Akupunktur, Membangun Puzzle</title><content type='html'>&lt;strong&gt;BELAJAR AKUPUNKTUR, MEMBANGUN PUZZLE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupunktur? Ya, banyak yang mengenal akupunktur dengan nama &lt;em&gt;tusuk jarum&lt;/em&gt;. Akupunktur hanya salah satu bentuk pengobatan atau penyembuhan alternatif yang berkembang belakangan ini, sebagai alternatif atau pelengkap dari kedokteran barat (baca : konvensional) yang kita kenal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupunktur bisa dilihat sebagai suatu bentuk penyembuhan yang berdiri sendiri, tetapi bisa juga dilihat sebagai bagian dari &lt;em&gt;traditional Chinese medicine&lt;/em&gt; (TCM).  Akupunktur sudah ada – dalam bentuk yang awal -  sejak 3000 tahun sebelum masehi. Jadi jauh lebih tua  dibandingkan dengan kedokteran barat. Atau mungkin seusia dengan pengobatan ayurveda dan yoga dari India. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang melihat pasien ditusuk tubuhnya dengan jarum-jarum dan sembuh. Tetapi orang banyak yang tidak paham bagaimana proses akupunktur bekerja dan menyembuhkan pasien. Dan yang lebih jauh lagi, ternyata belajar akupunktur jauh lebih sulit daripada yang  terlihat atau yang diperkirakan. Bahkan dokter-dokter yang belajar akupunktur pun belum tentu lulus dari ujian lokal dan ujian komptensi nasional. Sebabnya, teori-teori akupunktur berbeda dengan teori kedokteran barat. Jadi  dalam belajar akupunktur, dokter sama saja dengan peserta lain yang datang dari kalangan awam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman ini mulai saya dapat karena saya sendiri sedang belajar akupunktur, sebagai suatu  bidang keahlian penyembuhan alternatif  yang  terukur dan dapat dipertanggung jawabkan. Keinginan saya tidak muluk, hanya ingin menjadikan akupunktur sebagai suatu profesi untuk bekeerja mandiri. Soalnya capai kerja di tempat sekarang, tidak ada penghargaan dan tidak ada pengembangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar akupunktur berarti harus banyak dan kuat menghafal  berbagai teori. Mulai dari teori Yin Yang, teori Lima Unsur (&lt;em&gt;Wuxing&lt;/em&gt;), teori  fenomena organ (&lt;em&gt;Cang Siang&lt;/em&gt;), teori Chi dan cairan-cairan  tubuh, teori meridian (ada 12 meridian utama plus 2 meridian istimewa yang wajib dikuasai) beserta perjalanannya dari awal hingga akhir, titik-titik akupunktur (sejumlah 361 titik, masih ditambah dengan titik-titik yang baru ditemukan), delapan dasar diagnosis, empat cara pemeriksaan, penggolongan sindrom, dll., dll. Fuih! Berat!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak teori yang harus dihafal, semua seolah berebut untuk masuk dalam ingatan, seperti hendak masuk ke dalam mulut botol. Padahal itu baru hanya sekadar menghafal dan mengingat, belum melihat logika dibalik teori-teori  tersebut dan menghubungkannya satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sesi titik-titik akupunktur, saya merasa jenuh, bosan  dan capai. Saya pikir  lebih mudah  belajar chikung, saudara  akupunktur dalam rumpun TCM.  Tidak perlu  paham teorinya yang rumit, yang penting latihan setiap hari. Ternyata akupunktur tidak seperti itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1996, ketika saya memulai petualangan saya dengan belajar penyembuhan prana, latihan yoga, reiki, meditasi, chikung, saya belum menemukan  bentuk peneyembuhan yang sedemikian rumit dan berat dalam proses belajarnya.  Bentuk-bentuk penyembuhan ini  hanya menuntut pemahaman dan latihan rutin setiap hari, setengah jam atau satu jam. Beda dengan akupunktur yang memakan  waktu enam bulan bahkan lebih. Program yang saya ikuti saat ini rencanya sembilan bulan, sampai Oktober 2009.  Dan kewajiban untuk ujian lokal dan ujian kompetensi nasional, tanpa ada jaminan akan lulus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi okelah, semua sudah saya putuskan. Akupunktur harus jalan terus, lulus atau tidak lulus. Bagi saya akupunktur seperti membangun sebuah puzzle raksasa yang dimulai dari empat cara pemeriksaan,  sesi yang saat ini sedang saja jalani. Di bagian ini, akupunktur kembali menjadi menarik untuk saya, karena saya mulai bisa melihat apa yang pertama dikerjakan seorang akupunkturis ketika  menangani pasiennya. Setelah itu, saya harus mencari potongan-potongan puzzle lainnya untuk direkonstruksi, sehingga bisa membuat diagnosa apakah seseorang  sehat atau sakit berdasarkan teori-teori akupunktur.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentu saja, saya harus kembali ke motivasi awal, untuk apa saya belajar akupunktur. Tanpa motivasi yang kuat dan utuh, mungkin  memang akan gagal. Tetapi dengan motivasi yang kuat dan utuh, saya yakin saya bisa melewati ini. Bosan kerja untuk orang lain.  Kalau bisa bekerja mandiri untuk diri sendiri, kenapa tidak? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali disini ujian yang sesungguhnya. Bukan hanya dalam akupunktur saja, tetapi juga dalam semua bidang kehidupan. *** &lt;strong&gt;(UHK, 27 April 2009)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2087938510412727072?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2087938510412727072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2087938510412727072' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2087938510412727072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2087938510412727072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/04/belajar-akupunktur-membangun-puzzle.html' title='Belajar Akupunktur, Membangun Puzzle'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8712427737368086337</id><published>2009-04-02T17:56:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T17:57:47.317-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Percakapan Dengan Yin Yang</title><content type='html'>PERCAKAPAN DENGAN YIN YANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatap diagram Tai Chi di depanku. &lt;br /&gt;Dan memikirkan bagaimana cara memahaminya, &lt;br /&gt;ketika tiba-tiba ia berbicara padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akulah Yin, si hitam dengan titik putih sebagai mata di kepalaku,”&lt;br /&gt;kata Yin memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan akulah Yang, si putih dengan titik hitam sebagai mata di kepalaku,”&lt;br /&gt;kata Yang memperkenalkan diri juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalian bisa bicara?” &lt;br /&gt;kataku bertanya setengah tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya!” kata Yin dan Yang bersama-sama. &lt;br /&gt;“Kau ingin tahu lebih jauh tentang kami?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ceritakanlah tentang diri kalian. &lt;br /&gt;Aku akan mendengarkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di alam semesta, aku adalah malam, rembulan, gelap, &lt;br /&gt;bawah, dingin, air, barat dan utara,” &lt;br /&gt;tutur Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sementara aku adalah siang, matahari,  terang, &lt;br /&gt;atas, panas, api, timur dan selatan,” &lt;br /&gt;sahut Yang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di tubuh manusia, aku adalah perempuan,  dada-perut, &lt;br /&gt;tubuh bagian bawah, fisik, permukaan tubuh bagian dalam, cairan yang keruh”&lt;br /&gt;ujar Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sedangkan aku adalah lelaki, punggung-bokong, &lt;br /&gt;tubuh bagian atas, psikis, permukaan tubuh bagian luar, cairan yang jernih,”&lt;br /&gt;balas Yang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebagai organ, aku adalah cang, yaitu organ-organ padat, &lt;br /&gt;seperti hati, jantung (dan selaput jantung), limpa, paru-paru dan ginjal,”&lt;br /&gt;tambah Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan aku adalah fu, yaitu organ-organ berongga, &lt;br /&gt;seperti  kandung empedu, usus kecil (dan tiga pemanas), lambung, usus besar &lt;br /&gt;dan kandung kemih,”&lt;br /&gt;imbuh Yang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika tubuh manusia sakit, maka aku adalah kronis, tenang, lama, &lt;br /&gt;dingin, lembab dan regresif,” lanjut Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, jika sakit, lihatlah aku sebagai akut, gelisah, baru, &lt;br /&gt;panas, kering dan progresif,” lanjut Yang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk menegakkan diagnosa, lihatlah aku, Yin, &lt;br /&gt;pada  dalam, dingin dan lemah,”&lt;br /&gt;jelas  Yin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka aku,  Yang, &lt;br /&gt;ada pada luar, panas dan kuat,”&lt;br /&gt;terang  Yang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rupanya kalian hadir dari tataran makrokosmos hingga mikrokosmos. &lt;br /&gt;Dari jagad besar hingga jagad cilik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Betul. Lihatlah kami sebagai suatu diagram yang utuh &lt;br /&gt;dan berputar ke arah kanan, bukan ke arah kiri. &lt;br /&gt;Banyak yang terbalik melihat kami. &lt;br /&gt;Kami dinamis, saling tarik-menarik, saling melengkapi, &lt;br /&gt;saling mendasari untuk mencapai keseimbangan. &lt;br /&gt;Tidak ada yang murni, dan tidak ada yang mutlak,”&lt;br /&gt;kata Yin dan Yang bersama-sama. &lt;br /&gt;“Kami ada di alam semesta ini hingga di dalam tubuh manusia seperti kau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah  ada terjemahan yang pas untuk nama kalian, Yin dan Yang? &lt;br /&gt;Bagaimana dengan pasif dan aktif? &lt;br /&gt;Atau negatif dan positif?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada terjemahan yang sepadan untuk kami dalam bahasa apapun. &lt;br /&gt;Pergunakan saja Yin dan Yang seperti aslinya,”&lt;br /&gt;jawab Yin dan Yang bersamaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke, Yin dan Yang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, dan kau bisa membaca kami sebagai sebuah frase,&lt;br /&gt;di dalam Yin ada Yang,   di dalam Yang ada Yin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 23 – 26 Februari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8712427737368086337?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8712427737368086337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8712427737368086337' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8712427737368086337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8712427737368086337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/04/percakapan-dengan-yin-yang.html' title='Percakapan Dengan Yin Yang'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-7217909692581280583</id><published>2009-04-02T17:55:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T17:56:45.629-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Puisi yang Ditemukan Di Dalam Taksi, Malam Hari</title><content type='html'>PUISI YANG DITEMUKAN DI DALAM TAKSI,&lt;br /&gt;MALAM HARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;detak jantung berhenti&lt;br /&gt;detik jam berlari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;: bibir pelangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 18 – 19 Februari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-7217909692581280583?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/7217909692581280583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=7217909692581280583' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7217909692581280583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/7217909692581280583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/04/puisi-yang-ditemukan-di-dalam-taksi.html' title='Puisi yang Ditemukan Di Dalam Taksi, Malam Hari'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2951859165493151535</id><published>2009-04-02T17:52:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T17:54:24.782-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Brawn GP dan Semangat Olahraga</title><content type='html'>BRAWN GP DAN SEMANGAT OLAHRAGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brawn GP, yang dibangun Ross Brawn dari puing-puing Honda Racing Team, melakukan debut yang sangat gemilang mengawali musim kompetisi balap Formula I, dengan menjuarai GP Australia yang berlangsung di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada Minggu, 29 Maret 2009. Dua pembalapnya, Jenson Button dan Rubens Barrichello, menempati podium 1 dan 2, setelah sebelumnya juga merebut pole position pada babak kualifikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media-media menyambutnya bak kemenangan Cinderella. Saya melihatnya  sebagai kemenangan semangat olahraga sejati, yang mengatasi segala-galanya, termasuk fanatisme pada tim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi, saya pendukung tim McLaren sejak saya mengikuti berita-berita Formula 1, mungkin hampir 25 tahun lalu, bersamaan dengan terbitnya  tabloid Bola. Dan di sepakbola, saya mendukung  Everton FC di Liga Inggris, yang sempat menguasai puncak Liga Inggris periode 1984/1985 dan 1986/1987. Hal itu terbawa sampai sekarang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tetap mengikuti perkembangan kedua tim tersebut, jatuh bangunnya McLaren di Formula 1 dan Everton di Liga Inggris. Minimal, saya selalu ingin tahu hasil-hasil yang mereka capai  setelah suatu race atau setelah pertandingan liga di akhir pekan. Menang, saya senang. Kalah, ya tidak apa-apa.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi zaman juga berubah. Selalu ada tim yang dominan, dan selalu ada tim yang menjadi penantang, atau sekadar cuma kuda hitam. Dan saya pun menikmatinya.  Mendukung tim favorit saya secara tradisional, namun juga suka dengan mnculnya tim-tim baru yang punya potensi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan ketika Ferrari mendominasi balap Formula I selama 5 tahun pada awal milenium ini. Sangat membosankan. Seperti penonton yang lain di belahan dunia manapun, saya meninggalkan televisi. Tanpa perlu menonton teve, saya bisa menebak siapa juaranya. Michael Schumacher. Juga sangat membosankan ketika Manchester United selalu juara liga. Makanya saya pun suka dengan Arsenal ketika bisa mengganggu dominasi MU. Begitu pula ketika Chelsea juara dua kali berturut-turut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu sisi, saya punya tim favorit yang selalu saya dukung, seperti McLaren dan Everton. Tetapi di lain sisi, saya juga harus mengakui kalau ada tim lain yang kuat dan layak menyandang titel juara. Namun juga saya tidak suka dengan tim yang terlalu kuat dan terus-menerus mendominasi, karena mengakibatkan kebosanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga merupakan suatu arena untuk melihat munculnya juara-juara baru secara fair. Juara lama berjuang mempertahankan gelarnya, tim lain mencoba merebut gelar dari juara bertahan. Kemapanan membuat kompetisi jadi tidak menarik untuk ditonton, apalagi  diikuti sampai akhir. Kejuatan tim baru, seperti Brawn GP di Formula I tahun 2009 ini, Hull City di Premier League dan Hoffenheim di Bundesliga, sangatlah menyegarkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap selalu ada tim yang bisa menggangu, dan bahkan mematahkan dominasi tim juara yang terlalu kuat dan terlalu lama bertahta. Jika tidak ada kejuatan, buat apalagi menonton teve dan mengorbankan acara lain, kalau sudah tahu siapa yang menang dan siapa yang juara? Saya pikir, demikianlah semangat olahraga sejati. Harus ada penantang yang dapat memecahkan kemapanan, menghasilkan kejutan yang tidak cuma sekali, dan menjadi juara di akhir musim. *** (UHK, Selasa, 31 Maret 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2951859165493151535?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2951859165493151535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2951859165493151535' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2951859165493151535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2951859165493151535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/04/brawn-gp-dan-semangat-olahraga.html' title='Brawn GP dan Semangat Olahraga'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2918516121365364767</id><published>2009-02-06T01:28:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T01:30:21.232-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Betis Ken Dedes</title><content type='html'>BETIS KEN DEDES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ken Dedes turun dengan hati-hati dari kereta kencana, &lt;br /&gt;sedikit mengangkat kainnya, &lt;br /&gt;dan menginjakkan kaki ke dingklik  di bawah.&lt;br /&gt;Melangkah dengan anggun&lt;br /&gt;kaki kanan pertama&lt;br /&gt;kaki kiri kemudian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi yang ceria &lt;br /&gt;ketika matahari  tersenyum hangat&lt;br /&gt;dan angin bertiup nakal&lt;br /&gt;menyingkap ujung kain &lt;br /&gt;memperlihatkan betis  sang permaisuri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aih…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Betis yang indah bak puting padi,&lt;br /&gt;betis yang memancarkan sinar;&lt;br /&gt;betis seorang wanita nareswari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sengaja seorang pengawal utama melihat betis kiri Ken Dedes. &lt;br /&gt;Membuatnya terkejut, terpaku sesaat dan terpesona.&lt;br /&gt;Kelelakiannya bangkit mengaum bagai singa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhari-hari Ken Arok, pengawal itu,  &lt;br /&gt;tidak bisa tidur, &lt;br /&gt;tak bisa memicingkan matanya. &lt;br /&gt;Selalu terbayang-bayang dengan apa yang dilihatnya pagi itu, &lt;br /&gt;di Taman Baboji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berhari-hari kemudian &lt;br /&gt;betis itu masih ada di dalam matanya&lt;br /&gt;melekat dalam pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuh menjelma sebilah keris sakti yang haus darah, &lt;br /&gt;menjadi sejarah.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 3 – 4  Februari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urip Herdiman K&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2918516121365364767?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2918516121365364767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2918516121365364767' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2918516121365364767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2918516121365364767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/02/betis-ken-dedes.html' title='Betis Ken Dedes'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2499200212182641635</id><published>2009-02-06T01:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T01:27:26.113-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Pertamina dan Stigma Negatif (Revisi)</title><content type='html'>PERTAMINA DAN STIGMA NEGATIF&lt;br /&gt;(Revisi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stigma, menurut  Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi  Ketiga, diartikan (1) ciri negatif yg menempel pd pribadi seseorang  krn pengaruh lingkungannya; (2) tanda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga  tapol yang terkait Peristiwa G.30.S/PKI  terkena stigma ‘kiri’. Aktivis Petisi 50 terkena stigma ‘pembangkang’. Megawati terkena stigma ‘pendiam’. Amien Rais punya stigma ‘plin-plan’. Tim nasional PSSI tidak bisa lepas dari stigma ‘kalah melulu’. Dan lain-lain. Termasuk BUMN terkena stigma ‘kinerjanya buruk’. Di sini, stigma menjadi semacam kutukan yang diterima turun-temurun, dari generasi ke generasi. Dan sulit untuk menolak atau menghindarinya, apalagi  menghapusnya. Mungkin sampai terbawa ke dalam mimpi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu malam, 18 Januari 2009 sekitar pukul 21.30, Depot  Plumpang di Jakarta Utara,  milik Pertamina, meledak dan mengakibatkan kebakaran dahsyat sepanjang malam. Ketinggian api sampai 100 meter, bisa dilihat dari jarak 20 Km dari lokasi, sementara suasana panas karena kobaran api terasa sampai sejauh sekitar 1 Km dari pusat api. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya,  kita hiruk pikuk dengan kasus minyak Zatapi. Belum sampai sebulan yang lalu, kita dipusingkan  dengan (berita-berita) ‘hilangnya’ Elpiji (LPG) dari pasaran selama beberapa hari. Baru pulih dari demam LPG, disusul dengan krisis BBM di sekitar pergantian tahun 2008 menuju 2009. Krisis BBM reda, lalu tiba-tiba muncul kasus ledakan Depot Plumpang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa dengan Pertamina? Kenapa segala sesuatu yang terjadi di  BUMN itu selalu menarik perhatian orang?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina tentu saja baik-baik. Hehehe… Yang tidak baik adalah orang yang selalu ingin campur tangan urusan intern Pertamina, atau selalu mencari keuntungan dari semua persoalan  yang dihadapi Pertamina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam banyak hal yang berkaitan dengan energi minyak dan gas bumi di negara ini, Pertamina selalu berada dalam keadaan serba salah. Hal ini bisa terjadi karena tidak banyak yang menyadari posisi hukum Pertamina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina, yang didirikan pada 10 Desember 1957, pernah berkembang menjadi konglomerasi BUMN pertama di Indonesia, dibawah Ibnu Sutowo sampai kejatuhannya tahun 1975 karena terbelit skandal keuangan ratusan juta dollar tahun itu. Pertamina saat itu, sesuai dengan UU No. 8 tahun 1971 tentang Migas (ini satu-satunya undang-undang tentang badan usaha milik negara) mengemban dua tugas utama. Pertama, Pertamina sebagai regulator dimana semua kontraktor production sharing (KPS) tunduk pada Pertamina. Dan kedua, Pertamina sebagai player. Namun di era ini, peran Pertamina sebagai regulator yang lebih menonjol. Bahkan  di tahun 1980-an, selama beberapa tahun APBN Indonesia ditulangpunggungi hasil dari ekspor minyak dan gas bumi. Tidak salah, karena saat itu produksi minyak Indonesia sedang top mendekati 2 juta barrel dengan jumlah penduduk masih di sekitar angkat 130 – 140 juta jiwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang membuat orang melihat Pertamina dilihat sebagai agent of governement, tidak lebih dari kepanjangan tangan Pemerintah. Pertamina masuk ke semua sektor, seperti perhotelan, perumahan, pertanian, pupuk, penerbangan, dan lain-lain. Semua datang ke Pertamina untuk minta duit, termasuk Pemerintah. Sehingga Ibnu pun sering disebut sebagai presiden bayangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada saat yang sama, terjadilah pembusukan itu. Sehingga image Pertamina sebagai sarang korupsi mulai tumbuh dari era ini. Pertamina tidak perlu aktif berbisnis, semua datang ke Pertamina untuk berbisnis. Tidak ada satupun konglomerat Indonesia yang mulai tumbuh di tahun 1970-an hingga 1990-an, eranya Soeharto, yang tidak karena uang minyak Pertamina. Tetapi dari era inilah, BBM mulai disubsidi Pemerintah,  yang sebenarnya merupakan politik Soeharto untuk membungkam  masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman berubah, Soeharto jatuh, undang-undang pun berganti. Pertamina tunduk pada UU No. 22 tahun 2001. Peran Pertamina sebagai regulator diserahkan pada BP Migas (Badan Pelaksana Migas) di sektor hulu, yang embrionya adalah BPPKA, sebuah badan di dalam Pertamina untuk mengatur kontraktor  production sharing (KPS). Sementara di sektor hilir, dibentuk BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Migas). Dan Pertamina dikembalikan sebagai entitas bisnis yang harus mencari profit. Sebagai entitas bisnis, Pertamina juga tunduk pada UU tentang Perseroan Terbatas. Sehingga pada 2003, Pertamina pun berdiri sebagai badan hukum dengan nama PT Pertamina (Persero). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebagai BUMN, Pertamina tetap harus mengemban tugas-tugas yang diberikan Pemerintah, yang dikenal sebagai public service obligation (PSO). Masyarakat mengenalnya sebagai BBM Bersubsidi, yaitu Premium, Kerosene (minyak tanah) dan Solar (boleh disingkat PKS tetapi bukan partai, atau PSK tetapi bukan pelacur). Dengan kata lain, tidak banyak  yang berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi inilah yang tidak disadari masyarakat. Mereka terlena dengan jargon bahwa Indonesia negeri yang kaya, kaya sumber daya alam, kaya minyak dan gas. Tetapi mereka lupa bahwa jumlah penduduk bertambah lebih cepat, sementara jumlah produksi menurun lebih cepat lagi. (Dan jangan lupa, negeri yang kaya minyak dan gas, anehnya, terkena semacam kutukan. Pemerintahannya yang tidak  demokratis, atau masyarakatnya menjadi malas dan tidak mau berpikir, atau jatuh miskin dan terlibat utang luar negeri yang besar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bisnis yang disubsidi, adalah bisnis yang tidak sehat. Itu dikatakan sendiri oleh Prof. Soebroto, mantan Menteri Pertambangan dan Energi yang flamboyant dengan dasi kupu-kupunya. Contohnya BBM yang bersubsidi, tarif listrik PLN, tarif ekonomi Kereta Api Indonesia, tarif Pelni, dll. Semua adalah bisnis yang tidak sehat secara ekonomis. Perusahaannya tidak sampai collapse atau ambruk, tetapi sering mengalami demam, meriang, batuk dan bersin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa mengerti, tidak sehat karena sebenarnya supply and demand yang  riil seringkali tidak didapatkan, dengan berbagai alasan politis atau manipulasi. Ditambah berbagai penyimpangan di lapangan yang sulit dijangkau hukum, termasuk pengoplosan dan penyelundupan BBM ke luar negeri karena adanya disparitas harga. Inilah yang dimanfaatkan para petualang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya contoh kasus konversi minyak tanah ke Elpiji 3 Kg. Target semula tahun 2014, maju menjadi 2012, maju lagi menjadi 2010, sampai akhirnya harus selesai tahun 2009 ini. Jelas target program yang dicanangkan Wapres Jusuf Kalla terlalu kental dengan nuansa politisnya. Akibatnya, percepatan pembangunan infrastruktur dan pasokan harus berlomba dengan target politis Sang Wapres memasuki gelanggang Pemilu dan Pilpres 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kesempatan, seorang petinggi Pertamina mengatakan bahwa di   Indonesia ini, tidak ada sektor kehidupan yang tidak lepas   dari (produk) Pertamina, bahkan 24 jam. Mulai dari isi tanki mobil atau motor kita, pelumas yan dipakai, bahan bakar di dapur, lilin, plastik, aspal jalanan, dan masih banyak lagi, lebih dari 100-an,  produk turunan yang berasal dari minyak dan gas bumi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina berbisnis di  bisnis minyak dan gas bumi. Banyak pihak yang ingin menikmati uang hasil minyak ini. Mulai dari anak-anak Presiden Soeharto, kroninya, pensiunan jenderal-jenderal, orang-orang partai politik. Dalam suatu kesempatan wawancara dengan Prof. Dr. Bambang Permadi S. Brodjonegero, Dekan FE-UI saat ini, berkaitan dengan Seminar Mafia Minyak  di UI,  menyebutkan begitu banyak orang yang tertarik dengan uang minyak ini dan bermain di belakang layar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal PSO, Pemerintah memberikan tugas pada Pertamina, dan Pertamina tidak pernah  bisa menolaknya. Ketika terjadi suatu krisis, Pemerintah tidak pernah membela Pertamina, dan Pertamina pun tidak bisa menyalahkan Pemerintah. Karena hitungan bisnis yang riil tidak selalu matching dengan perhitungan politis yang selalu berubah-ubah setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah Pertamina yang terus disorot karena stigma beban warisan KKN yang dipikulnya dan upaya transformasi yang tengah dilakukan, ada sisi lain yang gelap, yang luput dari sorotan masyarakat. Apapun upaya Pertamina memperbaiki citranya, selalu ada cap negatif yang siap ditembakkan bila terjadi sesuatu dengan Pertamina. Dan setelah itu, berbagai isu dan teori muncul beredar, seperti yang bisa kita baca di media massa atau kita dengar dari media elektronik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah ini adalah tahun politik, dimana Pemilu dan Pilpres akan digelar. Partai-partai butuh uang banyak untuk kampanye politiknya. Maka jangan heran kalau posisi direksi Pertamina digoyang, yang sebenarnya dibelakang itu adalah pertarungan partai-partai politik untuk menempatkan orangnya.  *** (UHK, 19 – 30 Januari 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2499200212182641635?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2499200212182641635/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2499200212182641635' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2499200212182641635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2499200212182641635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/02/pertamina-dan-stigma-negatif-revisi.html' title='Pertamina dan Stigma Negatif (Revisi)'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-1611644507408758556</id><published>2009-01-27T21:09:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T21:12:41.102-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'>Aku Menunggu Hujan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;AKU MENUNGGU HUJAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menunggu hujan. Langit gelap. Awan menggantung di depan pintu. Angin menari-nari di halaman, menggoyang pucuk-pucuk pepohonan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menunggu hujan. Ramalan cuaca mengatakan puncak musim hujan akan datang pada akhir Januari hingga awal Februari. Hati-hati, kata peramal cuaca, kalau kita akan mengadakan perjalanan. Karena kau tahu, gelombang laut bisa mencapai tinggi lima meter. Cukup  untuk menghempaskan kapal yang kau tumpangi. Atau mungkin cuaca buruk akan membahayakan  penerbanganmu. Bisa juga  mengganggu perjalanan kereta yang kau naiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menunggu hujan. Suaranya telah kudengar dari jauh. Samar-samar. Melangkah dengan tegap dan pasti, datang berbaris. Gerimis kecil, rintik-rintik,  semakin besar, dan melebat. Dan dewa-dewa bermain dengan cambuk apinya yang membelah langit. Langit menyala penuh kembang api. Membuat hujan turun semakin deras, tanpa bosan, tanpa henti. Hujan turun dengan hati senang dan bahagia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menunggu hujan. Dari balik kaca jendela, aku melihat pintu yang terbuka lebar. Pintu menuju ingatan yang semakin jauh, ingatan yang terkubur masa silam. Menghadirkan kembali moment-moment yang hilang. Tetapi juga membuka pintu ke masa depan. Imajinasi liar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menunggu hujan. Datang dan pergi. Gelap dan terang. Hitam dan putih. Malam dan siang. Kiri dan kanan. Timbul dan tenggelam. Basah dan kering. Wanita dan pria. Yoni dan lingga. Fu dan cang. Yin dan Yang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tidak suka hujan!” katamu padaku, sedikit berbisik. &lt;br /&gt;“Hujan membuatku repot. Sungguh. Misuh-misuh. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa? Punya trauma?” balasku bertanya, setengah tak percaya ada orang yang tidak suka hujan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mungkin karena aku dulu tinggal di daerah banjir,”&lt;br /&gt;jawabnya lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menunggu hujan, tetapi aku tidak menunggu banjir. Banjir datang hanya karena kesalahan dan kecerobohan kita saja. Kita yang bebal, kita yang bodoh. Alam  yang disalahkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menunggu hujan, sepanjang malam dan sepanjang mimpi. Aku menunggu hujan, dan kamu, di sini, kapan pun kau datang. Ada angpao untukmu. Gong xi fa choi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Rabu, 28, Januari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Urip Herdiman K.&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-1611644507408758556?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/1611644507408758556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=1611644507408758556' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1611644507408758556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1611644507408758556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/01/aku-menunggu-hujan.html' title='Aku Menunggu Hujan'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8201561140693051411</id><published>2009-01-20T23:22:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T23:24:10.927-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Pertamina dan Stigma</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PERTAMINA DAN STIGMA &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stigma, menurut  Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi  Ketiga, diartikan (1) ciri negatif yg menempel pd pribadi seseorang  krn pengaruh lingkungannya; (2) tanda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga  tapol yang terkait Peristiwa G.30.S/PKI  terkena stigma ‘kiri’. Aktivis Petisi 50 terkena stigma ‘pembangkang’. Megawati terkena stigma ‘pendiam’. Amien Rais punya stigma ‘plin-plan’. Tim nasional PSSI tidak bisa lepas dari stigma ‘kalah melulu’. Dan lain-lain. Termasuk BUMN terkena stigma ‘kinerjanya buruk’. Di sini, stigma menjadi semacam kutukan yang diterima turun-temurun, dari generasi ke generasi. Dan sulit untuk menolak atau menghindarinya, apalagi  menghapusnya. Mungkin sampai terbawa ke dalam mimpi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu malam, 18 Januari 2009 sekitar pukul 21.30, Depot  Plumpang di Jakarta Utara,  milik Pertamina, meledak dan mengakibatkan kebakaran dahsyat sepanjang malam. Ketinggian api sampai 100 meter, bisa dilihat dari jarak 20 Km dari lokasi, sementara suasana panas karena kobaran api terasa sampai sejauh sekitar 1 Km dari pusat api. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya,  kita hiruk pikuk dengan kasus minyak Zatapi. Belum sampai sebulan yang lalu, kita dipusingkan  dengan (berita-berita) ‘hilangnya’ Elpiji (LPG) dari pasaran selama beberapa hari. Baru pulih dari demam LPG, disusul dengan krisis BBM di sekitar pergantian tahun 2008 menuju 2009. Krisis BBM reda, lalu tiba-tiba muncul kasus ledakan Depot Plumpang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa dengan Pertamina? Kenapa segala sesuatu yang terjadi di  BUMN itu selalu menarik perhatian orang?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina tentu saja baik-baik. Hehehe… Yang tidak baik adalah orang yang selalu ingin campur tangan urusan intern Pertamina, atau selalu mencari keuntungan dari semua persoalan  yang dihadapi Pertamina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam banyak hal yang berkaitan dengan energi minyak dan gas bumi di negara ini, Pertamina selalu berada dalam keadaan serba salah. Hal ini bisa terjadi karena tidak banyak yang menyadari posisi hukum Pertamina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina, yang didirikan pada 10 Desember 1957, pernah berkembang menjadi konglomerasi BUMN pertama di Indonesia, dibawah Ibnu Sutowo sampai kejatuhannya tahun 1975 karena terbelit skandal keuangan ratusan juta dollar tahun itu. Pertamina saat itu, sesuai dengan UU No. 8 tahun 1971 tentang Migas (ini satu-satunya undang-undang tentang badan usaha milik negara) mengemban dua tugas utama. Pertama, Pertamina sebagai regulator dimana semua kontraktor production sharing (KPS) tunduk pada Pertamina. Dan kedua, Pertamina sebagai player. Namun di era ini, peran Pertamina sebagai regulator yang lebih menonjol. Bahkan  di tahun 1980-an, selama beberapa tahun APBN Indonesia ditulangpunggungi hasil dari ekspor minyak dan gas bumi. Tidak salah, karena saat itu produksi minyak Indonesia sedang top mendekati 2 juta barrel dengan jumlah penduduk masih di sekitar angkat 130 – 140 juta jiwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang membuat orang melihat Pertamina dilihat sebagai agent of governement, tidak lebih dari kepanjangan tangan Pemerintah. Pertamina masuk ke semua sektor, seperti perhotelan, perumahan, pertanian, pupuk, penerbangan, dan lain-lain. Semua datang ke Pertamina untuk minta duit, termasuk Pemerintah. Sehingga Ibnu pun sering disebut sebagai presiden bayangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada saat yang sama, terjadilah pembusukan itu. Sehingga image Pertamina sebagai sarang korupsi mulai tumbuh dari era ini. Pertamina tidak perlu aktif berbisnis, semua datang ke Pertamina untuk berbisnis. Tidak ada satupun konglomerat Indonesia yang mulai tumbuh di tahun 1970-an hingga 1990-an, eranya Soeharto, yang tidak karena uang minyak Pertamina. Tetapi dari era inilah, BBM mulai disubsidi Pemerintah,  yang sebenarnya merupakan politik Soeharto untuk membungkam  masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman berubah, Soeharto jatuh, undang-undang pun berganti. Pertamina tunduk pada UU No. 22 tahun 2001. Peran Pertamina sebagai regulator diserahkan pada BP Migas (Badan Pelaksana Migas) di sektor hulu, yang embrionya adalah BPPKA, sebuah badan di dalam Pertamina. Sementara di sektor hilir, dibentuk BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Migas). Dan Pertamina dikembalikan sebagai entitas bisnis yang harus mencari profit. Sebagai entitas bisnis, Pertamina juga tunduk pada UU tentang Perseroan Terbatas. Sehingga pada 1993, Pertamina pun berdiri sebagai badan hukum dengan nama PT Pertamina (Persero). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebagai BUMN, Pertamina tetap harus mengemban tugas-tugas yang diberikan Pemerintah, yang dikenal sebagai public service obligation (PSO). Masyarakat mengenalnya sebagai BBM Bersubsidi. Dengan kata lain, tidak banyak  yang berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi inilah yang tidak disadari masyarakat. Mereka terlena dengan jargon bahwa Indonesia negeri yang kaya, kaya sumber daya alam, kaya minyak dan gas. Tetapi mereka lupa bahwa jumlah penduduk bertambah lebih cepat, sementara jumlah produksi menurun lebih cepat lagi. (Dan jangan lupa, negeri yang kaya minyak dan gas, anehnya, terkena semacam kutukan. Pemerintahannya yang tidak  demokratis, atau masyarakatnya menjadi malas dan tidak mau berpikir.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bisnis yang disubsidi, adalah bisnis yang tidak sehat. Itu dikatakan oleh Prof. Soebroto, mantan Menteri Pertambangan dan Energi yang flamboyant dengan dasi kupu-kupunya. Contohnya BBM yang bersubsidi, listrik PLN, tarif ekonomi Kereta Api Indonesia, tarif Pelni, dll. Semua bisnis yang tidak sehat secara ekonomis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa mengerti, tidak sehat karena sebenarnya supply and demand yang  riil seringkali tidak didapatkan, dengan berbagai alasan politis atau manipulasi. Ditambah berbagai penyimpangan di lapangan yang sulit dijangkau hukum, termasuk pengoplosan dan penyelundupan BBM ke luar negeri karena adanya disparitas harga. Inilah yang dimanfaatkan para petualang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya contoh kasus konversi minyak tanah ke Elpiji 3 Kg. Target semula tahun 2014, maju menjadi 2012, maju lagi menjadi 2010, sampai akhirnya 2009. Jelas target program yang dicanangkan Wapres Jusuf Kalla terlalu kental dengan nuansa politisnya. Akibatnya, percepatan pembangunan infrastruktur dan pasokan harus berlomba dengan target politis Sang Wapres memasuki gelanggang Pemilu dan Pilpres 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa kesempatan, seorang petinggi Pertamina mengatakan bahwa di   Indonesia ini, tidak ada sector kehidupan yang tidak lepas   dari (produk) Pertamina, bahkan 24 jam. Mulai dari isi tanki mobil atau motor kita, pelumas yan dipakai, bahan bakar di dapur, lilin, plastik, aspal jalanan, dan masih banyak lagi, lebih dari 100-an,  produk turunan yang berasal dari minyak dan gas bumi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertamina berbisnis di  bisnis minyak dan gas bumi. Banyak pihak yang ingin menikmati uang hasil minyak ini. Mulai dari anak-anak Presiden Soeharto, kroninya, pensiunan jenderal-jenderal, orang-orang partai politik. Dalam suatu kesempatan wawancara dengan Prof. Dr. Bambang Permadi S. Brodjonegero, Dekan FE-UI saat ini, berkaitan dengan Seminar Mafia Minyak  di UI,  menyebutkan begitu banyak orang yang tertarik dengan uang minyak ini dan bermain di belakang layar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal PSO, Pemerintah memberikan tugas pada Pertamina, dan Pertamina tidak pernah  bisa menolaknya. Ketika terjadi suatu krisis, Pemerintah tidak pernah membela Pertamina, dan Pertamina pun tidak bisa menyalahkan Pemerintah. Karena hitungan bisnis yang riil tidak selalu matching dengan perhitungan politis yang selalu berubah-ubah setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah Pertamina yang terus disorot karena stigma beban warisan KKN yang dipikulnya dan upaya transformasi yang tengah dilakukan, ada sisi lain yang gelap, yang luput dari sorotan masyarakat. Apapun upaya Pertamina memperbaiki citranya, selalu ada cap negatif yang siap ditembakkan bila terjadi sesuatu dengan Pertamina. Dan setelah itu, berbagai isu dan teori muncul beredar, seperti yang bisa kita baca di media massa atau kita dengar dari media elektronik. *** &lt;strong&gt;(UHK, 19 – 20 Januari 2009)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8201561140693051411?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8201561140693051411/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8201561140693051411' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8201561140693051411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8201561140693051411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/01/pertamina-dan-stigma_20.html' title='Pertamina dan Stigma'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8475514432756971352</id><published>2009-01-13T16:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T16:58:25.116-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Pidato, Tangan, Sampah</title><content type='html'>PIDATO, TANGAN, SAMPAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009 ini adalah tahun pemilu dan tahun pilpres. Jadi kita akan banyak melihat para politisi  berpidato menjual kecapnya  dalam kampanye untuk meraih suara sebanyak-banyaknya. Tetapi apa sih, pidato itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pidato, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,  Edisi Ketiga (tetapi kayaknya bajakan neeh… - Pen.), berarti : (1) pengungkapan pikiran dl bentuk kata-kata yg ditujukan kpd orang banyak; (2) wacana yg disiapkan  untuk diucapkan di depan khalayak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat arti tersebut, seseorang harus bisa merumuskan pemikirannya, baik lisan maupun tertulis, yang akan disampaikan kepada orang banyak. Sementara arti kedua lebih kepada tema apa yang mau disampaikan. Intinya, orang tersebut harus bicara tentang sesuatu hal (atau banyak hal). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di instansi pemerintahan, pidato dan berbagai variannya seperti sambutan atau pengarahan, adalah hal yang biasa dan membosankan karena terlalu sering. Bahkan sebagian yang mendengarnya sampai tertidur. Ingat saja sewaktu Presiden SBY berpidato dalam sebuah acara di Lemhanas, tahun 2008 kemarin. Ada beberapa peserta, yang notabene adalah para kepala daerah, tertidur dan membuat murka Presiden. “Hey, bangun!” kata Presiden sambil menunjuk-nunjuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mendengar langsung memang  bisa bikin kita tidur, tetapi kalau hanya melihat dari  siaran televisi, mungkin bisa muntah. Soal pidato yang bikin muntah, tunggu sampai tulisan ini selesai ya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia pernah punya jagoan pidato ulung. Soekarno. Dengan uniform militernya yang khas, kacamata hitam, peci dan tongkat, ia berpidato menyihir  orang banyak. Bapak dan ibu saya dulu sering menceritakan bagaimana kalau Soekarno berpidato. Foto-fotonya memperlihatkan gaya pidatonya, dengan tangan kanan yang terangkat ke atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya ini pula yang coba diikuti anaknya, Megawati. Mega selalu berpidato dengan gaya yang  mendekati bapaknya, tangan terangkat ke atas, menunjuk langit. Ia pun sering difoto dengan latarbelakang foto  bapaknya. Saya pikir mungkin   Mega kurang percaya diri. Jadi dia perlu back up dari bapaknya, biarpun hanya foto saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Tomo juga harus disebut sebagai jagoan pidato. Pidatonya pada peritiwa 10 November 1945, membakar hati pemuda-pemuda Surabaya (dan Jawa Timur) untuk bertempur melawan Inggris dan NICA. Fotonya juga hampir serupa dengan Soekarno. Diambil dari bawah, tangannya menentang langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit ke  luar negeri, ada nama Fidel Castro, yang pernah lama memimpin Kuba. Tidak jelas, apakah dia jago pidato atau tidak, tetapi dia bisa berpidato sampai berjam-jam. Saya pernah  membaca berita pndek tentang Castro yang pidato sampai 6 jam! Kalau saya di Kuba sana, saya bisa  ditahan polisi rahasia, karena bolak-balik ke toilet setiap jamnya. Tuduhannya? Subversif. Tidak menghargai boss yang sedang berpidato.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik ke Indonesia lagi. Sugiharto, orang PPP yang pernah menjabat Menteri Negara BUMN, berpidato di acara BUMN Executive Club. Dalam tempo setengah jam, ia sudah akan selesai dan pamitan. Tahu-tahu, ia bercerita tentang  perjalanan  dengan Presiden ke Timur Tengah.  Ujung-ujungnya, ia berpidato 2,5 jam, padahal sudah sempat pamitan sampai tiga kali. Gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga pidato yang bikin saya mau muntah. Pidatonya politisi Golkar yang punya stasiun televisi berita, Surya Paloh. Pidato dan penampilannya  selalu mendapat porsi lebih panjang dari yang lain-lain, ketika disiarkan. Dia bisa  dibiarkan sampai sepuluh menit, bahkan lebih. Maklum, televisi sendiri, boss!  Dimulai dari tangannya yang terangkat ke atas, hingga tangannya sudah menuding ke bawah. Mungkin capai karena staminanya tidak mendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak apa-apa. Surya Paloh hanya mencontoh saja dari Harmoko, Ketua Umum Golkar yang adalah juara pidato tanpa tanding tanpa banding di era Orde Baru. Dia selalu berpidato dalam berbagai kesempatan, termasuk dalam Safari Ramadhan, atau juga berbicara pada wartawan selaku Menteri Penerangan yang adalah juru bicara Pemerintah. Rambutnya yang tebal, kaku dan licin, karena memakai minyak rambut satu tube penuh. Saking licin rambutnya, namanya pun kepeleset  menjadi Hari-hari Omong Kosong.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru gaya pidatonya saja, belum wacananya. Bagaimana dengan tema atau topik yang dibicarakan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ada pidato-pidato yang bagus dan tercatat dalam sejarah karena sangat monumental, biasanya menjadi milestone sebuah zaman. Tetapi saat ini tidak banyak pidato yang bagus seperti itu. Kecuali pidato kenegaraan di depan DPR yang memuat angka-angka APBN, menurut saya, pidato atau apapun juga namanya, hanyalah basa-basi dan puja-puji yang penuh penjilatan. Kalau masih mau bilang bagus, mungkin  hanya bagus pada 10 sampai 15 menit pertama. Selebihnya cuma jualan kecap nomor  satu yang  mereknya Sampah.  *** (UHK, 9 – 14  Januari 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8475514432756971352?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8475514432756971352/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8475514432756971352' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8475514432756971352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8475514432756971352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/01/pidato-tangan-sampah.html' title='Pidato, Tangan, Sampah'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-780502313927672838</id><published>2009-01-07T00:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T00:07:25.713-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Melihat Peta, Meramal Nasib</title><content type='html'>&lt;strong&gt;MELIHAT PETA, MERAMAL NASIB&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di sekitar tahun baru yang belum terlalu jauh, mungkin kita masih sempat merefleksikan diri kita setahun yang baru  lewat dan setahun yang akan datang. Belum terlambat, karena walau tahun baru Islam dan tahun baru Masehi – dalam satu minggu yang sama di akhir tahun 2008 - baru lewat, masih ada tahun baru Imlek di depan mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau pergi ke sebuah kota, katakanlah Jogja, dan saya memilih naik kereta api. Makanya saya ingin tahu,  lewat kota mana sajakah  kereta yang saya naiki. Karena itu saya pun membuka peta. Setelah saya lihat, o, mungkin saya akan lewat Cirebon, Tegal, Purwokerto dan seterusnya ke selatan hingga akhirnya tiba di Jogja. Demikian saya membuat perkiraan perjalanan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga Anda kalau hendak bepergian jauh ke luar kota, ke luar pulau Jawa, atau ke luar negeri. Mungkin Anda  akan melihat peta untuk melihat  kota atau negeri tujuan, dan akan singgah dimana saja selama perjalanan itu. Bisa juga Anda tidak ingin melihat peta, tetapi saya yakin, Anda pasti ingin tahu lewat mana saja perjalanan Anda itu, entah bagaimana caranya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hal yang wajar, bahwa saya,  Anda, dan kita semua selalu ingin tahu apa yang ada di depan kita di dalam perjalanan, sebagai suatu persiapan. Demikian pula kehidupan, sebagai suatu perjalanan. Orang ingin tahu  apa yang akan terjadi dalam kehidupannya, di masa depan yang dekat, dan di masa depan yang jauh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin pernah bertanya-tanya, seperti apa kita setahun yang akan datang, sepuluh tahun berikutnya, atau dua puluh lima tahun ke depan. Apakah hidup  kita akan berbahagia? Atau malah susah terus-menerus? Apakah kita akan menikah sekali, atau berkali-kali? Atau mungkin malah tidak menikah sama sekali? Bagaimana dengan kesehatan kita? Apakah akan ada sakit yang berat? Keuangan kita? Anak-anak kita? Dan lain sebagainya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keingintahuan itu yang lalu mendorong kita untuk mencari tahu apa yang akan terjadi dengan hidup kita di masa depan. Melihat nasib dan peruntungan diri kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak bidang keahlian yang katanya bisa membaca masa depan. Palmistri, astrologi, pembacaan kartu-kartu seperti  tarot, remi, dll, pembacaan bola kristal, pembacaan ampas teh atau kopi, membaca asap, membaca awan, dan masih banyak lagi metode. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusana yang satu ini, ternyata semua agama, apakah agama langit maupun agama bumi, kompak seia sekata. Sama-sama melarang, menentang dan tidak menyetujui peramalan nasib. Namun dasar namanya juga manusia, ada bagian dari otaknya yang korsluiting, sehingga sering salah membaca atau tidak menangkap apa yang dibacanya.  Biasanya apa yang dilarang atau tidak disetujui, justru dilanggar dan diterjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, orang-orang tetap ada yang pergi mencari ahli peramalan nasib. Ada yang terang-terangan, tetapi mungkin lebih banyak yang diam-diam. Ssst…saya juga lho, tetapi saya tidak kemana-mana, saya hanya main-main dengn pendulum saya sendiri. Tanya-tanya sendiri, bikin prediksi, dan senyum sendiri. Juga ada kecutnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa agama melarang kita untuk melihat nasib? Entahlah, tetapi mungkin karena  kita secara psikologis, sebenarnya tidak pernah benar-benar siap menerima kenyataan (negatif atau buruk) yang datang. Kita hanya mau yang baik-baik saja, tidak mau melihat yang buruk. Memang ada benarnya seperti itu. Namun jika hasil ramalan  negatif,  kebanyakan orang shock, terkejut, tidak bisa tidur berhari-hari dan bahkan sakit keras (misalnya stroke) karena memikirkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mencoba menghitung usia saya dengan suatu metode palmistry tertentu. Dan saya benar-benar shock mengetahui hasilnya. Selama seminggu saya sulit tidur dan tidak nafsu makan. Barulah  setelah saya shalat dan meditasi, saya mulai bisa ‘melupakan’ ramalan diri sendiri itu.  Entah kalau nanti tiba waktunya. . Bukankah umur di tangan Tuhan? Hehehe...  Eh, tangan kanan atau tangan kiri-Nya ya? Hahaha… *** &lt;strong&gt;(UHK, 7 Januari 2009)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-780502313927672838?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/780502313927672838/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=780502313927672838' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/780502313927672838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/780502313927672838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/01/melihat-peta-meramal-nasib.html' title='Melihat Peta, Meramal Nasib'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-3653232445242516817</id><published>2009-01-03T21:41:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T21:46:17.387-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lirik Lagu Rock'/><title type='text'>Time</title><content type='html'>&lt;strong&gt;TIME&lt;br /&gt;(Pink Floyd)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ticking away the moments that make up a dull day&lt;br /&gt;You fritter and waste the hours in an off hand way&lt;br /&gt;Kicking around on a piece of ground in your home town&lt;br /&gt;Waiting for someone or something to show you the way&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tired of lying in the sunshine staying home to watch the rain&lt;br /&gt;You are young and life is long and there is time to kill today&lt;br /&gt;And then one day you find ten years have got behind you&lt;br /&gt;No one told you when to run, you missed the starting gun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And you run and you run  to catch up with the sun, but it’s sinking&lt;br /&gt;And racing around to come up behind you again&lt;br /&gt;The sun is the same in the relative way, but you’re older&lt;br /&gt;Shorter of breath and one day closer to death&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every year is getting shorter&lt;br /&gt;Never seem to find the time&lt;br /&gt;Plans that either come to naught or half a page of scribbled line&lt;br /&gt;Hanging on in quiet desperation is the English way&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The time is gone the song is over&lt;br /&gt;Thought I’d something more to say&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SWBMoiQC8hI/AAAAAAAAARs/26nnA7VHJoA/s1600-h/DarkSide.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 125px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SWBMoiQC8hI/AAAAAAAAARs/26nnA7VHJoA/s400/DarkSide.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287310221805548050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Album : The Dark Side of The Moon, 1973&lt;br /&gt;David Gilmour : Vocals , guitars, VCS 3&lt;br /&gt;Richard Wright : Keyboards,  vocals, VCS 3&lt;br /&gt;Roger Waters : Bass, vocals, VCS 3, tape effects&lt;br /&gt;Nick Mason : Percussion, tape effects&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sound engineer: Alan Parsons&lt;br /&gt;Backing vocals :Doris Troy, Leslie Duncan, Liza Strike, Barry St. John&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-3653232445242516817?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/3653232445242516817/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=3653232445242516817' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3653232445242516817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/3653232445242516817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2009/01/time.html' title='Time'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SWBMoiQC8hI/AAAAAAAAARs/26nnA7VHJoA/s72-c/DarkSide.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-356746772785980233</id><published>2008-12-23T19:39:00.000-08:00</published><updated>2008-12-30T00:49:09.198-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lirik Lagu Rock'/><title type='text'>The Turn of A Friendly Card (Part II)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SVnfrCugBwI/AAAAAAAAARU/XzPyyicGpJQ/s1600-h/TheTurn.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 148px; height: 148px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SVnfrCugBwI/AAAAAAAAARU/XzPyyicGpJQ/s400/TheTurn.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285501568255264514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;THE TURN OF  A FRIENDLY CARD &lt;br /&gt;(PART II)&lt;br /&gt;(The Alan Parsons Project)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are unsmiling faces in fetters and chains&lt;br /&gt;On a wheel in perpetual motion&lt;br /&gt;Who belong to all races and answer all names&lt;br /&gt;With no show of an outward  emotion&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And they think it will make their lives easier&lt;br /&gt;But the doorway before them is barred&lt;br /&gt;And the game never ends when your whole world depends&lt;br /&gt;On the turn of a friendly card&lt;br /&gt;No the game never ends when your whole world depends&lt;br /&gt;On the turn of a friendly card&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Album : The Turn of A Friendly Card, 1979&lt;br /&gt;Lead vocals : Chris Rainbow&lt;br /&gt;Bass : David Paton&lt;br /&gt;Drums and percussion : Stuart Elliot&lt;br /&gt;Acoustic and electric guitars : Ian Bairnson&lt;br /&gt;Keyboards : Eric Woolfson&lt;br /&gt;Additional  keyboards : Alan Parsons&lt;br /&gt;The Orchestra of The Munich Chamber Opera&lt;br /&gt;Care of Eberhard Schoener&lt;br /&gt;Leader : Sandor Farcas&lt;br /&gt;Orchestra Coordinator : Curtis Briggs&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-356746772785980233?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/356746772785980233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=356746772785980233' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/356746772785980233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/356746772785980233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/turn-of-friendly-card-part-ii.html' title='The Turn of A Friendly Card (Part II)'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SVnfrCugBwI/AAAAAAAAARU/XzPyyicGpJQ/s72-c/TheTurn.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-9111170082909264684</id><published>2008-12-21T18:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T21:32:35.798-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Before Sunset, Before Sunrise dan Soulmate</title><content type='html'>&lt;strong&gt;BEFORE SUNSET, BEFORE SUNRISE DAN SOULMATE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebenarnya bukanlah pencandu  film, tetapi setiap menjelang Hari Natal dan Tahun Baru, saya suka menyetel TV dan menungguin  film-film drama yang  bagus., yang diputar dinihari.  Mungkin tentang Natal, atau Tahun Baru, biasanya percintaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SWBJhtM791I/AAAAAAAAARc/6oNiWVftHCg/s1600-h/Sunset.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SWBJhtM791I/AAAAAAAAARc/6oNiWVftHCg/s400/Sunset.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287306805951330130" /&gt;&lt;/a&gt;Dinihari tadi, Senin (22/12) pukul 02.00, di stasiun Trans TV saya mendapatkan film &lt;em&gt;Before Sunset&lt;/em&gt; yang dibintangi Julie Delphy (sebagai  Celine) dan Ethan Hawke (sebagai Jesse). Memang sudah agak lambat masuknya, tetapi masih dapat ceritanya. Jesse,  seorang penulis muda Amerika , melaunching bukunya di sebuah toko buku di Paris. Dan ia pun bertemu kembali dengan seorang wanita yang dikenalnya setahun lalu, di kereta Paris – Wina. Namanya Celine. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka keluar dari toko buku, berjalan-jalan menyusuri lorong-lorong kota Paris yang eksotis. Pertanyaan dari Celine pada Jesse adalah,”Apakah enam bulan yang lalu, kau  jadi ke Wina?” Pertanyaan itu dijawab tidak oleh Jesse, namun belakangan diakui olehnya bahwa enam bulan yang lalu ia memang datang ke Wina dengan harapan bisa bertemu kembali dengan Celine. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SWBJxWaWVyI/AAAAAAAAARk/xUGajsyzsNg/s1600-h/Sunrise.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 88px; height: 126px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SWBJxWaWVyI/AAAAAAAAARk/xUGajsyzsNg/s400/Sunrise.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5287307074711476002" /&gt;&lt;/a&gt;Sedikit mundur, akhir tahun 2006, saya ingat menonton  sebuah  film di stasiun TV7 dengan judul &lt;em&gt;Before Sunrise&lt;/em&gt;, yang dibintangi Ethan Hawke dan Julie Delphy ini. Kisahnya tentang  seorang pemuda Amerika, Jesse,  yang naik kereta dari Paris menuju Wina, tanpa tujuan tertentu, hanya sekadar jalan-jalan saja. Di kereta, ia bertemu dengan Celine, wanita Perancis. Mereka lalu menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan menyusuri  lorong-lorong kota Wina malam hari, termasuk hubungan cinta semalam. Mereka bertemu dengan penyair jalanan yang mencari nafkah dari menulis puisi untuk orang-orang yang ditemuinya di tepi sungai. Dan setelah itu, mereka berjanji untuk bertemu kembali enam bulan kemudian, di Wina. Mereka tidak meninggalkan alamat dan nomor telepon, kecuali  sebuah keinginan untuk bertemu kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke film Before Sunset. Mereka jalan-jalan di kota Paris, singgah di kafe kesukaan Celine, menyusuri Sungai Seine yang membelah Paris, melihat Notre Dame dan akhirnya tiba di apartemen Celine di salah satu sudut kota tua Paris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam apartemen, Celine membuatkan Jesse teh  campur madu. Lalu memperdengarkan sebuah lagu berirama  waltz yang ditulis setahun lalu setelah bertemu seorang pria. Celine lalu sekali lagi mengingatkan Jesse untuk segera ke airport, karena ia bisa ketinggalan pesawat meuju New York. Apa jawaban Jesse?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti dulu soal jawaban Jesse itu. Saya tidak ingin bicara tentang alur cerita dan acting mereka, saya lebih ingin bicara tentang aspek hubungan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita bertemu dengan seseorang yang baru sama sekali. Pria bertemu wanita, wanita bertemu pria, atau bahkan sesama jenis. Soal usia bisa dikesampingkan. Apalagi  soal apakah mereka menikah atau tidak menikah, atau belum menikah, juga abaikan saja. Mungkin itu di kota kita sendiri, atau di kota yang kita kunjungi. Kita berbicara satu sama lain, berusaha menarik perhatian lawan bicara kita dan berusaha untuk mendengarkan apa yang ia katakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah yang pernah saya baca, ketika pria bertemu wanita, yang dipikirkan hanyalah seks saja. Dan wanita berpikir tentang cinta. Mungkin ada benarnya.  Yang pria ingin menikmati waktu yang singkat dengan bercinta dan selesai, sementara yang wanita ingin bercinta untuk mendapatkan si pria selamanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita akan semakin menarik ketika kita juga bicara tentang pasangan kita. Jesse sudah menikah dengan seorang guru SD di New York dan memiliki  seorang putra usia empat tahun. Celine lajang yang belum menikah, walau jam terbangnya dalam cinta sudah tinggi. Tetapi keduanya menikmati  pertemuan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan suami – istri, dalam pandangan saya,  tidak selalu  berjodoh atau sejodoh. Ketika dalam proses pendekatan dan percintaan, semua terasa indah dan oke. Tetapi setelah menikah, mungkin baru ketahuan ketidak cocokan satu sama lain. Apalagi bersamaan  dengan berlalunya waktu, maka hubungan pun menjadi dingin dan kehilangan bara apinya. Yang satu merasa asing dengan yang lainnya, dan semua dilakukan sekadar memenuhi kewajiban sebagai suami istri saja. Tidak lebih, tidak kurang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ini cerita yang bisa terjadi dimana saja, denan siapa saja, walau mungkin terlalu didramatisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan suasana berubah ketika kita bertemu dengan orang lain. Di suatu tempat, di suatu waktu, di suatu acara, di suatu kelompok atau komunitas. Atau mungkin di kereta, seperti yang saya sering alami. Ada pertemuan yang berlanjut karena memang ada kecocokan diantara para pelaku, tetapi  ada juga  yang berhenti sampai di situ saja. Selesai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soulmate atau  jodoh, atau belahan jiwa, saya lihat tidak harus selalu suami dan istri. Dia bisa siapa saja, teman yang baru kita kenal,  teman lama yang selalu kita ingat,  teman kantor, teman di lingkungan kita  tinggal, atau teman dimanapun juga kita merasa cocok satu sama lain dengan orang itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi singkatnya, suami dan istri tidak selalu jodoh, jodoh tidak selalu menjadi suami istri. Jodoh bisa saja sesama pria atau sesama wanita, dengan saudara pun bisa. Singkatnya,  dengan siapa pun kita bisa berbagi cerita dan perasaan. Bisa dekat secara emosional dan spiritual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, panjang sekali  teori saya tentang perjodohan ini ya… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, ya,   ketika Celine mengingatkan Jesse bahwa ia akan ketinggalan pesawat, apa jawaban Jesse? Jesse bilang ia tahu akan ketinggalan pesawat. Ia memilih untuk ketinggalan pesawat. Film pun selesai. So? ML-kah mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemanis, anggap saja mereka memang menghabiskan malam bersama-sama. Kita pun lebih senang dengan ending yang bahagia, kan? Hehehe… *** &lt;strong&gt;(UHK, 22 Desember 2008)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-9111170082909264684?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/9111170082909264684/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=9111170082909264684' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/9111170082909264684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/9111170082909264684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/before-sunset-before-sunrise-dan.html' title='Before Sunset, Before Sunrise dan Soulmate'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SWBJhtM791I/AAAAAAAAARc/6oNiWVftHCg/s72-c/Sunset.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2091341131394747165</id><published>2008-12-19T03:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-19T03:11:05.775-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Latihan Anti-Teror</title><content type='html'>&lt;strong&gt;LATIHAN ANTI-TEROR &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak serangan terorisme bulan November lalu ke Mumbai, India, demam terorisme, tepatnya  anti-teror, merebak ke seluruh dunia. Hampir setiap hari saya membaca berita, attau menonton siaran berita di televisi,  tentang simulasi latihan anti-teror di berbagai kota, misalnya minggu lalu latihan di Makassar. Tentu latihan ini selalu melibatkan unit-unit anti-teror  milik TNI dan Polri, serta berbagai instansi pemerintah. Termasuk hari ini, Jumat (19/12), di Kantor Pusat Pertamina.  Latihan melibatkan pasukan Yon 323/Raider Kostrad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenarionya, teroris  menyerbu  Kantor Pusat Pertamina  dan menguasai Lantai 2 dan Lantai 8, dan menyandera beberapa orang. Kostrad  kemudian mengirimkan pasukan anti-terornya dari unit Yon 323/Raider untuk mengatasi teroris. Pasukan diterjunkan dari dari heli dan mendarat di puncak, turun melalui tangga ke lantai 8. Sementara pada saat yang sama dari bawah  juga pasukan juga bergerak. Gerak cepat pasukan Kostrad akhirnya dapat mematahkan teroris tidak kurang dari 20 menit saja, sekalian mengevakuasi para sandera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu cepat? Ya, jelas cepat. Pertama, karena memang skenarionya begitu. Harus cepat, sesuai dengan predikatnya pasukan anti-teror, harus lebih cepat dari para teroris. Yang kedua, nanti saya kasih tahu di bagian bawah esai ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong, apa sih terorisme itu? Saya menemukan jawabannya dari wikipedia. Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi  yang bertujuan  membangkitkan  perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang,  aksi terorisme  tidak tunduk  pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba  dan target korban jiwa yang acak   serta seringkali merupakan warga sipil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dari wikipedia, istilah ‘teroris’ oleh para ahli kontra-terorisme dikatakan merujuk kepada para pelaku yang tidak tergabung  dalam angkatan bersenjata yang dikenal, atau tidak menuruti peraturan angkatan bersenjata tersebut. Aksi terorisme juga mengandung makna bahwa  serangan-serangan teroris yang dilakukan  tidak berperikemanusiaan dan tidak memeiliki  justifikasi, dan oleh karena itu para pelakunya (teroris) layak mendapatkan pembalasan yang kejam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat makna-makna negatif negatif yang dikandung oleh perkataan ‘teroris’ dan ‘terorisme’, para teroris umumnya  menyebut diri mereka  sebagai separatis, pejuang pembebasan, pasukan perang salib, militan, mujahidin,  dan lain-lain. Adapun makna sebenarnya dari jihad, mujahidin adalah jauh  dari tindakan terorisme yang menyerang penduduk sipil padahal tidak terlibat dalam perang. Terorisme sendiri sering tampak dengan mengatasnamakan agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian kata wikipedia tentang terorisme. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri termasuk suka dan senang mengikuti berita dan cerita tentang terorisme dan kontra-terorisme sejak masih duduk di SD tahun 1970-an akhir. Selalu ada cerita-cerita dibalik layar tentang perburuan teroris yang menegangkan. Saya ingat, tahun 1978, saya mulai mengenal kisah-kisah terorisme, misalnya Black September, Brigade Merah Italia, kelompok Baader Mainhoff Jerman, dan Tentara Merah Jepang. Dan yang paling terkenal adalah teroris  Carlos beserta gerombolannya, yang di negara asalnya dikenal sebagai dermawan. Carlos terkenal karena menyerbu markas OPEC di Wina, Austria. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teroris generasi pertama biasanya selalu melakukan pembajakan pesawat, gedung, atau obyek apa saja yang diam. Mungkin anda ingat dengan Kedutaan Besar RI di Belanda yang pernah dibajak oleh aktivis-aktivis RMS tahun 1970-an?    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi perubahan kemudian terjadi. Para teroris tidak lagi hanya melakukan pembajakan, tetapi banyak yang melakukan dengan cara  serangan bunuh diri. Yang paling terkenal, anda pasti masih ingat, serangan terhadap menara kembar WTC New York pada 11 September 2001. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia pun akhirnya masuk dalam peta perang melawan terorisme, setelah serangan bom bunuh diri dengan sasaran-saran sipil seperti gereja-gereja di Jakarta, kafe-kafe di Bali, Hotel JW Marriot Jakarta dan juga Kedutaan Australia di Jakarta. Tentu cerita akan lebih panjang lagi, tetapi nanti saja lain waktu, kalau momentnya pas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, ya, lalu anda ingin tahu alasan kedua kenapa latihan anti-teror yang sudah disebutkan di atas bisa begitu cepat, hanya dalam waktu 20 menit? Ya, karena markas Kostrad dengan Kantor Pertamina bertetangga, bersebelahan, di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta. Jadi ibarataanya, pasukannya tinggal loncat pagar saja. Makanya cepat. Hahaha… *** &lt;strong&gt;(UHK, 19 Desember 2008)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2091341131394747165?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2091341131394747165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2091341131394747165' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2091341131394747165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2091341131394747165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/latihan-anti-teror.html' title='Latihan Anti-Teror'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-1241475084881964763</id><published>2008-12-18T01:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-18T01:15:43.449-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Prestasi Menukik, Manajer Ditendang</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PRESTASI MENUKIK, MANAJER DITENDANG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUoUkZwDQ6I/AAAAAAAAARE/sbiwj7r5ux8/s1600-h/Ince.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 98px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUoUkZwDQ6I/AAAAAAAAARE/sbiwj7r5ux8/s400/Ince.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281056128665600930" /&gt;&lt;/a&gt;Keras dan kejamnya sepakbola profesional liga-liga Eropa  kembali memakan korban. Dan seperti  yang sudah diduga, korbannya adalah manajer tim. Kali ini Paul Ince dipecat oleh manajemen Blackburn Rovers Selasa kemarin, setelah bertugas hanya 6 bulan saja sementara Blackburn Rovers terdampar di peringkat 19 klasemen sementara Liga Premier Inggris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia sepakbola profesional (Eropa) memang telah berubah drastic dan menjadi kejam, sejak klub menjadi dilihat sebagai sebuah entitas bisnis yang diharapkan mendatangkan keuntungan. Klub-klub liga-liga Inggris, Spanyol, Italia, dan Jerman mempunyai trend yang sama. Untuk klub-klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Muenchen, Chelsea, Manchester United, Inter Milan, Juventus, dll. prestasi diukur dari raihan gelar dan piala di akhir musim. Gagal atau tanpa gelar, maka pintu keluar terbuka untuk sang manajer atau pelatih. Bahkan pelatih sekaliber Vicente  del Bosque dan Fabio Capello yang memberikan gelar untuk Madrid pun, ditendang. Ingat  saja Roberto Mancini yang ditendang Inter Milan musim lalu, padahal ia memberikan gelar scudetto. Apalagi jika tanpa gelar dan piala di akhir musim. Silakan angkat kaki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk beberapa klub lainnya, mungkin sulit untuk bicara gelar atau piala. Mereka hanya memasang target untuk finish di zona Eropa yang akan mengantarkan mereka lolos ke Piala UEFA.  Atau jika pun tidak bisa masuk ke zona itu, ya setinggi-tingginya di klasemen akhir kompetisi liga.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hampir semua klub, tak peduli klub besar atau kecil,  pasti akan resah jika klubnya terus menerus menderita kekalahan beruntun dan masuk zona degradasi. Pemecahan yang paling cepat adalah memecat manajer atau pelatihnya. Tidak ada klub yang memecat pemain untuk sebuah kegagalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim ini saja, di Liga Inggris kita bisa lihat beberapa manajer yang mundur atau dipecat. Kevin Keegan (mundur dari Newcastle United), Juande Ramos (dipecat Tottenham Hotspur), Alan Curbishley (dipecat West Ham), Roy Keane (mundur dari Sunderland), Harry Redknapp (mundur dari Portsmouth, lalu masuk ke Tottenham), dan terakhir Paul Ince. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di liga Spanyol, yang paling heboh tentu ketika Bernd Schuster dipecat untuk kemudian digantikan oleh Juande Ramos yang sebelumnya ditendang Tottenham. Masih ada beberapa klub lain di berbagai liga, termasuk Markus Babbel yang menggantikan Armin Veh di VfB Stuttgart.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada manajer atau pelatih yang  ditendang atau dipecat, tetapi dunia sepakbola tidak akan  kekurangan peminat yang ingin mengisi posisi tersebut. Banyak manajer atau pelatih yang mengganggur, menunggu rekan mereka jatuh dan tergusur dari klubnya. Mereka pun siap menggantikannya. Atau manajer dan pelatih muda yang naik. Mereka semua  sangat sadar betul risiko pekerjaan mereka dan  apa yang dipertaruhkannya dalam bisnis yang hasilnya bisa dilihat dan dihitung setiap  minggu. Menang, seri atau kalah, dan ada di peringkat berapa pada klasemen.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, manajer atau pelatih yang sukses biasanya  bukanlah mantan pemain top pada zamannya. Mereka cuma  pemain yang biasa-biasa saja, bahkan nyaris tidak terdengar apalagi diingat. Siapa yang kenal Alex Ferguson di masa ia bermain? Arsene Wenger? Arrigo Sacchi? Jose Mourinho? Mungkin tidak banyak.  Bandingkan dengan Alfredo di Stefano, Johan Cruyff, Franz Beckenbauer, Kevin Keegan, Kenny Dalglish. Mereka adalah pemain-pemain hebat pada masanya. Tetapi sebagai manajer, nama bukanlah jaminan akan kesuksesan. Banyak mantan pemain top yang jadi manajer atau pelatih, dan hasilnya gagal.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hampir semua manajer atau pelatih, sebenarnya menginginkan dukungan yang solid dari pihak manajemen dan supporter klub.  Dan mereka membutuhkan waktu yang cukup dalam membangun timnya. Tidak semua manajer atau pelatih bertangan Midas, selalu sukses pada tahun pertama. Dan tidak semua manajer atau pelatih dibekali uang yang banyak untuk membeli pemain yang diinginkannya.  Jose Mourinho bisa sukses berkat dukungan dana yang kuat dari Roman Abramovich dan pemain-pemain terbaik di setiap lini. Tetapi lihat, Alex Ferguson baru sukses tahun 1992, setelah memegang MU sejak 1986. Dan Arsene Wenger sukses pada tahun keduanya setelah menangani Arsenal sejak 1996. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;David Moyes yang menangani Everton mengemukan kecemburuannya. Katanya tidak banyak manajer atau pelatih yang punya kesempatan  untuk bertahan hingga bertahun-tahun di sebuah klub. Yang ada,  mereka dituntut untuk memberikan hasil instant,  dan bisa dipecat setiap saat kapan saja bila prestasi klub mereka menukik. *** &lt;strong&gt;(UHK, 18 Desember 2008)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-1241475084881964763?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/1241475084881964763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=1241475084881964763' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1241475084881964763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/1241475084881964763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/prestasi-menukik-manajer-ditendang.html' title='Prestasi Menukik, Manajer Ditendang'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUoUkZwDQ6I/AAAAAAAAARE/sbiwj7r5ux8/s72-c/Ince.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-22881074397862381</id><published>2008-12-15T19:17:00.001-08:00</published><updated>2008-12-15T19:30:37.218-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Foto'/><title type='text'>UHK Mejeng...</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUcfWvLH1qI/AAAAAAAAAQ8/YkHXWsfsmOw/s1600-h/DSC_0002.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 268px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUcfWvLH1qI/AAAAAAAAAQ8/YkHXWsfsmOw/s400/DSC_0002.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5280223563595896482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarang-jarang UHK mau mejeng untuk berfoto. Foto diambil di Gedung Elnusa Lantai 15, Jl. TB Simatupng, Jakarta Selatan, pada Senin, 15 Desember 2008 oleh Dadang RP/Divkom Pertamina.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-22881074397862381?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/22881074397862381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=22881074397862381' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/22881074397862381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/22881074397862381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/uhk-mejeng.html' title='UHK Mejeng...'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUcfWvLH1qI/AAAAAAAAAQ8/YkHXWsfsmOw/s72-c/DSC_0002.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-6296086640165125078</id><published>2008-12-11T18:40:00.000-08:00</published><updated>2008-12-18T01:43:25.744-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lirik Lagu Rock'/><title type='text'>Time Canon</title><content type='html'>&lt;strong&gt;TIME CANON&lt;br /&gt;(Triumph)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Time and time and time again&lt;br /&gt;Time after time after time&lt;br /&gt;Round and round and round again&lt;br /&gt;Time never waits&lt;br /&gt;Time never ends&lt;br /&gt;All of your life&lt;br /&gt;All the time&lt;br /&gt;Goes on by&lt;br /&gt;By and by and by&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUoalDIWiJI/AAAAAAAAARM/ceze3FXxNTg/s1600-h/Thunder.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 143px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUoalDIWiJI/AAAAAAAAARM/ceze3FXxNTg/s400/Thunder.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281062736843147410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Album : Thunder Seven&lt;br /&gt;Rik Emmett : Six  and twelve string guitars, &lt;br /&gt;guitar synthesizers, vocals and backgrounds&lt;br /&gt;Gil Moore : Drums, percussion, &lt;br /&gt;vocals and backgrounds&lt;br /&gt;Mike Levine : Bass guitar, keyboards, synthesizers&lt;br /&gt;* Triumph, sebuah group rock dari Kanada.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-6296086640165125078?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/6296086640165125078/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=6296086640165125078' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6296086640165125078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/6296086640165125078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/time-canon.html' title='Time Canon'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SUoalDIWiJI/AAAAAAAAARM/ceze3FXxNTg/s72-c/Thunder.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2082960607340915325</id><published>2008-12-11T18:34:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T18:39:47.052-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Dari Krisis Keuangan Global Menuju Krisis Seksual Rumah Tangga</title><content type='html'>DARI KRISIS KEUANGAN GLOBAL MENUJU  KRISIS SEKSUAL RUMAH TANGGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis keuangan global yang melanda seluruh dunia bagai tsunami, kita semua sudah tahu.  Dimulai dari macetnya krisis pemilikan rumah di Amerika (subprime mortgage), kemudian menyeret banyak perusahaan-perusahaan jasa keuangan mulai dari perbankan, asuransi, perusahaan investasi dan lain-lain. Letusan terbesarnya  ditandai dengan pennyataan bangkrutnya Lehman Brothers, September 2008 kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa hubungannya dengan krisis seksual?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, ini saya cuma mengambil omongan seorang teman  di kantor.  “Yang lain lagi krisis keuangan, ini kok krisis seksual!” katanya meledek seorang teman yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu waktu pertama kali saya mendengarnya, saya seperti teman-teman kantor lainnya, juga ikutan tertawa. Karena memang dilontarkan dalam suasan bercanda. Tetapi setelah lewat beberapa hari, saya mulai melihat ada benang merahnya, walau tentu saja tidak ada data yang pasti. Dan mungkin belum ada survey atau riset yang mengarah ke sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika krisis saja baru meledak, saya lalu mewawancarai Dr. Iman Sugema, seorang pakar moneter dari Intercafe – IPB untuk majalah Warta Pertamina. Dia memperkirakan bahwa krisis ini bisa lebih panjang dari  3 tahun. Kalau kurang dari 3 tahun masih bisa disebut resesi, lebih dari 3 tahun  sudah bisa disebut depresi seperti  depresi besar tahun 1929 sampai 1933 atau 1936 yang melanda Amerika dan dunia. Dan yang menjadi korban pertama adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor keuangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkiraan itu mulai tampak nyata hari-hari ini. Hampir setiap hari kalau kita membaca suratkabar, atau menonton berita di berbagai stasiun televisi, pasti akan ada berita pemutusan hubungan kerja (PHK).  Artinya dampak  ke sektor riil mulai terlihat. Berbagai perusahaan manufaktur, apalagi yang berbasiskan ekspor, melakukan PHK atau merumahkan alias mengistirahatkan para pekerjanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PHK atau apapun istilahnya, selalu menghasilkan dampak ikutan yang tidak terduga, diantaranya dampak psikologis. Kehilangan kebanggaan dan harga diri, rendah diri, merasa tidak berguna dan tersingkir, stress, dan depresi. Apalagi jika yang terkena PHK adalah pria pencari nafkah yang menjadi tiang utama keluarga.  Jikapun wanita, mungkin juga akan mengalami hal yang kira-kira  sama. Tetapi jika wanita itu adalah tiang utama keluarga, mungkin guncangannya akan sama kerasnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan ini jika berkepanjangan, katakanlah berbulan-bulan, pada akhirnya akan sampai juga ke ranjang. Tentu lewat dapur  dan meja makan. Dapur berkaitan dengan anggaran rumah tangga. Dan meja makan, dimana anggota keluarga sering bertemu, berkaitan dengan kehangatan keluarga. Nah, kalau tidak beres juga, mungkin finalnya ada di ranjang. Semacam pengadilan. Hehehe… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah begitu, biasanya akan terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Misalnya, hubunggan seksual yang tidak memuaskan. Atau salah satu pihak (baca : pria) tidak bisa melaksanakan  hubungan intim itu, karena hal-hal yang sifatnya psikologis itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang  esai ini mungkin terlalu dini, tetapi sebagai suatu pemikiran, tidak ada salahnya prediksi ini dituliskan. Ketika adik saya menikah tahun 2003, salah satu kakak sepupu saya yang perempuan, Indrawati Nikijuluw bilang begini ke adik saya,”Kalau ada uang, semua akan beres-beres saja. Kalu tidak ada uang, persoalan kecil saja bisa menjadi besar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ada pepatah lama yang mengatakan,”Ada uang abang disayang, ada uang abang ditendang.” Jadi cukup jelas kan benang merahnya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda pria yang berkeluarga, berhati-hatilah. Bila Anda wanita yang menikah, bersabarlah. Dan jika Anda belum menikah, santai saja. Ha-ha-ha… *** (UHK, 11 –12 Desember 2008)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2082960607340915325?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2082960607340915325/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2082960607340915325' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2082960607340915325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2082960607340915325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/dari-krisis-keuangan-global-menuju.html' title='Dari Krisis Keuangan Global Menuju Krisis Seksual Rumah Tangga'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8170953692137303728</id><published>2008-12-10T20:58:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T21:01:09.739-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lirik Lagu Rock'/><title type='text'>Epitaph</title><content type='html'>&lt;strong&gt;EPITAPH&lt;br /&gt;(King Crimson)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* The wall on which the prophets wrote&lt;br /&gt;Is cracking at the seams&lt;br /&gt;Upon the instruments of death&lt;br /&gt;The sunlight brightly gleams&lt;br /&gt;When every man is torn a part&lt;br /&gt;With nightmares and with dreams&lt;br /&gt;Will no one lay the laurel wreath&lt;br /&gt;When silence drowns the screams&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** Confusion wil be my epitaph&lt;br /&gt;As I crawl a cracked and broken path&lt;br /&gt;If we make it we can all sit back and laugh&lt;br /&gt;But I fear tomorrow I’ll be crying&lt;br /&gt;Yes I fear tomorrow I’ll be crying&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Between the iron gates of fate&lt;br /&gt;The seeds of time were sown&lt;br /&gt;And watered by the deeds of those&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who know and  who are known&lt;br /&gt;Knowledge is a deadly friend&lt;br /&gt;When no one sets the rules&lt;br /&gt;The fate of all mankind I see&lt;br /&gt;Is in the hands of fools&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repeat *  &amp; **&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Album : In The Court of The Crimson King, 1969&lt;br /&gt;Lyrics : Ian McDonald and Pete Sinfield&lt;br /&gt;Guitar : Robert Fripp&lt;br /&gt;Bass : Greg Lake&lt;br /&gt;Woodwind, keyboards and mellotron : Ian McDonalds&lt;br /&gt;Drums and percussion : Michael Giles&lt;br /&gt;Words and illumination : Peter Sinfield&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8170953692137303728?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8170953692137303728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8170953692137303728' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8170953692137303728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8170953692137303728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/epitaph.html' title='Epitaph'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2607786274275460166</id><published>2008-12-08T20:37:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T20:41:48.092-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Harga Crude Oil dan Harga BBM</title><content type='html'>&lt;strong&gt;HARGA CRUDE OIL  DAN HARGA BBM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari ini kita masih terus membaca di suratkabar, atau mendengar dari berita televisi, akibat dari krisis keuangan global. Yang pertama-tama dan tragis, tentu saja pemutusan hubungan kerja di berbagai perusahaan industri yang berbasiskan ekspor, karena menurunnya order dari konsumen di Amerika dan Eropa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, soal harga minyak mentah (&lt;em&gt;crude oil&lt;/em&gt;) di dunia internasional dan kaitannya dengan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Harga minyak mentah mencapai puncaknya pada periode bulan Juli 2008 kemarin, dengan harga 147 dollar AS per barrel. Dan itu pun diramalkan masih akan terus meroket sampai 200 dollar per barrel. Bayangkan, kalau harga itu benar-benar terjadi, mungkin bisa disebut pemecahan rekor yang luarbiasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tiba-tiba  krisis keuangan global pecah, sebagai akibat macetnya subprime mortgage (kredit pemilikan rumah) di Amerika, yang menghasilkan efek domino luar biasa pula. Krisis menjadi sah  dan diakui luas setelah Lehman Brothers dinyatakan bangkrut September lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan itu, pertumbuhan ekonomi dunia pun melambat, yang pada gilirannya menyebabkan turunya pula permintaan akan minyak mentah di seluruh dunia.  Sehingga pelan tapi pasti, harga minyak mentah pun turun. Tetapi siapa mengira kalau ternyata penurunannya pun demikian cepat? Pagi ini, saya membaca Koran Opmet, Senin, 9 Desember 2008, harga minyak mentah sudah ada di kisaran 40 – 43  dollar AS per barrel. Artinya hanya dalam waktu kurang dari setengah tahun, terjadi penurunan yang tajam sampai sekitar 100-an dollar AS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam negeri, harga BBM pun mulai diturunkan. Yang sudah adalah harga premium, turun Rp. 500,-. Sementara harga solar dan minyak tanah (kerosene) belum turun, tetapi mungkin tinggal  menunggu waktu saja. Pejabat-pejabat pemerintah, termasuk pejabat setingkat Wapres Jusuf Kalla sudah memperkirakan Januari 2009, harga  BBM akan turun lagi, termasuk solar. Ini membuat perbedaan harga Premium dengan Pertamax dan Pertamax Plus tidak jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga BBM  turun sudah pasti, karena harga minyak mentah saja turun. Soal apakah ini keuntungan politis  pemerintah yang berkuasa dan sedang menghadapi pemilu, itu soal lain lagi. Bagi kita yang rakyat kecil, wong cilik, yang penting kalau memang harga BBM bisa turun, apakah harga-harga kebutuhan pokok juga akan turun? Apakah  tarif angkutan umum seperti bus kota, angkot, kereta, dll juga akan turun?  Kalau bisa seeh, semua harga ikutan  turun. He-he-he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini cukup menarik ditunggu jawabannya, karena mungkin kita belum punya pengalaman yang signifikan tentang turunnya harga-harga dan dampaknya pada kehidupan masyarakat, kecuali tahun 1966 lalu. Itu pun karena tuntutan masyarakat melaui demo-demo mahasiswa dengan slogan Tritura. Sesuatu yang sangat jauh sekali, dua generasi yang lewat, seumuran dengan saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma yang menyebalkan ialah  pernyataan dari Organda, juga di koran yang sama. Katanya ongkos  angkutan tidak mungkin turun, karena jumlah penumpang  angkot yang sepi menyebabkan  biaya operasional per unit angkot  menjadi  tinggi.  Penumpang angkot sepi karena mereka lari ke sepeda motor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eaalahh... Ketika harga BBM naik, Organda  teriak-teriak minta kenaikan tarif. Ketika harga turun, diam saja. Pakai alasan  jumlah penumpang yang sepi. Jadi intinya, mereka  ingin agar tarif angkutan  yang sekarang berlaku tetap, tidak perlu turun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita juga perlu pengalaman baru seperti ini. Selama ini yang selalu kita alami adalah  satu harga naik, biasanya BBM, maka yang lain serentak naik. Sekarang harga BBM akan turun, kok belum ada tanda-tanda yang lain ikut turun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh? Memang aneh he-he-he...dan tidak logis. Atau mungkin mereka itu perlu didemo supaya menurunkan  harga-harga hasil produksinya  dan tarif jasanyanya, karena salah satu faktor biaya produksi sudah jelas turun.  *** &lt;strong&gt;(UHK, 9 Desember 2008) &lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2607786274275460166?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2607786274275460166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2607786274275460166' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2607786274275460166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2607786274275460166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/harga-crude-oil-dan-harga-bbm.html' title='Harga Crude Oil dan Harga BBM'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2367022723102128952</id><published>2008-12-04T19:27:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T01:11:40.931-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Nurdin Halid dan Sepakbola Indonesia</title><content type='html'>&lt;strong&gt;NURDIN HALID DAN SEPAKBOLA INDONESIA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STjv1KNSOLI/AAAAAAAAAQc/orV0FnsYYdA/s1600-h/Nurdin.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 111px; height: 91px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STjv1KNSOLI/AAAAAAAAAQc/orV0FnsYYdA/s400/Nurdin.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276230660016715954" /&gt;&lt;/a&gt;Menjelang pembukaan turnamen sepakbola Piala AFF Suzuki 2008  hari ini, Jumat, 5 Desember 2008, dunia sepakbola Indonesia mendapat ‘dukungan’ dari sang Ketua Umum PSSI Nurdin Halid (NH), yang baru saja bebas dari lembaga pemasyarakatan. Di siaran televisi pagi tadi, saya lihat NH meninjau latihan tim nasional Indonesia dan Stadion Utama Senayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membahas sepakbola Indonesia sungguh meletihkan. Ini persoalan yang tidak ada ujung pangkalnya. Entah lebih mirip benang kusut atau lebih mirip persoalan mana yang lebih dulu, ayam atau telur. Tetapi yang pasti, sepakbola Indonesia tidak pernah maju-maju dalam satu atau dua dekade terakhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan yang paling ajaib adalah tetap bertahannya NH walaupun ia ada didalam penjara. Banyak orang yang tidak mengerti  bagaimana ia bisa tetap bertahan. Persoalannya ada pada hubungan FIFA dengan organisasi nasional sepakbola setiap negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FIFA sangat keras menegakkan kedaulatan organisasi dan mengharamkan campur tangan pemerintah negara masing-masing dalam urusan internal organisasi. Artinya, biarapun NH mendekam di penjara selama kurang lebih 1,5 tahun, ia tidak tersentuh oleh kehendak pemerintah yang ingin menggusur NH dari kursi panas  ketua PSSI. Itu pasti akan ditentang keras oleh FIFA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya FIFA juga hanya bisa mengucilkan NH dan PSSI dari kalender kegiatan sepakbola international, jika PSSI tidak mematuhi perintah FIFA untuk memperbaiki  Pedoman Dasar PSSI dengan mengadopsi Statute FIFA. FIFA tidak mengizinkan seorang kriminal atau yang pernah   mendapat status kriminal untuk memimpin organisasi sepakbola nasional sebuah negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sialnya, FIFA lupa, di Indonesia ini, orang kriminal bisa tetap punya jabatan selama ia  masih mau mengeluarkan uangnya untuk mendapatkan dukungan dari orang-orangnya. Buktinya, selama di penjara pun, para pengurus PSSI tetap melakukan rapat dengan NH bahkan di dalam penjara, dalam status ia terpidana!  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi di sini, FIFA terjerat dengan aturannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal ancaman FIFA ini, NH dan barisan pendukungnya bisa bilang begini,”Ah, ente cuma ngancem doang. Silakan kucilkan kami, kami bisa jalan sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira begitulah sikap cuek bebek orang-orang PSSI. Tentu saja FIFA juga tidak bisa menganggap remeh Indonesia. Final Piala Asia 2006 di Stadion Utama Senayan, Jakarta, sungguh mengejutkan mata FIFA akan potensi penonton sepakbola Indonesia sebagai sebuat market. Sebuah pasar yang terbesar di Asia Tenggara dan fanatik pada tim nasionalnya, walau tidak kunjung berprestasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STjwGNglZ0I/AAAAAAAAAQk/mMFQQQ8PYko/s1600-h/PSSI.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 128px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STjwGNglZ0I/AAAAAAAAAQk/mMFQQQ8PYko/s400/PSSI.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276230952960747330" /&gt;&lt;/a&gt;Begitulah hebatnya Nurdin Halid dengan kesaktiannya yang terus mengangkangi sepakbola Indonesia. Eh, memangnya si NH ini sakti? Ya, iyalah masa ya iya  donk. Uang, uang, uang… Dengan uangnya yang tidak pernah ketahuan berapa jumlahnya, dan tidak pernah habis-habis,  ia mampu menyumpal mulut-mulut para pengurus PSSI, tepatnya orang-orang yang duduk di Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Dan bersama genknya, ia masih akan menguasai PSSI untuk waktu beberapa tahun ke depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa artikel dan wawancara yang pernah saya baca tentang Nurdin Halid, saya pikir dia orang yang punya visi jauh ke depan, dan tahu bagaimana membawa sepakbola Indonesia ke pentas dunia. Tetapi sayangnya sebagai manusia, ia punya cacat hukum, bahkan sampai dua kali masuk penjara. Dan cacat itu akan menjadi catatan hitam bagi sepakbola Indonesia. *** &lt;strong&gt;(UHK, 5 Desember 2008)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2367022723102128952?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2367022723102128952/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2367022723102128952' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2367022723102128952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2367022723102128952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/nurdin-halid-dan-sepakbola-indonesia.html' title='Nurdin Halid dan Sepakbola Indonesia'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STjv1KNSOLI/AAAAAAAAAQc/orV0FnsYYdA/s72-c/Nurdin.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-8602439196796143901</id><published>2008-12-02T23:17:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T01:06:12.193-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Bernie Ecclestone, Inggris yang Anti-Inggris?</title><content type='html'>&lt;strong&gt;BERNIE ECCLESTONE, INGGRIS YANG ANTI-INGGRIS?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STju4X3td0I/AAAAAAAAAQU/JQXg-c9DZDk/s1600-h/F1.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 132px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STju4X3td0I/AAAAAAAAAQU/JQXg-c9DZDk/s400/F1.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276229615712302914" /&gt;&lt;/a&gt;Musim balap Formula One tahun 2008 ini telah usai, bersamaan dengan balapan di lintasan Sirkuit Interlagos bulan Oktober lalu. Hasilnya Felipe Massa (Ferrari/Brazil), 27 tahun ,   menjuarai lomba home race-nya, tetapi Lewis Hamilton (McLaren/Inggris), 23 tahun,   yang menjadi juara dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang menyambut juara dunia baru yang masih muda tersebut. Namun banyakjuga yang berpikir ulang tentang lomba jet darat ini, salah satunya Bernie Ecclestone, opa yang berusia 78 tahun. Kalau orang lain tidak mengapa, tetapi ini  godfather F1 yang sudah mengemudikan manajemen F1 selama 30 tahun. Apa pasalnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya Lewis Hamilton menjadi juara dengan point 91 dan merebut 5 kemenangan sepanjang 2008. Sementara Massa meraih 6 kemenangan tetapi hanya mengoleksi 90 point. Jadi Lewis lah yang berhak menjadi juara dunia Formula One 2008, karena ia unggul 1 point dibandingkan Massa  pada akhir musim balap. Memang kelihatannya tidak adil ya? Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, lomba F1 mempunyai sistem penilaian untuk pembalap (driver) dan konstruktor (constructor). Masing-masing dengan nilai 10, 8, 6, 5, 4, 3, 2 dan 1  untuk delapan teratas, baik untuk kategori pembalap maupun kontruktor. Jadi hasil yang didapat Lewis dan Massa, serta pembalap lainnya, adalah hasil yang dicapai sepanjang musim setelah melalui 18 lomba di berbagai sirkuit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STjunytzLBI/AAAAAAAAAQM/_uI-e0G3IfE/s1600-h/Bernie.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 129px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STjunytzLBI/AAAAAAAAAQM/_uI-e0G3IfE/s400/Bernie.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276229330860715026" /&gt;&lt;/a&gt;Bernie rupanya gerah dengan sistem penilaian ini, yang sebenarnya juga  sudah pasti disetujuinya sebelum diterapkan. Bernie mengusulkan sistem penilaian baru, yaitu dengan cara pemberian medali emas, perak dan perunggu, seperti yang lazim dalam berbagai cabang olahraga individual lainnya. Intinya, pememang medali emas yang terbanyaklah yang berhak menjadi juara dunia. Adil, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentangan mulai datang, salah satunya dari Eddie Jordan, mantan bos tim Jordan yang sudah bangkrut. Sistem baru tersebut akan mematikan tim-tim papan tengah dan bawah , dan hanya akan menguatkan dominasi tim-tim papan atas yang kuat dananya, seperti Ferrari dan McLaren. Menurut Jordan, bagi tim-tim papan menengah dan bawah, dengan sistem point, mereka lebih termotivasi. Walaupun peluang menjadi juara kecil, tetapi bisa mendapatkan point 3 atau 2 atau bahkan 1, masih lebih berarti, daripada 0 (nol).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang cukup rasional. Tim-tim papan bawah pun bisa tahu dimana posisi mereka di akhir musim balap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bernie kelihatannya akan memperjuangkan usulan terbarunya untuk menjadi penilaian musim balap 2009 atau 2010. Oke saja. Tetapi kenapa baru sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim balap 2007 juga  menghasilkan hal yang serupa. Kimi Raikkonen (Ferrari/Finlandia) menjadi juara dunia dengan selisih hanya 1 point saja dari Hamilton (McLaren/Inggris) dan Fernando Alonso (McLaren/Spanyol). Tetapi Bernie diam saja waktu itu, tidak mengusulkan apapun. Lalu ketika Hamilton menjadi juara dunia dengan selisih point hanya 1 dari Massa, sama seperti Raikkonen tahun 2007 lalu, kenapa  lalu ia mengusulkan cara penilaian baru tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa juga, tahun 2007, adalah musim yang paling kelabu bagi dunia balap F1, dengan pecahnya kasus spionase mekanik Ferrari, yang lalu menyeret McLaren. Dan akhirnya McLaren dihukum penghapusan point konstruktor musim balap 2007 dan denda 100 juta dollar AS. Banyak kasus yang melibatkan Ferrari, selalu berakhir dengan kekalahan lawan-lawannya Ferrari di luar sirkuit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, jangan-jangan Bernie anti-Inggris dan lebih pro pada Ferrari yang Italia. Aih, jangan gitu ah Opa Bernie… *** &lt;strong&gt;(UHK, 3 Desember 2008)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-8602439196796143901?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/8602439196796143901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=8602439196796143901' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8602439196796143901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/8602439196796143901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/12/bernie-ecclestone-inggris-yang-anti.html' title='Bernie Ecclestone, Inggris yang Anti-Inggris?'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/STju4X3td0I/AAAAAAAAAQU/JQXg-c9DZDk/s72-c/F1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2600060833430891569</id><published>2008-11-27T00:19:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T00:27:58.451-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lirik Lagu Rock'/><title type='text'>Catch The Rainbow</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SS5Y-8TpelI/AAAAAAAAAP8/CuhdNKdS_N4/s1600-h/Catch.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 126px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SS5Y-8TpelI/AAAAAAAAAP8/CuhdNKdS_N4/s400/Catch.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5273250052061100626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CATCH THE RAINBOW&lt;br /&gt;(Ritchie Blackmore)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When evening falls, she’ll run to me&lt;br /&gt;Like  whispered dreams, your eyes can see&lt;br /&gt;Soft and warm, she’ll touch my face&lt;br /&gt;Far better strong against the rain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* We believe, we’ll catch the rainbow&lt;br /&gt;Ride the wind to the sun&lt;br /&gt;Sail away on ships of wonder&lt;br /&gt;With chains made of steel&lt;br /&gt;So bless me (oh bless me, bless me)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Come the down, come the down&lt;br /&gt;Come the down, come the down&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Lagu milik Ritchie  Blackmore bersama Rainbow,&lt;br /&gt;setelah ia menyatakan keluar dari Deep Purple.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2600060833430891569?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2600060833430891569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2600060833430891569' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2600060833430891569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2600060833430891569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/11/catch-rainbow.html' title='Catch The Rainbow'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SS5Y-8TpelI/AAAAAAAAAP8/CuhdNKdS_N4/s72-c/Catch.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-5245186468945666801</id><published>2008-11-24T18:17:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T00:47:14.892-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Yoga, Agama dan Pewarisan Budaya</title><content type='html'>&lt;strong&gt;YOGA, AGAMA DAN PEWARISAN BUDAYA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SS0MElp6_cI/AAAAAAAAAPs/1ZMpjzBFOCM/s1600-h/Yoga.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 128px; height: 96px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SS0MElp6_cI/AAAAAAAAAPs/1ZMpjzBFOCM/s400/Yoga.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272884011687673282" /&gt;&lt;/a&gt;Koran Opmet hari ini (Selasa, 24 November 2008) memuat berita unik yang kecil di halaman dalam tentang fatwa dari Majelis Fatwa Nasional Malaysia yang melarang warga Islam  untuk berlatih  yoga, karena latihan yoga ditengarai membawa muatan ajaran Hindu yang dapat merusak  keimanan seorang muslim. Praktek yang disebutkan antara lain nyanyian ritual.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini bukan yang pertama di Malaysia. Beberapa bulan yang lalu, seorang menteri di Malaysia juga melarang umat Kristiani untuk menggunakan kata ‘Allah’ untuk sebutan Tuhan. Mereka hanya boleh memakai kata ‘God’ untuk menyebut Tuhan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara agama memang susah, apalagi kalau kita bicara dengan sentimen-sentimen yang emosional. Sehingga yang muncul adalah keputusan-keputusan yang didasarkan emosi saja, dan tidak rasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipungkiri, yoga dalam sejarahnya memang terkait erat dengan agama Hindu dan budaya India. Tetapi zaman berubah, yoga tetap bertahan, melalui perjalanan menembus kabut waktu. Salah satu kemampuannya bertahan adalah karena yoga tidak mempersyaratkan  seorang praktisinya untuk menjadi Hindu. Anda bisa tetap seorang muslim atau  kristen, atau protestan, atau komunis sekalipun, namun berlatih yoga. Apalagi ketika yoga dibawa keluar dari India menuju  barat yang rasional. Di barat, yoga (yang populer adalah  hatha yoga) dikembangkan sebagai latihan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran praktisinya. Latihan-latihan ini meliputi olah tubuh, olah nafas,  olah pikir dan olah jiwa.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini agak  mirip dengan Falun Gong yang dilarang di China pada dekade 1990-an, dan sampai sekarang larangan ini masih berlaku. Tak diragukan lagi bahwa latihan-latihan  qigong/chikung (the art of breathing) adalah bagus untuk kesehatan dan kebugaran para praktisinya. Di China, budaya latihan fisik sudah ada sejak ribuan tahun  sebelum Masehi.  Namun di mata Pemerintah China, bukan manfaatnya yang dilihat, tetapi jumlahnya yang ditakuti, yaitu kalau jumlah peserta latihan falun gong meningkat terus, maka dia akan melebihi jumlah anggota Partai Komunis China. Jadilah keputusan yang tidak rasional itu dikeluarkan. Melarang  Falun Gong!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara agama memang susah, apalagi kalau agama-agama langit yang sangat menuntut ketaatan dan kepatuhan pada ajarannya tanpa  boeh mengkritik ataupun melakukan kajian kritis.  Yang ada hanyalah agama yang dogmatis, menuntut kesetiaan buta dari penganutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya bahwa apapun agama kita, baik karena kelahiran  maupun karena pilihan sadar kita, Tuhan kita, atau Sang Pencipta Alam Semesta, tetaplah satu. Saya berpikir dengan sederhana saja,  tidak perlu melihat ayat-ayat suci. Apakah kita Muslim, Kristen, Protestan, Buddhis atau Hindu, kita mempunyai organ tubuh yang sama. Bernafas  dari dua lubang hidung, melihat melalui dua mata, mendengar melalui dua telinga, dan seterusnya, terrmasuk beranak pinak dengan alat-alat kelamin yang sama. Maksudnya, kalau Tuhan kita berbeda, seharusnya organ-organ tubuh kita berbeda juga, kecuali diantara para Tuhan itu ada  standarisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin sering melihat film-film tentang Shaolin Kungfu. Dalam salah satu film yang sempat saya lihat, ada  seorang guru yang menyatakan bahwa ilmu Shaloin Kungfu tetap harus  dipertahankan, tidak masalah apakah penerusnya buddhis atau bukan. Artinya,  Shaolin Kungfu adalah  cabang budaya  yang sangat terbuka untuk siapa saja yang berminat, tanpa melihat suku atau suku bangsa, agama, ras, dan kepercayaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SS0MzOJrgLI/AAAAAAAAAP0/htdH8JB481s/s1600-h/Yoga-1.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 99px; height: 124px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SS0MzOJrgLI/AAAAAAAAAP0/htdH8JB481s/s400/Yoga-1.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272884812832276658" /&gt;&lt;/a&gt;Begitu pula dengan yoga dan latihan-latihan olah tubuh-olah pikir dan olah jiwa lainnya. Mereka akan bertahan dan selalu ada, tanpa harus terikat dengan ikatan-ikatan yang primordial dan sektarian.  Larangan seperti yang dikeluarkan Majelis Fatwa Nasional Malaysia boleh ada, tetapi tidak akan mematikan yoga, termasuk di Malaysia sekalipun. Karena akan selalu ada orang yang memerlukan dan mencari latihan-latihan tersebut. Dan pada gilirannya, orang-orang itu yang telah mendapatkan manfaat dari latihan-latihan itu, akan menghidupinya, dan meneruskannya kepada generasi berikut.  *** &lt;strong&gt;(UHK, 24 November 2008)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-5245186468945666801?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/5245186468945666801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=5245186468945666801' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5245186468945666801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/5245186468945666801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/11/yoga-agama-dan-pewarisan-budaya.html' title='Yoga, Agama dan Pewarisan Budaya'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IR5gXLXgdVw/SS0MElp6_cI/AAAAAAAAAPs/1ZMpjzBFOCM/s72-c/Yoga.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-31433491.post-2668275790574743572</id><published>2008-11-20T16:22:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T16:24:11.149-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Pertahanan Indonesia Tanpa Daya Pertahanan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PERTAHANAN INDONESIA TANPA DAYA PERTAHANAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, Kamis, 20 November 2008, Koran Opmet (sorry, tolonga bacanya dibalik) memuat dua berita yang menarik saya. Pertama, berita di halaman dalam yang cukup besar tentang bajak laut Somalia yang merajalela dan membuat negara-negara Teluk Arab kewalahan, termasuk kapal-kapal US Navy, NATO dan jug a India  yang bertugas di kawasan itu pusing tujuh keliling. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membaca berita ini sebagai berikut: Sehebat-hebatnya teknologi maju atau teknologi tinggi dalam bidang pertahanan, ternyata masih bisa ditembus dengan cara-cara yang tradisional dan agak kuno. Kapal-kapal US Navy tentu diperlengkapi dengan teknologi radar yang canggih, informasi dari satelit, dan pesawat-pesawat atau heli pemburu yang tak ada tandingnya. Tetapi di hadapan bajak-bajak laut Somalia, itu bisa dipatahkan,  entah bagaimana caranya. Yang jelas, mereka punya otak untuk mengakali kecanggihan teknologi perang Amerika. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, berita kecil saja. Wakil Presiden MJK menyatakana  bahwa pertahanan masih tetap merupakan perhatian Pemerintah, walaupun anggaran pertahanan kita minim. Hal  itu dikemukakan saat ia membuka pameran Indodefense di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, kemarin, Rabu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membaca berita ini sebagai berikut: Harap sabar, Pemerintah masih tetap memberikan perhatian pada sektor pertahanan, tetapi juga harap maklum, Pemerntah tidak bisa  berbuat banyak untuk meningkatkan kekuatan pertahanan Indonesia karena anggaran yang minim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gabungan kedua berita tersebut bisa dibaca begini: Walaupun pertahanan  kita lemah dan keropos, tetapi sebenarnya kalau kita mau  memutar otak, kekuarangan anggaran bisa diatasi. Kira-kira begitulah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun reformasi Indonesia,sejak 1998,  reformasi sektor pertahanan dan keamanan hanya berkutat di sekitar pemisahan TNI dan Polri, peran sosial politik tentara dan polisi, serta  upaya penghapusan bisnis militer. Tidak lebih jauh dari itu. Padahal ada hal yang tidak kalah  penting dari itu, yaitu bagaimana membangun kekuatan postur pertahanan Indonesia yang ideal, yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makmur Keliat dalam artikelnya menyambut ulang tahun TNI di  harian Sampok (sekali lagi, bacanya dibalik ya…hehehe…), kalau tidak salah tanggal 6 Oktober 2008, menulis bahwa pertahanan  Indonesia adalah pertahanan tanpa daya pertahanan, menjadikan Indonesia sebagai anomaly di Asia Tenggara. Ketika negara-negara kawasannya terus memperkuat diri, Indonesia justru terus melemah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angkatan perang yang kecil, dengan persenjataan yang sudah tua dan ketinggalan zaman, serta tidak sesuai dengan kondisi geografis Indonesia yang adalah negara kepulauan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Soeharto berkuasa, Soeharto mengembangkan  politik luar negeri bertetangga baik, dengan salah satunya menggurangi kemampuan tempur ABRI, dan hanya membangun  TNI-AD saja sebagai kekuatan inti. Sementara TNI-AU dan TNI-AL diabaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah Soeharto jatuh, ternyata Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri dan SBY  tidak juga punya gagasan cemerlang bagaimana seharusnya membangun postur ideal pertahanaan Indonesia dan mensiasati minimnya anggaran militer yang bisa disediakan. Pemerintah tahu dan sadar hal ini, tetapi tidak bisa berbuat banyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tentu tahu bagaimana perang terselubung antara Indonesia dan Australia di Timor Timur menjelang penentuan jajak pendapat 1999. Kita juga ingat bagaimana pasukan TNI di Aceh kehabisan nafas ketika harus mengejar GAM. Di kawasan timur Indonesia, bukan rahasia lagi, begitu mudah ditembus oleh pesawat-pesawat asing tidak dikenal yang datang dari selatan. Dan terakhir, kita juga bisa melihat bagaimana kapal-kapal TNI-AL yang sudah tua harus berhadapan dengan kapal-kapal Malaysia yang lebih maju teknologi di perairan Ambalat, Kalimantan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, bahwa salah satu  kesalahan ini diawali dari doktrin pertahanan Indonesia yang berorientasi pada daratan.” Silakan lawan atau musuh  datang ke Indonesia, dan akan kita gempur di darat. “ Doktrin ini jelas sudah tidak tepat, karena membiarkan lawan masuk dan menggempurnya kemudian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dengan kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan, seharusnya Indonesia mengembangkan kekuatan udara (air power) sebagai payung pertahanan, dan kekuatan angkatan laut agar musuh tidak sempat mencapai daratan Indonesia. Doktrin pertahanan modern adalah kita seharusnya bertempur di luar wilayah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, untunglah sekarang ada calon presiden yang berpikir dan berbicara perlunya Indonesia membangun kekuatan pertahanan yang  bertumpu pada angkatan laut, yaitu Sri Sultan Hamengku Buwono X, sementara yang lain hanya bicara soal petani dan nelayan, mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja. Atau bahkan tidak bicara apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apakah saya akan memilih dia sebagai presiden tahun depan? Ah, siapa yang tahu. Di dalam bilik pemungutan suara, cuma saya dan Tuhan yang tahu. Wakakakaka… *** &lt;strong&gt;(UHK, 20 – 21 November 2008)&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/31433491-2668275790574743572?l=theurhekaproject.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/feeds/2668275790574743572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=31433491&amp;postID=2668275790574743572' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2668275790574743572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/31433491/posts/default/2668275790574743572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://theurhekaproject.blogspot.com/2008/11/pertahanan-indonesia-tanpa-daya.html' title='Pertahanan Indonesia Tanpa Daya Pertahanan'/><author><name>Urip Herdiman Kambali</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12592367438599499289</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp1.blogger.com/_IR5gXLXgdVw/SJLf-Y8oquI/AAAAAAAAAIQ/HT8jkw5C1HQ/S220/DSC_0003.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
